JAKARTA – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) kembali melakukan penyegaran kepemimpinan di lingkungan subholding upstream dengan merombak jajaran direksi pada tiga anak usahanya. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat organisasi sekaligus menjaga kinerja operasional dan keberlanjutan produksi migas nasional.
Perubahan tersebut menyusul restrukturisasi kepemimpinan di tingkat PHE yang sebelumnya menetapkan Sunaryanto sebagai Direktur Utama PHE menggantikan Awang Lazuardi. Seiring perubahan itu, sejumlah posisi strategis di anak usaha juga mengalami pergantian untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan dan pelaksanaan program kerja perusahaan.
Berdasarkan informasi, terdapat tiga anak usaha PHE yang resmi memiliki direktur utama baru, yakni:
PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) dipimpin Rachmat Hidajat.
PT Pertamina EP (PEP) dipimpin Muharram Jaya Panguriseng.
PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dipimpin Bayu Wicaksono.
PHE menyatakan pergantian tersebut merupakan bagian dari strategi penyegaran organisasi untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan efektivitas pengelolaan aset hulu migas, serta menjaga target produksi minyak dan gas nasional di tengah tantangan industri yang semakin kompleks.
Dengan komposisi kepemimpinan baru, PHE diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan program eksplorasi, pengembangan lapangan migas, dan optimalisasi produksi sebagai tulang punggung ketahanan energi nasional.
























