• Latest
  • Trending
10 Rencana Strategis Kementerian Dalam Negeri

Mendagri: Aceh Masih Butuh Dana Otsus, Pemulihan Bencana Diperkirakan 3 Tahun

Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

Gempa Dangkal Guncang Talaud Sulut

Usai Melemah Sepekan, Harga Emas Antam Berbalik Naik Hari Ini

Aktivitas Gunung Soputan Meningkat, Warga Diminta Jauhi Radius 1,5 Km

Aktivitas Gunung Soputan Meningkat, Warga Diminta Jauhi Radius 1,5 Km

TNI AL Buka Suara soal Kapal Perang AS di Selat Malaka

Swiss Tawarkan Jenewa Jadi Lokasi Penandatanganan Kesepakatan Damai AS-Iran

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Danantara Suntik Rp5 Triliun untuk Proyek Hilirisasi Ayam

2 Pria Pembawa Molotov Diamankan saat Demo Mahasiswa di Jakarta

2 Pria Pembawa Molotov Diamankan saat Demo Mahasiswa di Jakarta

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Ekonomi Aman

Prabowo Telepon PM Belanda, Bahas Perdagangan hingga Situasi Teluk Hormuz

Kejagung Jerat Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG, Ini Sosok dan Perannya

Kejagung Jerat Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG, Ini Sosok dan Perannya

KMP Aceh Hebat 2 Terbakar, Belasan Orang Dilarikan ke RSUDZA

ASDP Ungkap Kronologi Kebakaran KMP Aceh Hebat 2 di Pelabuhan Ulee Lheue

Mantan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Dihukum 30 Tahun Penjara

Mantan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Dihukum 30 Tahun Penjara

Wakil Bupati Indramayu Jadi Tersangka Korupsi Tunjangan DPRD

KPK Dalami Dugaan Imbal Jasa Biro Haji ke Pengurus PWNU DKI

Rumah Silmy Karim Digeledah, KPK Temukan Dolar AS-Euro dan Moge

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Juni 13, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Mendagri: Aceh Masih Butuh Dana Otsus, Pemulihan Bencana Diperkirakan 3 Tahun

by Muhammad Fadhil
April 13, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS, POLITIK
10 Rencana Strategis Kementerian Dalam Negeri

Menteri Dalam Negeri Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D. [Foto: Humas Kemendagri]

ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengusulkan perpanjangan dana otonomi khusus (otsus) untuk Aceh. Ia menilai daerah tersebut masih membutuhkan dukungan fiskal tambahan, terutama untuk mempercepat pemulihan pascabencana yang diperkirakan memakan waktu hingga tiga tahun.

Usulan itu disampaikan Tito dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/4).

Tito mengatakan aspirasi perpanjangan otsus kerap ia terima saat melakukan kunjungan ke Aceh maupun saat menerima perwakilan daerah tersebut di Jakarta. Menurutnya, kondisi sosial-ekonomi Aceh masih tertinggal dibandingkan rata-rata nasional.

BacaJuga

Gempa Dangkal Guncang Talaud Sulut

Usai Melemah Sepekan, Harga Emas Antam Berbalik Naik Hari Ini

Aktivitas Gunung Soputan Meningkat, Warga Diminta Jauhi Radius 1,5 Km

Swiss Tawarkan Jenewa Jadi Lokasi Penandatanganan Kesepakatan Damai AS-Iran

Danantara Suntik Rp5 Triliun untuk Proyek Hilirisasi Ayam

2 Pria Pembawa Molotov Diamankan saat Demo Mahasiswa di Jakarta

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Memang ada dalam kunjungan-kunjungan dan juga menerima delegasi dari Aceh, selalu menyampaikan meminta agar, karena tingkat kemiskinan masih tinggi di atas nasional dan Sumatera, pengangguran juga tinggi, meskipun IPM membaik tapi di bawah nasional, masih perlu, mereka masih memerlukan dana otonomi khusus,” kata Tito.

Ia menambahkan, pemerintah daerah juga berharap besaran dana otsus bisa ditingkatkan, mengacu pada skema yang berlaku di Papua.

“Dan mengusul ya mungkin melihat dari Papua bertambah 2,25% sampai tahun 2040 ya, 41 ya? Dan kemudian mereka juga mengharapkan otsus ini diperpanjang dan dananya, besarannya juga ya kalau enggak bisa sama seperti Papua 2,25% kembali ke 2%. Itu permintaannya dari teman-teman di sana,” ujarnya.

Tito menilai usulan tersebut cukup rasional, terlebih Aceh masih menghadapi tantangan besar akibat serangkaian bencana alam yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Ia menjelaskan, proses pemulihan saat ini masih berjalan dan baru ditargetkan mencapai kondisi normal fungsional dalam waktu dekat.

“Saya sebagai Ketua Satgas memperkirakan itu lebih kurang timeline-nya menuju normality, hanya normal fungsional, mungkin 2 bulan 3 bulan ke depan masih bisa, bisa menuju normal fungsional saja,” ucapnya.

Namun, proses tersebut kerap terganggu oleh bencana susulan, seperti banjir dan longsor yang kembali melanda sejumlah wilayah.

“Kemarin minggu lalu Aceh Tengah hujan lebat jalan-jalan longsor lagi, jembatan juga banyak yang ada beberapa yang kemudian terseret lagi ini. Kemudian juga dua hari yang lalu di Pidie Jaya banjir lagi, Bupatinya lapor sama saya 50 cm sampai 80 cm lumpur di sana. Padahal sudah kita lakukan perbaikan-perbaikan ya,” ungkapnya.

Menurut Tito, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa upaya perbaikan harus dilakukan berulang kali akibat kerusakan yang terus terjadi.

“Inilah situasi lapangan. Jalan yang putus lagi padahal sudah dibuka. Ini sekarang sedang kerja keras semua dari TNI, Polri, kemudian Kementerian PU, BNPB semua sedang bekerja untuk melakukan normalisasi kembali,” lanjutnya.

Ia memperkirakan, pemulihan menyeluruh baru dapat tercapai dalam jangka waktu paling cepat tiga tahun, mengingat skala kerusakan yang cukup besar.

“Tapi jujur bahwa apa untuk melakukan pemulihan ini paling cepat menurut saya adalah tiga tahun,” ujarnya.

Tito memaparkan, dampak bencana mencakup lebih dari 4.000 fasilitas pendidikan, sekitar 36.000 rumah rusak berat atau hilang, serta 79 sungai yang perlu dinormalisasi.

Dengan kondisi tersebut, ia kembali menegaskan pentingnya perpanjangan dana otsus sebagai salah satu instrumen pendukung pemulihan Aceh.

“Ini mungkin sambil itu juga mungkin salah satu pendorong kalau menurut kami perlu adanya dana otsus ini diperpanjang di Aceh dan kalau memang kemampuan fiskal negara memungkinkan, mungkin dikembalikan ke 2%, saran kami,” tuturnya. []

Komentar
Share12Tweet8SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

Gempa Dangkal Guncang Talaud Sulut

ASPEK.ID, JAKARTA - Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,2 pada Sabtu (13/6) pagi. Badan Meteorologi,...

Usai Melemah Sepekan, Harga Emas Antam Berbalik Naik Hari Ini

ASPEK.ID, JAKARTA - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menguat pada perdagangan hari ini, Sabtu (13/6). Kenaikan...

Aktivitas Gunung Soputan Meningkat, Warga Diminta Jauhi Radius 1,5 Km

Aktivitas Gunung Soputan Meningkat, Warga Diminta Jauhi Radius 1,5 Km

ASPEK.ID, JAKARTA - Badan Geologi Kementerian ESDM mengimbau masyarakat, pendaki, dan wisatawan untuk tidak beraktivitas di sekitar puncak Gunung Soputan,...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Erick Thohir Shalat di Kamar Soekarno

Erick Thohir: Jaga Islam Jaga Indonesia

Bahlil Buka-bukaan Soal Ratas Prabowo di Hambalang

Bahlil:  Ada Asing di Balik Kisruh Rempang

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

Gempa Dangkal Guncang Talaud Sulut

Usai Melemah Sepekan, Harga Emas Antam Berbalik Naik Hari Ini

Aktivitas Gunung Soputan Meningkat, Warga Diminta Jauhi Radius 1,5 Km

Aktivitas Gunung Soputan Meningkat, Warga Diminta Jauhi Radius 1,5 Km

TNI AL Buka Suara soal Kapal Perang AS di Selat Malaka

Swiss Tawarkan Jenewa Jadi Lokasi Penandatanganan Kesepakatan Damai AS-Iran

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In