• Latest
  • Trending
Covid-19 Mengganas, India Harus Tekan Mobilitas

Penduduk RI 324 Juta Jiwa pada 2045

32 Kloter Penerbangan Garuda Saat Pemulangan Jemaah Haji Delay, Paling Parah 12 Jam

3.450 Jamaah Umrah Tertunda ke Baitullah

Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Kapal Lewat Selat Sunda Diminta Waspada

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi Siang Ini

Serangan Rudal ke Iran, Israel Tutup Wilayah Udara dan Aktifkan Sirene

Karhutla dan Abu Anak Krakatau Ancam Aktivitas Ekonomi Hingga Rp 123,1 Triliun

Harga Emas Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Harga Emas Antam 8 September 2026 Turun, Segini Harganya

Prabowo Ajukan Penjualan KRI Ki Hajar Dewantara

DPR Setujui Penjualan Eks KRI Ki Hajar Dewantara Lewat Lelang

Banggar DPR Tolak Pangkas Subsidi BBM

Pertamina Ajukan Blokir 5.000 Nomor Polisi Terindikasi Borong BBM Subsidi

Danantara Dipacu Jadi Penggerak Utama Ekonomi Nasional Era Prabowo

Danantara Bidik Portofolio Global dan Investasi Jangka Panjang

Garuda Indonesia Masih Layani Penerbangan Domestik

Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi Sejak Selasa Dini Hari

Angkasa Pura II Sediakan Bilik Penyemprotan Disinfektan Berjalan

Bandara Soetta Ditutup Hingga Pukul 24.00 WIB

Garuda Indonesia Masih Layani Penerbangan Domestik

Penutupan Bandara Soetta Diperpanjang sampai 24.00 WIB

Real Madrid Jumpa Inter di Laga Pembuka Liga Champions, Siapa Lebih Unggul?

Real Madrid Jumpa Inter di Laga Pembuka Liga Champions, Siapa Lebih Unggul?

Awasi Pelaku Perjalanan Luar Negeri, Polri Jaga Ketat Pintu Masuk Indonesia

Penumpang Gagal Terbang Imbas Erupsi Anak Krakatau Bisa Refund Tiket 100%

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, September 8, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Penduduk RI 324 Juta Jiwa pada 2045

by Aspek
Mei 23, 2023
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, EKONOMI, NEWS
Covid-19 Mengganas, India Harus Tekan Mobilitas

Masyarakat berbelanja di pasar yang ramai di tengah penyebaran Covid-19) di Mumbai, India, 21 April 2021. [REUTERS/Niharika Kulkarni]

Bappenas  memprediksi jumlah penduduk Indonesia mencapai 324 juta jiwa pada 2045. Dengan jumlah tersebut, Indonesia diperkirakan akan menjadi negara dengan penduduk terbanyak ke-6 di dunia

“Kami perkirakan jumlah penduduk kita akan menjadi nomor enam pada 2045, disalip oleh Nigeria dan Pakistan,” kata Kepala Bapenas Suharso Monoarfa dalam Musrenbangnas Penyusunan RPJPN 2025-2045, Senin (22/5).

BacaJuga

3.450 Jamaah Umrah Tertunda ke Baitullah

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi Siang Ini

Karhutla dan Abu Anak Krakatau Ancam Aktivitas Ekonomi Hingga Rp 123,1 Triliun

Harga Emas Antam 8 September 2026 Turun, Segini Harganya

DPR Setujui Penjualan Eks KRI Ki Hajar Dewantara Lewat Lelang

Pertamina Ajukan Blokir 5.000 Nomor Polisi Terindikasi Borong BBM Subsidi

Dalam pemaparannya, Suharso menyebut penduduk Indonesia akan bertambah setiap tahunnya. Pada 2025, penduduk Indonesia diperkirakan mencapai 284 juta, kemudian naik menjadi 297 juta jiwa pada 2030. Lalu, 308 juta jiwa pada 2035, 317 juta jiwa pada 2040, hingga mencapai 328 juta jiwa pada 2050.

Suharso Monoarfa menyebut pendapatan domestik bruto (PDB) Indonesia ditargetkan menjadi terbesar kelima di dunia. Kondisi itu ditargetkan tercapai dalam transaksi ekonomi yang akan membawa Indonesia keluar dari middle income trap pada 2045.

“Bagaimana supaya kita bisa mencapai (PDB) US$9,8 triliun. Hari ini kita kira-kira US$1,5. Artinya ke depan harus enam kali lipat jadi PDB lima besar di dunia” katanya.

Dalam paparannya, Suharso mengatakan GNI per kapita Indonesia ditargetkan mencapai US$30.300 dan middle income class mencapai 80 persen pada 2045.

Suharso mengatakan pertumbuhan industri infrastruktur harus di atas pertumbuhan ekonomi. Misalnya pertumbuhan ekonomi tujuh persen, maka pertumbuhan industri manufaktur harus 9 hingga 10 persen.

Sementara untuk kemiskinan, Suharso menyebut tingkat kemiskinan ditargetkan turun ke 6,57 persen hingga 7,5 persen pada 2025. Kemudian turun lagi menjadi 0,05 persen hingga 0,08 persen pada 2045.

“Pada 2025 menjadi pijakan awal untuk kita take off ke 2045. Kita berharap GNI yang sekarang US$4.400-an, 2025 kita harap mulai di angka US$5.500,” kata Suharso.

Komentar
Share61Tweet38SendShareShare11Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Penduduk Indonesia Kini 290,1 Juta Jiwa

Penduduk Indonesia Kini 290,1 Juta Jiwa

Jakarta - Penduduk Indonesia kini 290,1 juta jiwa atau bertambah sekitar 1,8 juta dibandingkan semester II 2025 sebanyak 288,3 juta...

Berpengalaman di Green City, Korsel Bantu Bangun Ibukota Baru

Bappenas Bantah Warga Menengah Turun Kelas

Jakarta -  Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengungkapkan bahwa isu turun kelas para masyarakat kelas menengah tidaklah...

16 Provinsi Masih Miskin Hingga 2024

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa merinci ada 16 provinsi di Indonesia yang masih dalam kategori miskin pada 2024 mendatang, termasuk Jawa Tengah (Jateng)...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In