• Latest
  • Trending
JKA dan Solidaritas yang Retak

JKA dan Solidaritas yang Retak

Militer Israel Tangkap 2 Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan ke Gaza

Militer Israel Tangkap 2 Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan ke Gaza

Stafsus Gibran Sambangi Jokowi di Solo, Dapat Pesan Jaga Kerukunan Bangsa

Stafsus Gibran Sambangi Jokowi di Solo, Dapat Pesan Jaga Kerukunan Bangsa

3 Prajurit TNI Jalani Sidang Tuntutan Kasus Pembunuhan Kacab Bank Hari Ini

3 Prajurit TNI Pembunuh Kacab Bank Dituntut 4-12 Tahun Penjara

Purbaya Ragu Anggaran MBG Rp 335 T Terserap Penuh, Efisiensi Jadi Opsi

Prabowo Bilang Warga Desa Tak Pakai Dolar, Purbaya: Buat Hibur Rakyat

Dua Jet Tempur AS Bertabrakan saat Atraksi Udara

Dua Jet Tempur AS Bertabrakan saat Atraksi Udara

3 Prajurit TNI Jalani Sidang Tuntutan Kasus Pembunuhan Kacab Bank Hari Ini

3 Prajurit TNI Jalani Sidang Tuntutan Kasus Pembunuhan Kacab Bank Hari Ini

Buka Hannover Messe, Jokowi Ajak Investor Bangun Ekonomi Hijau

Projo Bocorkan Lokasi Perdana Jokowi Keliling Indonesia

1 Zulhijjah 1447 H Jatuh pada 18 Mei 2026, Iduladha 27 Mei

1 Zulhijjah 1447 H Jatuh pada 18 Mei 2026, Iduladha 27 Mei

32 Kloter Penerbangan Garuda Saat Pemulangan Jemaah Haji Delay, Paling Parah 12 Jam

89 Calon Haji Ilegal Dicegah Berangkat dari Soetta

Hasil Hisab Tim Kemenag, Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026

Hasil Hisab Tim Kemenag, Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026

Nama Kapolresta Banda Aceh Dicatut Penipu, Warga Diminta Waspada

Jelang 100 Hari, Begini Penilaian Prabowo Terhadap Kabinetnya

Baru Berdiri 2025, Prabowo Sebut Danantara Sudah Jadi SWF Terbesar Dunia

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Mei 19, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

JKA dan Solidaritas yang Retak

by REDAKSI
April 24, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS, OPINI
JKA dan Solidaritas yang Retak

Foto: AI Generated (ilustrasi)

Ada sesuatu yang berubah diam-diam dalam cara sebuah negeri memandang tubuh warganya. Perubahan itu tidak selalu hadir dengan suara keras. Ia tidak turun sebagai pengumuman yang mengguncang. Ia datang sebagai penyesuaian, sebagai revisi, sebagai bahasa yang terdengar wajar dalam ruang rapat—tetapi terasa asing ketika sampai di ruang-ruang kehidupan sehari-hari.

Di Aceh, perubahan itu kini bernama penataan ulang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).

Pemerintah menyebutnya sebagai langkah rasional. Anggaran berada dalam tekanan, dana otonomi khusus menurun, kebutuhan meningkat. Di atas kertas, semuanya masuk akal. Namun seperti banyak keputusan publik lainnya, persoalan ini tidak berhenti pada angka. Ia menyentuh sesuatu yang lebih dalam: cara sebuah masyarakat memahami keadilan, risiko, dan tanggung jawab bersama.

BacaJuga

Militer Israel Tangkap 2 Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan ke Gaza

Stafsus Gibran Sambangi Jokowi di Solo, Dapat Pesan Jaga Kerukunan Bangsa

3 Prajurit TNI Pembunuh Kacab Bank Dituntut 4-12 Tahun Penjara

Prabowo Bilang Warga Desa Tak Pakai Dolar, Purbaya: Buat Hibur Rakyat

Dua Jet Tempur AS Bertabrakan saat Atraksi Udara

3 Prajurit TNI Jalani Sidang Tuntutan Kasus Pembunuhan Kacab Bank Hari Ini

Advertisement. Scroll to continue reading.

Secara resmi, JKA tidak dihapus. Anggaran tidak disebut dipotong. Yang berubah adalah cara negara mendefinisikan siapa yang layak ditanggung. Sebagian kelompok masyarakat—yang dikategorikan “mampu”—tidak lagi menjadi bagian dari perlindungan tersebut. Sebuah penyesuaian administratif, tetapi dengan konsekuensi sosial yang tidak sederhana.

Di titik inilah pergeseran itu mulai terasa.

JKA, sejak awal, bukan sekadar program teknokratis. Ia lahir dari konteks sejarah yang tidak biasa. Ia tumbuh dari tanah yang lama diguncang konflik, dari pengalaman kolektif yang membentuk cara orang Aceh melihat pemerintah dan melihat satu sama lain.

Konflik tidak memilih kelas. Ia tidak bertanya siapa yang miskin dan siapa yang mampu. Ia datang kepada semua orang—petani, pegawai, pedagang—dan menyamakan mereka dalam satu hal: kerentanan.

Dari pengalaman itulah lahir satu kesadaran penting: bahwa dalam hal-hal tertentu, terutama yang menyangkut kehidupan dasar seperti kesehatan, masyarakat tidak bisa lagi dipilah secara kaku.

JKA adalah perpanjangan dari kesadaran itu.

Ia bukan hanya kebijakan kesehatan, melainkan pengakuan bahwa setelah konflik, ada luka kolektif yang tidak bisa disembuhkan hanya dengan pertumbuhan ekonomi. Ada kebutuhan untuk membangun kembali rasa aman—termasuk rasa aman ketika tubuh jatuh sakit.

Namun penataan ulang hari ini bergerak ke arah yang berbeda.

Ia memperkenalkan kembali batas yang dulu coba dihapus: batas antara mereka yang ditanggung dan mereka yang dianggap mampu menanggung sendiri. Dalam logika fiskal, ini dapat dipahami. Tetapi dalam pengalaman hidup, batas itu tidak selalu nyata.

Dalam ekonomi kesehatan, dikenal istilah catastrophic health expenditure—situasi ketika biaya pengobatan menghancurkan kondisi finansial seseorang. Fenomena ini tidak hanya menimpa kelompok miskin. Ia justru sering terjadi pada mereka yang berada di lapisan tengah: cukup untuk tidak dibantu sepenuhnya, tetapi tidak cukup kuat untuk menanggung risiko besar sendirian.

Di sinilah kegelisahan itu berakar.

Ketika perlindungan dipersempit melalui redefinisi penerima, pertanyaan yang muncul bukan hanya administratif. Ia menjadi filosofis: apakah risiko kesehatan masih dipandang sebagai tanggung jawab bersama, atau perlahan dikembalikan kepada individu?

Pemerintah tentu tidak sepenuhnya menarik diri. Sistem nasional tetap ada. JKA kini diposisikan sebagai pelengkap, bukan penopang utama. Namun bagi masyarakat, perubahan ini tetap terasa sebagai pergeseran: dari jaminan yang luas menuju perlindungan yang lebih selektif.

Dan setiap seleksi selalu membawa konsekuensi.

Ia tidak hanya menyaring angka, tetapi juga membentuk persepsi tentang keadilan. Terutama ketika masyarakat melihat bahwa pembatasan terjadi di satu sisi, sementara di sisi lain masih terdapat ruang-ruang pengeluaran yang dianggap tidak mendesak.

Karena pada akhirnya, anggaran bukan hanya soal kemampuan. Ia adalah pernyataan tentang prioritas.

Dalam konteks ini, mempertahankan prinsip universalitas—atau setidaknya mendekatinya—bukan semata pilihan teknis. Ia adalah posisi moral: tentang bagaimana sebuah masyarakat memilih untuk berbagi risiko.

Aceh, dengan sejarahnya, memiliki alasan kuat untuk mempertahankan posisi itu. Solidaritas di sini bukan konsep abstrak. Ia pernah menjadi cara bertahan hidup.

Menggeser arah kebijakan berarti juga menggeser ingatan itu—perlahan, tanpa suara.

Tentu saja, realitas fiskal tidak bisa diabaikan. Efisiensi diperlukan. Kebocoran harus ditutup. Prioritas harus disusun. Namun di tengah semua itu, ada satu hal yang tidak boleh hilang: kesadaran bahwa kesehatan bukan sekadar sektor, melainkan fondasi.

Tanpa itu, pembangunan kehilangan pijakan paling dasarnya.

Pada akhirnya, perdebatan tentang JKA bukan hanya tentang siapa yang ditanggung dan siapa yang tidak. Ia adalah cermin dari cara kita melihat satu sama lain sebagai sesama warga.

Apakah kita masih berbagi risiko?
Ataukah kita mulai menanggungnya sendiri-sendiri?

Jawaban atas pertanyaan itu tidak hanya akan menentukan masa depan JKA, tetapi juga arah Aceh sebagai sebuah masyarakat.

Aiyub Bustamam
(Penulis adalah Founder Taman Edukasi Anak Pemulung Aceh)

Komentar
Share22Tweet14SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Militer Israel Tangkap 2 Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan ke Gaza

Militer Israel Tangkap 2 Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan ke Gaza

ASPEK.ID, JAKARTA - Dua jurnalis Republika, Bambang Noroyono alias Abeng dan Thoudy Badai, ditangkap militer Israel (IDF) saat mengikuti pelayaran...

Stafsus Gibran Sambangi Jokowi di Solo, Dapat Pesan Jaga Kerukunan Bangsa

Stafsus Gibran Sambangi Jokowi di Solo, Dapat Pesan Jaga Kerukunan Bangsa

ASPEK.ID, SOLO - Presiden ke-7 RI Joko Widodo menerima kunjungan Staf Khusus Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Suwardi, di kediamannya...

3 Prajurit TNI Jalani Sidang Tuntutan Kasus Pembunuhan Kacab Bank Hari Ini

3 Prajurit TNI Pembunuh Kacab Bank Dituntut 4-12 Tahun Penjara

ASPEK.ID, JAKARTA - Tiga prajurit TNI yang menjadi terdakwa kasus pembunuhan kepala cabang (kacab) bank di Jakarta, M Ilham Pradipta,...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jokowi Beri Sinyal Duetkan Prabowo dan Erick Thohir

Pengamat:  Erick Perkuat Basis Suara Prabowo di Luar Jawa

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Erick Thohir: 65% Dana Pensiun di BUMN Bermasalah

Erick Thohir:  Polusi Udara Masalah Serius, BUMN Tanam 100 Ribu Pohon

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Militer Israel Tangkap 2 Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan ke Gaza

Militer Israel Tangkap 2 Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan ke Gaza

Stafsus Gibran Sambangi Jokowi di Solo, Dapat Pesan Jaga Kerukunan Bangsa

Stafsus Gibran Sambangi Jokowi di Solo, Dapat Pesan Jaga Kerukunan Bangsa

3 Prajurit TNI Jalani Sidang Tuntutan Kasus Pembunuhan Kacab Bank Hari Ini

3 Prajurit TNI Pembunuh Kacab Bank Dituntut 4-12 Tahun Penjara

Purbaya Ragu Anggaran MBG Rp 335 T Terserap Penuh, Efisiensi Jadi Opsi

Prabowo Bilang Warga Desa Tak Pakai Dolar, Purbaya: Buat Hibur Rakyat

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In