• Latest
  • Trending
Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

Daycare Little Aresha Pasang Tarif Rp1-1,5 Juta, Anak Diduga Diikat Seharian

Bank Emas Mau Berdiri, Ini Analisa Pengamat

Menkeu Suahasil: DJBC Sita 353 Kg Emas Ilegal Sepanjang 2026

1,6 Miliar Warga Dunia Nonton WSBK Sirkuit Mandalika

Nasib MotoGP Mandalika hingga 2031 Ada di Tangan Prabowo

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Menguat di Awal Pekan, Dibuka di Level 6.109

Pesawat Terbakar Kena Roket Houthi, Bandara Saudi Setop Penerbangan

Serangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan Warga Pakistan, 11 Orang Luka

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Pesawat Terlambat

1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla, 907 Batal dan Ditunda

72 Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan MBG

BGN Bongkar Modus Penipuan Dapur MBG, Pelaku Janjikan SPPG Kilat

Rupiah Menguat 5 Poin ke Rp14.025

Tips Jitu Ubah Duit Rp 1 Juta Jadi Rp 1 Miliar!

Ratusan Ribu Jamaah Haji Dikeluarkan dari Mekkah

Kemenhaj Minta Jemaah Umrah & WNI Jangan Dekati Lokasi Rawan di Arab Saudi

Bandara Arab Dihantam Rudal, Penerbangan Terhenti

Bandara Arab Dihantam Rudal, Penerbangan Terhenti

3 Juta Warga RI Terpapar Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik 78%

LSM Gugat Indonesia Dinilai Lalai Padamkan Karhutla

Pertemuan Presiden RI dan Presiden Mesir Hasilkan 4 Kesepakatan Kerja Sama

Indonesia Dukung Mesir Jaga Hak Air Sungai Nil

Pertemuan Presiden RI dan Presiden Mesir Hasilkan 4 Kesepakatan Kerja Sama

Pertemuan Presiden RI dan Presiden Mesir Hasilkan 4 Kesepakatan Kerja Sama

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Oktober 12, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Daycare Little Aresha Pasang Tarif Rp1-1,5 Juta, Anak Diduga Diikat Seharian

by Muhammad Fadhil
April 28, 2026
in BERITA TERBARU, HUKUM, NEWS
Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

Tempat penitipan anak (daycare) Little Aresha yang terletak di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, viral usai digerebek aparat kepolisian. Penggerebekan tersebut terjadi lantaran adanya dugaan penganiayaan kepada balita yang dititipkan di daycare tersebut. (Serly Putri Jumbadi/detikJogja)

ASPEK.ID, YOGYAKARTA – Polisi mengungkap tarif penitipan anak di Daycare Little Aresha yang berada di kawasan Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Tempat tersebut sebelumnya digerebek setelah viral dugaan kekerasan dan penelantaran anak.

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Riski Adrian, menyebut biaya penitipan anak di daycare tersebut berkisar antara Rp1 juta hingga Rp1,5 juta per bulan, tergantung paket layanan yang dipilih.

“(Paketnya) ada yang full tujuh hari, ada yang cuma sampai Sabtu, ada yang cuma sampai Jumat, ada yang dari jam tujuh (pagi) sampai jam dua belas (siang), ada yang dari jam tujuh sampai jam lima (sore), itu semua ada paket-paketnya gitu,” urai Adrian, Selasa (28/4).

BacaJuga

Menkeu Suahasil: DJBC Sita 353 Kg Emas Ilegal Sepanjang 2026

Nasib MotoGP Mandalika hingga 2031 Ada di Tangan Prabowo

IHSG Menguat di Awal Pekan, Dibuka di Level 6.109

Serangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan Warga Pakistan, 11 Orang Luka

1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla, 907 Batal dan Ditunda

BGN Bongkar Modus Penipuan Dapur MBG, Pelaku Janjikan SPPG Kilat

Sementara itu, gaji para pengasuh di daycare tersebut berada di kisaran Rp1,8 juta hingga Rp2,4 juta per bulan.

Polisi menduga adanya motif ekonomi di balik kasus dugaan kekerasan ini. Adrian menjelaskan, jumlah pengasuh yang tidak sebanding dengan jumlah anak diduga menjadi pemicu terjadinya perlakuan tidak manusiawi.

“Ya kalau disampaikan sama Pak Kapolresta ya benar, sangat benar motif ekonomi. Karena masa satu orang harus menjaga tujuh sampai delapan orang,” kata Adrian.

Ia menambahkan, seharusnya pihak daycare membatasi jumlah anak yang diterima agar pengasuhan berjalan layak.

“Artinya seharusnya kan dia membatasi, membatasi. Karena dari keterangan juga dari wali murid, mereka dijanjikan satu miss (pengasuh) itu dua sampai tiga anak, gitu. Tapi kenapa masih menampung terus berarti kan ini memang ada mencari keuntungan ya,” sambungnya.

Dalam penyelidikan, polisi menemukan adanya instruksi dari pihak pengelola untuk menerapkan pola asuh yang tidak manusiawi. Ketua yayasan berinisial DK dan kepala sekolah AP diduga memerintahkan para pengasuh untuk mengikat anak-anak.

Instruksi tersebut disebut sudah berlangsung lama dan diwariskan kepada para pengasuh sebelumnya.

Salah satu temuan polisi adalah praktik mengikat tangan dan kaki anak sejak pagi hingga dijemput orang tua. Ikatan hanya dilepas saat anak mandi, makan, atau ketika pengasuh mengirim laporan kepada orang tua.

Hasil visum terhadap tiga anak menunjukkan adanya luka di pergelangan tangan dan kaki yang diduga akibat ikatan tersebut.

Polisi menyebut dalam satu sif, hanya terdapat dua hingga empat pengasuh yang harus menangani sekitar 20 anak.

Sejauh ini, polisi telah menetapkan 13 tersangka dalam kasus ini. Mereka terdiri dari pengelola hingga pengasuh, termasuk DK dan AP, serta sejumlah pengasuh lainnya.

Jumlah korban anak dalam kasus ini diduga mencapai 53 orang.

Para tersangka dijerat dengan sejumlah pasal dalam UU Perlindungan Anak dan KUHP, terkait dugaan perlakuan diskriminatif, penelantaran, hingga kekerasan terhadap anak. Ancaman hukuman yang dikenakan berkisar antara 5 hingga 8 tahun penjara. []

Komentar
Share30Tweet19SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Bank Emas Mau Berdiri, Ini Analisa Pengamat

Menkeu Suahasil: DJBC Sita 353 Kg Emas Ilegal Sepanjang 2026

ASPEK.ID, JAKARTA - Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan, penyelundupan emas Indonesia ke luar negeri makin besar. Terlihat dari makin besarnya...

1,6 Miliar Warga Dunia Nonton WSBK Sirkuit Mandalika

Nasib MotoGP Mandalika hingga 2031 Ada di Tangan Prabowo

ASPEK.ID, JAKARTA - Kelanjutan penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), masih menunggu keputusan Presiden Prabowo Subianto....

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Menguat di Awal Pekan, Dibuka di Level 6.109

ASPEK.ID, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan pekan ini di zona hijau. Indeks saham domestik tersebut dibuka...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In