• Latest
  • Trending

Penanganan Citarum, Menko Luhut Soroti Soal Sinergi yang Kurang di Hulu

Wapres Gibran Tinjau Warga Terdampak Banjir Solok, Prioritaskan Pemulihan Lahan Pertanian

Wapres Gibran Tinjau Warga Terdampak Banjir Solok, Prioritaskan Pemulihan Lahan Pertanian

Tips Cek Hoaks Via WA & Situs Resmi

Komdigi akan Matikan Internet Nasional Selama Tiga Hari itu Hoaks

Starbucks Dituduh Lakukan 200 Pelanggaran UU

Starbucks Tutup 250 Gerai Pekan Ini

34% Pasien Covid-19 di ICU Penderita Kencing Manis

20 Juta Warga Indonesia Sakit Diabetes, Nomor  5 Terbanyak di Dunia

Jokowi Mulai Safari Politik ke Lampung, Kenakan Kemeja dan Topi Berlogo PSI

Jokowi: Semua Bekerja Keras Agar PSI Lolos PT 5-7 Persen

DPR Setujui Anggaran Giant Sea Wall Rp481 Miliar

DPR Setujui Anggaran Giant Sea Wall Rp481 Miliar

Kapal Pembawa 11 Turis Asing Hilang Kontak di Gorontalo

Basarnas Kekurangan Anggaran Rp 2,29 T untuk Operasi SAR 2027

Kyohei Yoshino Jadi Bek Dadakan di Persija

Kyohei Yoshino Jadi Bek Dadakan di Persija

Kalau Korporasi Hancur, Retail Juga akan Hancur

RAPBN 2027 Dibawa ke Paripurna Pekan Depan

Kejagung Jemput Paksa Kajari Sampang

Jaksa Penuntut Nadiem Dipromosi Jadi Kajari Jakut

Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Mau Pidato di Sidang Umum PBB

Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Mau Pidato di Sidang Umum PBB

Dari Bendungan hingga Labuan Bajo, Jejak Jokowi yang Sulit Dipisahkan dari NTT

Jokowi Jelaskan Riwayat Pendidikan Gibran

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, September 25, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Penanganan Citarum, Menko Luhut Soroti Soal Sinergi yang Kurang di Hulu

by REDAKSI
Agustus 29, 2019
in BERITA TERBARU

ASPEK.ID – Menko Maritim Luhut B. Pandjaitan melakukan kunjungan ke beberapa sektor di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Cisanti wilayah Bandung, Jawa Barat.

Kunjungan kerja Menko Luhut untuk mememeriksa secara langsung perkembangan penanganan pencemaran Sungai Citarum setelah 16 bulan ditangani secara terintegrasi.

“Pembibitan dan sinergi antar lembaganya masih kurang, misalnya antara KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) dengan Satgas (Satuan Tugas) Citarum,” ujar Menko Luhut saat mengawali kunjungannya ke kawasan penyemaian bibit di Sektor 1 wilayah Tarumajaya, Kertasari Bandung.

BacaJuga

Wapres Gibran Tinjau Warga Terdampak Banjir Solok, Prioritaskan Pemulihan Lahan Pertanian

Komdigi akan Matikan Internet Nasional Selama Tiga Hari itu Hoaks

Starbucks Tutup 250 Gerai Pekan Ini

20 Juta Warga Indonesia Sakit Diabetes, Nomor  5 Terbanyak di Dunia

Jokowi: Semua Bekerja Keras Agar PSI Lolos PT 5-7 Persen

DPR Setujui Anggaran Giant Sea Wall Rp481 Miliar

Menko Luhut mencontohkan pemanfaatan anggaran KLHK sebesar Rp 87 miliar untuk reboisasi di kawasan hulu Sungai Citarum.

“Ada dana reboisasi oleh KLHK 87 miliar, kita pengin bisa maksimal. Pak Doni (Kepala BNPB) bilang untuk menanam 4400 hektar bisa kita bikin lebih dari itu dengan bibit yang lebih bagus,” tutur Menko Luhut.

Ego sektoral menurutnya masih kental dalam penanganan reboisasi di wilayah hulu padahal telah ada Perpres Nomor 15/2018 tentang percepatan penanganan pencemaran DAS Citarum yang semestinya bisa jadi rujukan.

“Tingkat keberhasilan (penanganan Citarum) antara 60-70%, kalau kita kerjakan ini terus-menerus secara bersama-sama, tambah Menko Luhut.

Terkait fakta ini, Menko Luhut berencana segera menggelar rakor (rapat koordinasi) pekan depan. “Kita mau rapat lagi untuk sinergikan, mapping mana yang mau dikerjakan bersama tahun depan,” bebernya.

Setelah mengunjungi kawasan pembibitan di Tarumajaya, Menko Luhut mengatakan bahwa pemerintah secara bertahap akan mengurangi tanaman seperti kentang karena tanaman tersebut bila ditanam di lahan yang miring maka lama kelamaan tanahnya akan longsor dan jadi tidak subur.

“Kita akan ganti tanaman yang bisa dikonsumsi itu dengan tanaman-tanaman keras yang menghasilkan seperti pohon Macademia, damar, dan pohon penghasil sere wangi,” sarannya.

Usai mengunjungi kawasan pembibitan yang letaknya dekat dengan Situ Cisanti itu, Menko Luhut yang didampingi oleh Deputi Bidang Koordinasi SDM, Iptek dan Budaya Maritim Safri Burhanuddin, Kepala BNPB Doni Munardo, Bupati Bandung Dadang M. Naser dan pejabat Pemerintah Provinsi Bandung melanjutkan kunjungan ke Curug Jompong, terowongan Nanjung, Oxbow Bojong Soang di sektor 6 dan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) komunal Cisirung di Kecamatan Dayeuhkolot.

Hasil kunjungan lapangan itu , menurut Menko Luhut, akan segera dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo.

“Besok saya akan lapor presiden bahwa ini (penanganan Citarum) sudah bisa jadi model di tempat yang lain karena sudah berjalan sesuai rencana,” bebernya.

Lebih jauh, Menko Luhut menambahkan bahwa tugas besar pemerintah juga memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah di sungai.

Komentar
Share13Tweet8SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Wapres Gibran Tinjau Warga Terdampak Banjir Solok, Prioritaskan Pemulihan Lahan Pertanian

Wapres Gibran Tinjau Warga Terdampak Banjir Solok, Prioritaskan Pemulihan Lahan Pertanian

ASPEK.ID, SOLOK- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau dampak banjir bandang yang menerjang Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Jumat (25/9/2026)....

Tips Cek Hoaks Via WA & Situs Resmi

Komdigi akan Matikan Internet Nasional Selama Tiga Hari itu Hoaks

  ASPEK.ID, JAKARTA - Sebuah akun mengunggah di Facebook pada 24 September 2026. Dalam unggahannya terdapat surat peringatan dari Kementerian...

Starbucks Dituduh Lakukan 200 Pelanggaran UU

Starbucks Tutup 250 Gerai Pekan Ini

  ASPEK. ID, AMERIKA - Starbucks akan menutup 250 gerai di Amerika Serikat (AS) dan Kanada pekan ini. Penutupan dilakukan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In