Jakarta – Penduduk Indonesia kini 290,1 juta jiwa atau bertambah sekitar 1,8 juta dibandingkan semester II 2025 sebanyak 288,3 juta jiwa. Data terbaru tersebut dirilis Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri berdasarkan Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester I 2026 per 30 Juni 2026.
Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi mengatakan jumlah penduduk Indonesia saat ini mencapai 290.125.073 jiwa.
“Per semester I tahun 2026, jumlah penduduk Indonesia sudah 290.125.073 jiwa. Dibanding semester II tahun 2025, jumlahnya bertambah kurang lebih 1,8 juta jiwa,” kata Teguh dalam Rapat Koordinasi Nasional Dukcapil di Jakarta, Senin (3/8/2026).
Teguh menyatakan tren pertumbuhan penduduk dalam setahun terakhir relatif stabil. Pada semester I 2025 jumlah penduduk tercatat sekitar 286 juta jiwa, kemudian meningkat menjadi 288,3 juta jiwa pada semester II 2025, dan kini menembus 290,1 juta jiwa.
“Kalau dilihat dalam satu tahun terakhir, jumlah penduduk bertambah sekitar 3,4 juta jiwa atau rata-rata 1,7 juta jiwa setiap semester,” ujarnya.
Kenaikan tersebut merupakan hasil pertumbuhan penduduk alami setelah memperhitungkan angka kelahiran dan kematian, serta pembaruan data melalui pembersihan dan penunggalan biometrik.
Selain itu, jumlah penduduk laki-laki masih lebih banyak dibanding perempuan. Tercatat penduduk laki-laki mencapai 146,4 juta jiwa, sedangkan perempuan sekitar 143,7 juta jiwa.
Provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak Jawa Barat dengan 52,6 juta jiwa, disusul Jawa Timur sebanyak 42,4 juta jiwa dan Jawa Tengah 38,7 juta jiwa.















