• Latest
  • Trending
Haji Isam Dikabarkan Mau Ambil Alih Saham BYAN

Haji Isam Dikabarkan Mau Ambil Alih Saham BYAN

Teddy: Pemerintah Kirim 253 Ton Bantuan ke Korban Gempa NTT

Teddy: Pemerintah Kirim 253 Ton Bantuan ke Korban Gempa NTT

Alasan Investor Global Lirik RI

40 Persen Musik Global Terdeteksi Pakai AI

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Danantara Kumpulkan Donasi Rp2,16 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Jokowi-Gibran Apit Prabowo di HUT RI

Istana Jelaskan Posisi Duduk Jokowi Sejajar dengan Prabowo-Gibran Saat HUT RI

Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut BUMN Bermasalah di Masa Lalu

Istana Rencanakan Prabowo ke NTT

Menkominfo: 3 Jurus Lawan Judi Online, Alamat IP Pindah-pindah

1,49 Juta Penerima Bansos Main Judol

Dua Pesawat Garuda Hampir ‘Crash’ di Bandara Soetta

Garuda Jelaskan Alasan Direktur Niaga Garuda Diberhentikan

Demi Jaga Daya Beli Jepang Potong Pajak Makanan Jadi 1 persen

Lebih dari 1.000 Perusahaan Jepang Bangkrut, Sisakan Utang Rp26,4 T

Juli 2023 Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi

Danantara: Seluruh Saham KCIC BUMN Bakal Dialihkan ke Kemenkeu

Ferry Irwandi Akan ke NTT Bawa Donasi Lebih dari Rp 4 Miliar

Ferry Irwandi Akan ke NTT Bawa Donasi Lebih dari Rp 4 Miliar

Kementerian UMKM Ganti Istilah Pelaku  ke  Pengusaha UMKM

Kementerian UMKM Ganti Istilah Pelaku  ke  Pengusaha UMKM

Juli 2023 Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi

60% Saham Kereta Cepat Bakal Diambil Kemenkeu, Bagaimana Nasib PT PSBI?

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, Agustus 19, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Haji Isam Dikabarkan Mau Ambil Alih Saham BYAN

by Aspek
Agustus 19, 2026
in BERITA TERBARU, MARKET
Haji Isam Dikabarkan Mau Ambil Alih Saham BYAN

 

ASPEK.iD, JAKARTA – Beredar kabar Haji Isam bakal mengambil alih sekitar 62,2% saham BYAN. Kekayaan pengusaha asal Kalimantan ini pun jadi sorotan.

Berdasarkan data perusahaan, jumlah saham BYAN mencapai 33.333.335.000 saham. Jika 62,2% saham tersebut dihitung menggunakan harga penutupan BYAN pada perdagangan 18 Agustus 2026 sebesar Rp17.275 per saham, maka jumlah saham yang perlu dibeli sekitar 20,73 miliar saham. Dengan demikian, secara matematis nilai pembelian saham tersebut mencapai sekitar Rp358,17 triliun.

BacaJuga

Teddy: Pemerintah Kirim 253 Ton Bantuan ke Korban Gempa NTT

40 Persen Musik Global Terdeteksi Pakai AI

Danantara Kumpulkan Donasi Rp2,16 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Istana Jelaskan Posisi Duduk Jokowi Sejajar dengan Prabowo-Gibran Saat HUT RI

Istana Rencanakan Prabowo ke NTT

1,49 Juta Penerima Bansos Main Judol

 

Nilai tersebut merupakan estimasi berdasarkan harga pasar dan bukan nilai transaksi akuisisi yang sebenarnya. Jika transaksi benar-benar dilakukan untuk mengambil alih blok pengendali, harga yang disepakati dapat berbeda dari harga pasar.

 

Sementara itu, dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal 18 Agustus 2026, manajemen BYAN menegaskan hingga saat ini perseroan tidak mengetahui adanya rencana transaksi pengambilalihan atau akuisisi sekitar 62,2% saham BYAN oleh Haji Isam maupun pihak yang terafiliasi dengannya.

 

“Perseroan tidak mengetahui adanya rencana transaksi pengambilalihan dan/atau akuisisi sekitar 62,2% saham Perseroan oleh Haji Isam atau pihak yang terafiliasi dengan Haji Isam,” demikian tanggapan manajemen dalam surat tersebut, Rabu (19/8/2026).

 

Manajemen menyatakan tidak memiliki informasi mengenai pihak-pihak yang terlibat maupun struktur transaksi yang dikabarkan. Perseroan juga tidak mengetahui porsi saham yang akan dialihkan ataupun nilai transaksi dalam rencana akuisisi tersebut.

Dikutip dari CNBC Indonesia,  Haji Isam memiliki kepemilikan tidak langsung di sejumlah emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Jika dihitung berdasarkan harga saham dan kapitalisasi pasar yang diberikan, nilai kepemilikan Haji Isam di tiga emiten yakni PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), dan PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) mencapai sekitar Rp62,14 triliun.

 

Kepemilikan tersebut tersebar melalui keluarga maupun perusahaan yang berada di bawah kendalinya. Data kepemilikan yang digunakan menunjukkan Haji Isam melalui putrinya, Liana Saputri, menguasai 76,69% saham PGUN, sementara pada JARR kepemilikannya melalui perusahaan yang dikuasai mencapai 86,64% dan pada TEBE melalui PT Dua Samudera sebesar 76,91%.

 

Untuk PGUN, kapitalisasi pasar perseroan berada di level Rp52,64 triliun dengan harga saham Rp9.175 per saham per penutupan perdagangan kemarin, Selasa, (18/8/2026). Dengan kepemilikan sebesar 76,69%, nilai saham PGUN yang dikaitkan dengan Haji Isam mencapai sekitar Rp40,37 triliun, yang diperoleh dari perhitungan Rp52,64 triliun dikalikan 76,69%.

 

Sementara itu, JARR memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp23,17 triliun dengan harga saham Rp2.510 per saham. Dengan kepemilikan sebesar 86,64%, nilai kepemilikan Haji Isam di JARR mencapai sekitar Rp20,07 triliun atau Rp23,17 triliun dikalikan 86,64%.

 

Adapun pada TEBE, kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp2,2 triliun dengan harga saham Rp1.715 per saham. Berdasarkan kepemilikan sebesar 76,91%, nilai saham yang dikaitkan dengan Haji Isam mencapai sekitar Rp1,69 triliun.

 

Jika ketiga nilai tersebut dijumlahkan, maka total nilai kepemilikan Haji Isam di PGUN mencapai Rp40,37 triliun, JARR Rp20,07 triliun, dan TEBE Rp1,69 triliun. Dengan demikian, total nilai pasar kepemilikan saham Haji Isam pada tiga emiten tersebut mencapai sekitar Rp62,14 triliun atau sekitar US$3,50 miliar

 

Namun, angka Rp62,14 triliun tersebut perlu dipahami sebagai estimasi nilai pasar atas kepemilikan saham, bukan total kekayaan bersih Haji Isam. Nilai tersebut dapat berubah mengikuti pergerakan harga saham.

 

Angka tersebut diketahui lebih tinggi dari sejumlah nama besar yang lebih dulu masuk daftar orang terkaya versi Forbes, seperti bos Alfamart Djoko Susanto dengan kekayaan US$ 2miliar, dan Mochtar Riady US$2,2 miliar. Apabila mengacu pada daftar Forbes Realtime Billionaire kekayaan Haji Isam membuatnya berada di peringkat kesembilan orang terkaya RI.

 

 

Komentar
Share8Tweet5SendShareShare1Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Juli 2023 Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi

Danantara: Seluruh Saham KCIC BUMN Bakal Dialihkan ke Kemenkeu

    ASPEK.ID, JAKARTA  - Seluruh kepemilikan saham PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) yang saat ini berada di tangan...

BEI Target Kapitalisasi Bursa Rp 30.000 Triliun pada 2030

BEI Target Kapitalisasi Bursa Rp 30.000 Triliun pada 2030

Jakarta- Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik menargetkan kapitalisasi pasar (market cap) bursa RI mencapai Rp 30.000...

1.191 Situs Pialang Berjangka Ilegal Diblokir

Jumlah Investor Pasar Modal Indonesia Tembus 30,27 Juta

Jakarta - Jumlah investor pasar modal Indonesia telah mencapai 30,27 juta single investor identification (SID) hingga Agustus 2026. Otoritas Jasa...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In