• Latest
  • Trending
Mengenal Lebih Dekat 7 Staf Khusus Milenial Jokowi

Mengenal Lebih Dekat 7 Staf Khusus Milenial Jokowi

Parlemen Malaysia Tegur Prabowo Pakai Bahasa Jawa Kasar

Intelektual Dukung Prabowo Copot Menteri Haji

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

DPR: Apresiasi Kepemimpinan Kapolri Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin

Polda Metro Jaya Panggil Dandhy Terkait Kasus Film Pesta Babi

Polda Metro Jaya Panggil Dandhy Terkait Kasus Film Pesta Babi

Tiga Alarm yang Menguji Keseriusan Negara

10 Relawan Gugur saat Padamkan Karhutla

Jimly Asshiddiqie: Alex Noerdin Bukan Orang Jahat

Eks Ketua MK: Polemik Ijazah Gibran Hanya Habis Waktu dan Energi, Publik Harus Rasional

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

Ada Ancaman Keamanan, Wapres Gibran Mendadak Batal ke Yahukimo Papua

PSI Ada Standar Ganda Politik Dinasti, Gibran Dibandingkan dengan AHY dan Puan

Di Harvard University, JK Sebut Empat Tekanan Ekonomi RI

Di Harvard University, JK Sebut Empat Tekanan Ekonomi RI

RI Beli LPG dari Abu Dhabi Senilai Rp28 T

Kajian INDEF: Tiga Jalur Guncangan Global Mengancam Ekonomi Indonesia

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Tujuh Provinsi Terdampak Karhutla Terima Bantuan Operasional Rp1,23 Triliun

Prabowo: Prestasi 2 Tahun Pemerintah Perlu Kita Banggakan Tidak Boleh Sombong

Prabowo: Filosofi Ekonomi Indonesia Sudah Melenceng dari UUD 1945

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Karhutla

BNPB: Dry Ice Bukan Untuk Padamkan Api

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Oktober 24, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Mengenal Lebih Dekat 7 Staf Khusus Milenial Jokowi

by Zamzami Ali
November 21, 2019
in BERITA UTAMA, NEWS
Mengenal Lebih Dekat 7 Staf Khusus Milenial Jokowi

Presiden Jokowi saat memperkenalkan 7 Staf Khusus Presiden dari kalangan millenial, di Verranda Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/11/2019). [Foto: Setkab]

ASPEK.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan 7 (tujuh) Staf Khusus Presiden baru yang berasal dari kalangan millenial kepada wartawan di Verranda, Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/11).

“Sore hari ini, saya ingin mengenalkan Staf Khusus Presiden yang baru yang tugas khususnya nanti adalah mengembangkan inovasi-inovasi di berbagai bidang,” kata Presiden Jokowi seraya menambahkan, merka adalah anak-anak mudah semuanya.

Yang pertama, Adamas Belva Syah Devara (29 tahun), lulusan S2 Harvard University dan Stanford University di Amerika serikat.

BacaJuga

Polda Metro Jaya Panggil Dandhy Terkait Kasus Film Pesta Babi

10 Relawan Gugur saat Padamkan Karhutla

Eks Ketua MK: Polemik Ijazah Gibran Hanya Habis Waktu dan Energi, Publik Harus Rasional

PSI Ada Standar Ganda Politik Dinasti, Gibran Dibandingkan dengan AHY dan Puan

Di Harvard University, JK Sebut Empat Tekanan Ekonomi RI

Kajian INDEF: Tiga Jalur Guncangan Global Mengancam Ekonomi Indonesia

“Kita kenal Mas Belva adalah pendiri dan juga CEO Ruang Guru. Masuk ke forbes 30 di umur di bawah 30 tahun. Juga mendapatkan medali emas dari Lee Kuan Yew saat lulus sarjana di NTU di Singapura,” ungkap Presiden Jokowi.

Yang kedua, Putri Indahsari Tanjung (23 tahun), jebolan sarjana Academy of Art di San Francisco. “Kita sering dengar kiprahnya sebagai founder dan CEO di Creativepreneur dan juga menjadi Chief Business Officer of Kreavi,” kata Presiden Jokowi.

Yang ketiga, Andi Taufan Garuda Putra (32 tahun), lulusan Harvard Kennedy School. “Bergerak di dunia enterpreneur, banyak meraih penghargaan atas inovasinya termasuk atas kepeduliannya terhadap sektor-sektor UMKM, menjadi CEO PT Amartha Mikro Fintech. Saya  kenal beliau saat urusan fintech,” jelas Presiden Jokowi.

Yang keempat, Ayu Kartika Dewi (36 tahun). Adalah salah satu anak muda yang memiliki misi mulia untuk merekatkan persatuan di tengah kebhinekaan, menjadi pendiri dan mentor lembaga Sabang-Merauke (Seribu Anak Bangsa Merantau untuk Kembali), meraih gelar MBA di Duke University di Amerika Serikat.

Yang kelima, Gracia Billy Mambrasar (31 tahun). putra tanah Papua. Lulusan NU Australia, S2 dan juga sekarang masih menempuh sebentar lagi juga selesai di Oxford University. Nanti, Oktober juga akan masuk ke Harvard University untuk S3-nya.

“Billy adalah talenta hebat tanah Papua yang kita harapkan banyak berkontribusi dengan gagasan-gagasan inovatif dalam membangun tanah Papua. Menjadi CEO Kitong Bisa,” terang Presiden Jokowi.

Yang keenam, Angkie Yudistia (32 tahun), anak muda penyandang disabilitas yang aktif bergerak di sociopreneur melalu Thisable Enterprise yang didirikannya. Aktif sebagai anggota Asia Pacifik Federation of the Hard of Hearing dan Deafened Person dan anggota International Federation Hard of Hearing Young people.

“Saya juga minta nanti Angkie untuk menjadi juru bicara Presiden di bidang sosial,” kata Presiden Jokowi.

Yang ketujuh, anak muda tapi santri. Aminuddin Maruf (33 tahun), pernah menjadi ketua umum Pengurus Besar Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII).

“Mas Aminuddin saya minta keliling nanti ke santri, ke pesantren untuk menebar gagasan-gagasan, inovasi-inovasi baru, karena saya yakin pesantren akan bisa melahirkan talenta-talenta yang hebat untuk memajukan bangsa ini,” kata Presiden Jokowi.

Menurut Presiden, ketujuh anak muda itu akan menjadi teman diskusi dirinya harian, mingguan, bulanan. Memberikan gagasan-gagasan segar yang inovatif sehingga kita bisa mencari cara-cara baru, cara-cara yang out of the box, yang melompat untuk mengejar kemajuan negara kita.

“Saya juga meminta mereka untuk menjadi jembatan saya dengan anak-anak muda, para santri muda, para diaspora yang tersebar di berbagai tempat,” ungkap dia.

Presiden meyakini, dengan gagasan-gagasan segar, dengan gagasan-gagasan yang kreatif untuk membangun negara ini, kita akan lihat nanti gagasan-gagasan itu apakah bisa diterapkan dalam ke pemerintahan.

Komentar
Share22Tweet14SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Raline Shah Mundur dari Staf Khusus Menteri Komdigi

Raline Shah Mundur dari Staf Khusus Menteri Komdigi

ASPEK.ID JAKARTA - Raline Shah mengundurkan diri Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital....

5 Strategi Pengendalian Inflasi 2021

Menko Airlangga Beberkan 2 Tahun Kinerja Positif Pemerintahan Jokowi-Maruf

Kabinet Indonesia Maju merupakan kabinet pemerintahan dibawah pimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang telah berjalan sejak...

Stafsus Presiden: RI Harus Rebut Peluang Pemulihan Ekonomi Global

ASPEK.ID, JAKARTA - Staf Khusus Presiden, Arif Budimanta mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi RI yang kembali ke level positif yakni sebesar...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In