Jakarta – Antusiasme masyarakat mengikuti langsung peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka melonjak. Pemerintah mencatat lebih dari 336.000 orang mendaftar selama lima hari masa pendaftaran.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan jumlah tersebut jauh melampaui kapasitas awal yang disiapkan pemerintah.
Dari kapasitas sekitar 5.500 orang, pemerintah memastikan ada tambahan 3.400 kursi.
“Selama lima hari masa pendaftaran itu totalnya kurang lebih di atas 336.000 pendaftar,” kata Prasetyo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Menurutnya, tambahan kapasitas tersebut akan dibagi untuk rangkaian acara pada pagi dan sore hari. Pemerintah juga mempertimbangkan penyediaan tenda atau tempat yang lebih representatif di luar pagar Istana bagi masyarakat yang tidak memperoleh undangan.
“Tadi kami cek lapangan mungkin supaya menontonnya juga lebih enak, kami akan coba siapkan tempat yang lebih representatif,” tuturnya.
“Kita sudah mulai untuk persiapan, gladi-gladi meskipun masih parsial, masih terpisah-pisah. Jadi tim upacara berlatih sendiri, Paskibraka berlatih sendiri, kemudian hari ini sudah mulai kita latihan bersama di Istana,” jelasnya.
Mulai Rabu (12/8/2026), pemerintah akan memasuki tahapan gladi kotor untuk melakukan evaluasi dan perbaikan lebih lanjut.
“Mulai besok akan ada gladi kotor. Nah nanti di situ baru mulai kita akan lebih dalam lagi untuk mungkin melakukan perbaikan-perbaikan,” ujarnya.
Undangan Tokoh Negara Pemerintah juga mulai mengirimkan undangan resmi kepada presiden dan wakil presiden, termasuk mantan presiden dan mantan wakil presiden beserta keluarga, untuk menghadiri peringatan detik-detik Proklamasi.
“Mulai hari ini kami dari panitia menugaskan beberapa pejabat-pejabat pemerintah untuk mengantar undangan secara resmi kepada seluruh presiden, wakil presiden, maupun keluarga presiden maupun keluarga wakil presiden,” ungkapnya.
Prasetyo memastikan akan ada sejumlah perbedaan dalam perayaan HUT ke-81 RI tahun ini, meski belum membeberkan bentuk kejutan yang disiapkan.
“Ya, pasti ada perbedaan. Kalau masalah kejutannya, ya ditunggu nanti. Namanya juga kejutan,” ujarnya.
Rekayasa Lalu Lintas Seiring persiapan perayaan HUT RI, pemerintah juga mengantisipasi penutupan atau penyesuaian lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar Istana, termasuk Jalan Veteran dan Jalan Merdeka Utara.
“Kami mohon maaf kepada seluruh pengguna jalan, kepada seluruh masyarakat,” katanya.














