ASPEK.ID, JAKARTA – Emiten otomotif PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) menghadapi perubahan besar di jajaran puncak manajemen. Presiden Direktur Hamdani Dzulkarnaen Salim dan Presiden Komisaris Gidion Hasan resmi mengundurkan diri secara bersamaan.
Mengacu pada keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), perseroan telah menerima surat pengunduran diri keduanya pada 18 Maret 2026.
“Dengan ini kami sampaikan keterbukaan informasi bahwa Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Bapak Hamdani Dzulkarnaen Salim sebagai Presiden Direktur dan Bapak Gidion Hasan sebagai Presiden Komisaris, keduanya tertanggal 18 Maret 2026,” tulis manajemen, Rabu (25/3).
Langkah mundur dua figur penting ini menjadi sorotan, mengingat keduanya merupakan tokoh lama dan berpengaruh dalam ekosistem Grup Astra.
Hamdani tercatat telah memimpin Astra Otoparts sejak 2013. Dalam perjalanannya, ia tidak hanya berperan di internal perseroan, tetapi juga aktif di berbagai entitas strategis, termasuk sebagai Direktur PT Astra International Tbk serta Ketua Umum Gabungan Industri Alat-alat Motor dan Mobil (GIAMM).
Kariernya di industri otomotif juga terbilang panjang, dengan pengalaman sebelumnya sebagai Wakil Presiden Direktur Astra Otoparts, Direktur PT Astra Honda Motor, hingga Direktur PT FSCM Manufacturing Indonesia.
Sementara itu, Gidion Hasan menjabat sebagai Presiden Komisaris sejak 2019. Ia dikenal memiliki peran luas di berbagai perusahaan afiliasi Astra, mulai dari sektor otomotif hingga pembiayaan.
Selain memimpin dewan komisaris Astra Otoparts, Gidion juga mengemban berbagai posisi strategis seperti Wakil Presiden Komisaris PT United Tractors Tbk dan PT Astra Daihatsu Motor, serta Direktur PT Astra International Tbk.
Hingga saat ini, manajemen belum mengungkap alasan di balik pengunduran diri kedua petinggi tersebut. Keputusan ini selanjutnya akan dibahas dalam mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sesuai ketentuan yang berlaku.
Perubahan di level atas ini menjadi momen penting bagi Astra Otoparts, terutama dalam menjaga kesinambungan bisnis di tengah dinamika industri otomotif yang terus berkembang. []
























