ASPEK.ID – Ketua Harian Gerindra Dasco melihat pengangkatan Simon Aloysius Mantiri sebagai Komisaris Utama baru PT Pertamina (Persero) dan anggota Fuad Bawazier sebagai Komisaris Utama MIND ID bukan merupakan bagi-bagi jabatan.
Menurut Dasco pengangkatan keduanya berdasarkan rekam jejak dan kapasitasnya masing-masing.
Kehadiran Simon Aloysius Mantiri sebagai Komisaris Utama baru PT Pertamina (Persero) dan anggota Fuad Bawazier sebagai Komisaris Utama MIND ID agar dapat bersama-sama membesarkan BUMN yang ada.
“Dengan kapasitas dan keilmuan yang dimiliki oleh calon yang dimasukkan, kalau dicek latar belakangnya, cek saja itu nantikan bisa dilihat keilmuannya,” ujarnya.
Diketahui, sosok Simon Aloysius Mantiri Komut Pertamina yang baru ini tidak hanya aktif di dunia politik, ia juga merupakan Personal Assistant Chief Executive Officer (CEO) di PT Nusantara Energy sebagai pengalaman profesionalnya.
Sementara Komut MIND ID yang baru Fuad Bawazier, merupakan sosok yang sudah berpengalaman, memulainya karir dengan menjadi asisten dosen di Universitas Gadjah Mada Fakultas Ekonomi. Ia juga pernah menjadi pegawai karier di Departemen Keuangan (Depkeu). Selain itu Fuad juga pernah menjabat direktur pembinaan BUMN, Direktorat Jenderal Moneter, staf ahli Menteri Keuangan Bidang Pengembangan Pasar Modal Departemen Keuangan, Deputi Ekonomi dan Keuangan pada Badan Pengelola Industri Strategis (BPIS), staf ahli Dewan Moneter hingga Direktur Jenderal Pajak.
















