• Latest
  • Trending
36 Penyelidikan Kasus Dihentikan, Nasir Djamil Minta KPK Transparan

Dana Otsus Belum Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Garuda Indonesia Masih Layani Penerbangan Domestik

Penutupan Bandara Soetta Diperpanjang sampai 24.00 WIB

Real Madrid Jumpa Inter di Laga Pembuka Liga Champions, Siapa Lebih Unggul?

Real Madrid Jumpa Inter di Laga Pembuka Liga Champions, Siapa Lebih Unggul?

Awasi Pelaku Perjalanan Luar Negeri, Polri Jaga Ketat Pintu Masuk Indonesia

Penumpang Gagal Terbang Imbas Erupsi Anak Krakatau Bisa Refund Tiket 100%

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK Tutup 951 Pinjol Ilegal

Prabowo Targetkan BUMN Tinggal 350 Unit Akhir 2026

Prabowo Kaji Penggabungan Badan Geologi dan BMKG

Prabowo: Indonesia akan Bangkit, Tak Ada yang Bisa Membendung

Prabowo: Takdir Indonesia Berada di Ring of Fire

Kemenhan-TNI Siapkan Awak Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

KRI Gajah Mada Disiapkan Jadi Kapal Induk Helikopter

Kata Purbaya Usai Thomas Djiwandono Terpilih Jadi Deputi BI

Hadapi Bencana, Purbaya Tambah Rp5 Triliun ke BNPB

Bisnis SMS dan Telepon Turun, Telkom Indonesia Masih Laba Rp 16,46 T

Telkom Siapkan Dividen Hingga 90 Persen dari Laba Bersih 2026

Garuda Indonesia Masih Layani Penerbangan Domestik

Penutupan Tujuh Bandara Termasuk Soetta Diperpanjang Hingga Senin Pukul 18.00 WIB

China No 2 Terbanyak Miliarder Selama Pandemi Covid

Dolar AS Pagi Ini Menguat ke Rp 17.664

Aturan Baru Penerbangan Dalam Negeri saat Pandemi

Penutupan Bandara Soetta Diperpanjang hingga 18.00 WIB

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, September 7, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Dana Otsus Belum Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

by Zamzami Ali
Juli 23, 2020
in EKONOMI
36 Penyelidikan Kasus Dihentikan, Nasir Djamil Minta KPK Transparan

Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil (F-PKS). [Foto: Supardi/dpr.go.id]

ASPEK.ID, JAKARTA – Pengelolaan Dana Otonomi Khusus atau Otsus dan Daerah Istimewa tidak dapat terlepas dari kebijakan desentralisasi fiskal asimentris.

Hal ini disampaikan oleh Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Aceh, HM Nasir Djamil dalam Diskusi Forum Legislasi Tema  ‘Bagaimana Masa Depan UU Otonomi Khusus?’ di Ruang Media Center DPR/MPR/DPD RI Gedung Nusantara III Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Selasa (21/7).

Menurut Nasir, dana otonomi khusus yang dilimpahkan ke daerah-daerah berstatus daerah khusus seperti Aceh, Papua, dan Papua Barat, secara signifikan belum mampu meningkatkan kesejateraan masyarakat.

BacaJuga

OJK Tutup 951 Pinjol Ilegal

Hadapi Bencana, Purbaya Tambah Rp5 Triliun ke BNPB

Dolar AS Pagi Ini Menguat ke Rp 17.664

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 30.000, Jadi Rp 2,64 Juta/Gram

Pabrik BYD di Subang Serap 20 Ribu Tenaga Kerja Lokal

Prabowo Tawarkan 138 Blok Migas ke Rusia

Padahal, tujuan utama dilaksanakannya otsus baik secara politik dan ekonomi semata-mata untuk kepentingan kesejahteraan daerah terebut.

“Tentu ini menjadi masalah, dan menjadi kendala. Ini bukan hanya soal kapasitas kelembagaan dan kapasitas SDM di daerah, tetapi juga ada kebijakan desentralisasi fiskal yang belum sempurna, sehingga tadi disebutkan bahwa dana otsus itu ada SiLPAnya, itu artinya harus kembali lagi pada kas negara,” kata Nasir.

Secara politik, desentralisasi dan otsus bertujuan untuk memperkuat pemerintah daerah hingga meningkatkan kemampuan aparat dan masyarakat dan tercapainya integrasi nasional.

Sedangkan secara ekonomi, pemerintah daerah diharapkan mampu menyediakan layanan publik yang profesional, terjangkau, efektif dan efisien.

“Dengan dua tujuan tadi, kalau tujuan politik sepertinya hanya supaya tidak memisahkan diri dari negara kesatuan, ada penelitian soal ini, rata-rata pemberian otonomi khusus hanya diberikan dengan pertimbangan politik semata bukan pertimbangan ekonomi. Kita ingin ingatkan pemerintah pusat, bahwa tujuan otsus itu adalah bagaimana memperkuat pemerintah di daerah bukan justru memperlemah,” lanjutnya.

Kedepannya, Nasir mendorong perlu dirancangnya format desentralisasi fiskal yang akan diberikan kepada daerah-daerah berlabel otsus. Pemerintah pusat harus mengacu pada grand desain proyek strategis nasional yang membangkitkan perekonomian masyarakat. Jangan sampai proyek itu seperti menara gading, hanya bisa dilihat tetapi tidak pernah dirasakan masyarakat.

“Pentingnya pemerintah menyiapkan korbimwas atau koordinator pembinaan dan pengawasan, sehingga tujuan politik dan ekonomi dari kebijakan desentralisasi dengan pemberian otsus bisa tercapai. “Tanpa ada koordinasi dan pembinaan dan pengawasan, pemda disudutkan mereka tidak bisa mengelola daerahnya sendiri,” jelas Nasir.

Tidak hanya itu, Politisi Fraksi PKS tersebut juga berharap bagaimana elit-elit politik daerah dapat bekerja sama dan berperan penting menyukseskan dan mengelola berjalannya otsus.

“Kita harapkan elit-elit lokal tidak menjadi penghambat atau constraining dalam pembangunan daerah,” pungkasnya.

Komentar
Share14Tweet9SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Komisi X Siap Kawal Pembangunan Infrastruktur PON XXI Aceh-Sumut 2024

Jelang PON XXI, Nasir Djamil Optimis Kepolisian Mampu Atasi Masalah Kamtibmas

Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil optimistis bahwa kepolisian mampu mengatasi dan mencegah potensi-potensi yang mengganggu jelang pelaksanaan Pekan...

Nasir Djamil: Kafe Harus Taat Aturan & Tutup Jam 11 Malam

Nasir Djamil Minta Menkumham Tegur IOM & UNHCR Soal Pengungsi Rohingya

Anggota Komisi III DPR-RI M. Nasir Djamil dalam rapat kerja (raker) bersama Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly secara...

Nasir Djamil: Kafe Harus Taat Aturan & Tutup Jam 11 Malam

Oknum Paspampres Bunuh Warga, Nasir Djamil Minta Panglima TNI Proses

Warga Aceh asal Kabupaten Bireuen Imam Masykur (25) sebagaimana yang diberitakan di media diduga mendapatkan penyiksaan yang dilakukan oleh oknum...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In