ASPEK.ID, JAKARTA – Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah dilaporkan sudah bisa digunakan kembali, setelah ditutup sementara pada Sabtu (6/2) kemarin.
Bandara itu sebelumnya ditutup sementara pada Sabtu (6/2) akibat terjadi genangan pada landas pacu (runway) imbas curah hujan yang tinggi yang melanda kawasan itu.
“Saya mendapat laporan bahwa Bandara Ahmad Yani Semarang mulai Minggu pagi ini sudah bisa digunakan dengan catatan tertentu. Oleh karena itu saya ingin mengecek kondisi terkini di Bandara dan juga di Stasiun dan Pelabuhan,” kata Menhub dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (7/2).
Pada Sabtu (6/2) kemarin, ada 21 penerbangan yang terdampak baik kedatangan maupun keberangkatan dengan rute penerbangan dari dan ke Jakarta, Pangkalan Bun, Banjarmasin, Surabaya, dan Makassar yang dibatalkan.
“Seiring dengan perkembangan kondisi cuaca saat ini yang kian membaik, bandara kembali beroperasi normal sejak pukul 06.00 WIB,” kata General Manager PT Angkasa Pura I Kantor Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang Hardi Ariyanto.
Pengoperasian kembali Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani tersebut sejalan dengan terbitnya Notice To Airmen Nomor B0186/21 NOTAMR B0182/21 perihal RWY 13/31 Beroperasi Normal.
Disebutkan, di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani pada Minggu (7/2) terdapat 26 penerbangan yang beroperasi yakni 13 penerbangan yang datang dan 13 penerbangan yang berangkat dengan rute penerbangan Jakarta, Pangkalan Bun, Banjarmasin, Denpasar, Surabaya, dan Makassar.
“Penerbangan pertama telah diberangkatkan pada pukul 06.30 WIB tadi adalah Wings Air IW 1800 tujuan Semarang-Surabaya, sedangkan untuk pesawat yang pertama kali mendarat pada pukul 06.55 WIB adalah Garuda Indonesia GA 232,” katanya.













