• Latest
  • Trending

Polisi Ungkap Dalang Kerusuhan USK, Koordinator Lapangan Jadi Tersangka

Elektabilitas PDIP dan Gerindra Turun Tajam

2 Tahun Prabowo-Gibran, PDIP: Ekonomi Anjlok, Negara Sedang Tidak Baik-baik Saja

Prabowo Usul Wisata Berkuda di 5 Destinasi Prioritas

2 Tahun Jadi RI 1, Kekayaan Prabowo Nambah Jadi Rp 2,066 Triliun

Greenpeace Pasang Spanduk di Bundaran HI Kritik Pemerintah

Greenpeace Pasang Spanduk di Bundaran HI Kritik Pemerintah

KPK Sita Rp800 Juta dari Hercules

Urus Sengketa Lahan, Hercules Datangi Kantor Kementerian ATR/BPN

OJK Cabut Izin BPRS Musyarakah Ummat

OJK Perkuat Stabilitas Keuangan dan Reformasi Pasar Modal

LRT Cibubur-Cawang Segera Uji Coba

Subsidi Transjakarta, MRT & LRT di Jakarta Habiskan Rp6,5 Triliun

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

BGN Percepat Buka Dapur di Daerah 3T

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Karhutla

Eks Mendag Lufti: Perusahaan Berkantor di Singapura Terlibat Karhutla di RI

Ini Program Prioritas Rosan Roeslani Wamen BUMN

2 Tahun Prabowo-Gibran Investasi Rp3.923 Triliun Serap 5 Juta Pekerja

Kabar Duka, Mantan KSAD di Era Tiga Presiden Dikabarkan Meninggal Dunia

Jenderal (Purn) Subagyo HS Dimakamkan di Taman Kalibata

Survei: Kepercayaan Publik Terhadap Prabowo-Gibran  63,2%, Modal Sosial yang Sangat Berharga

2 Tahun Prabowp-Gibran 20 Oktober Mahasiswa Demo di 2 Lokasi

Kabar Duka, Mantan KSAD di Era Tiga Presiden Dikabarkan Meninggal Dunia

Kabar Duka, Mantan KSAD di Era Tiga Presiden Dikabarkan Meninggal Dunia

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Oktober 20, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Polisi Ungkap Dalang Kerusuhan USK, Koordinator Lapangan Jadi Tersangka

by Muhammad Fadhil
Mei 31, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS

ASPEK.ID, BANDA ACEH – Polresta Banda Aceh menetapkan dua mahasiswa sebagai tersangka dalam kasus pengrusakan dan pembakaran yang terjadi di Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh.

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik Satreskrim Polresta Banda Aceh memeriksa 18 saksi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta menggelar perkara berdasarkan alat bukti yang telah dikumpulkan.

Kasatreskrim Polresta Banda Aceh Kompol Miftahuda Dizha Fezuono mengatakan dua tersangka yang ditetapkan berinisial WS (22) dan MAM (20).

BacaJuga

2 Tahun Prabowo-Gibran, PDIP: Ekonomi Anjlok, Negara Sedang Tidak Baik-baik Saja

2 Tahun Jadi RI 1, Kekayaan Prabowo Nambah Jadi Rp 2,066 Triliun

Greenpeace Pasang Spanduk di Bundaran HI Kritik Pemerintah

Urus Sengketa Lahan, Hercules Datangi Kantor Kementerian ATR/BPN

OJK Perkuat Stabilitas Keuangan dan Reformasi Pasar Modal

Subsidi Transjakarta, MRT & LRT di Jakarta Habiskan Rp6,5 Triliun

“Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan gelar perkara, penyidik menetapkan WS dan MAM sebagai tersangka dalam perkara pengrusakan dan pembakaran Fakultas Pertanian USK beserta fasilitas lainnya,” kata Dizha, Minggu (31/5).

Menurut Dizha, WS diduga berperan sebagai koordinator lapangan saat aksi penyerangan dan pengrusakan berlangsung. Sementara MAM diduga terlibat langsung dalam penyerangan dan pengrusakan.

Keduanya dijerat dengan Pasal 262 jo Pasal 308 jo Pasal 521 jo Pasal 522 KUHP.

Dalam proses penyidikan, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, antara lain tiga unit sepeda motor yang rusak berat, pagar besi stainless yang terbakar, dua pecahan botol yang diduga digunakan sebagai bom molotov, satu bom molotov utuh, pakaian yang diduga dikenakan pelaku saat kejadian, serta DVR CCTV milik Fakultas Pertanian.

Selain 18 saksi yang telah diperiksa, penyidik berencana meminta keterangan dari 18 saksi tambahan. Jika seluruhnya hadir, total saksi yang diperiksa mencapai 36 orang, termasuk dua tersangka.

Dizha menjelaskan konflik bermula saat aksi demonstrasi mahasiswa ke Kantor Gubernur Aceh pada 18 Mei 2026. Saat itu, mahasiswa Fakultas Pertanian disebut melintas di depan Fakultas Teknik sambil menggeber kendaraan yang dianggap sebagai bentuk provokasi.

Pada hari yang sama sekitar pukul 17.41 WIB, terjadi keributan di Sekretariat BEM USK. Mahasiswa Fakultas Pertanian yang baru kembali dari aksi demonstrasi diduga mencoba masuk ke sekretariat dengan memecahkan kaca jendela dan melakukan penyerangan terhadap mahasiswa yang sedang rapat di dalam ruangan.

Akibat insiden tersebut, seorang mahasiswa Fakultas Teknik mengalami luka robek di bagian kaki dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh.

Meski sempat dimediasi oleh pihak kampus dan disepakati untuk diselesaikan secara internal, konflik kembali memanas pada Kamis (21/5) dini hari.

Sekitar pukul 00.20 WIB, sekelompok mahasiswa Fakultas Pertanian diduga melakukan penyerangan ke Fakultas Teknik yang mengakibatkan dua mahasiswa mengalami luka ringan serta kerusakan pada sejumlah kaca gedung.

Aksi tersebut kemudian memicu aksi balasan. Ratusan mahasiswa Fakultas Teknik dikabarkan berkumpul dan sekitar pukul 04.00 WIB melakukan penyerangan ke Fakultas Pertanian dengan melempar batu dan membawa bom molotov.

Serangan balasan itu menyebabkan kerusakan pada gedung dan laboratorium Fakultas Pertanian, termasuk terjadinya kebakaran di sejumlah fasilitas.

Polisi menegaskan peristiwa tersebut merupakan konflik internal antar mahasiswa USK, khususnya antara mahasiswa Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik.

“Peristiwa ini murni konflik sesama mahasiswa USK dan tidak melibatkan mahasiswa dari universitas lain,” ujar Dizha.

Polisi memastikan proses penyidikan masih terus berjalan dan tidak menutup kemungkinan adanya penambahan tersangka seiring perkembangan pemeriksaan saksi dan alat bukti. []

Komentar
Share16Tweet10SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Elektabilitas PDIP dan Gerindra Turun Tajam

2 Tahun Prabowo-Gibran, PDIP: Ekonomi Anjlok, Negara Sedang Tidak Baik-baik Saja

ASPEK.ID, JAKARTA- Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat mengungkapkan indikator-indikator kegagalan manajerial pemerintah yang dampaknya langsung dirasakan oleh rakyat. Hal...

Prabowo Usul Wisata Berkuda di 5 Destinasi Prioritas

2 Tahun Jadi RI 1, Kekayaan Prabowo Nambah Jadi Rp 2,066 Triliun

ASPEK.ID, JAKARTA - Dua tahun Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto menjabat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi...

Greenpeace Pasang Spanduk di Bundaran HI Kritik Pemerintah

Greenpeace Pasang Spanduk di Bundaran HI Kritik Pemerintah

  ASPEK.ID, JAKARTA - Merayakan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, Greenpeace Indonesia menggelar aksi damai mendesak pemerintah lebih serius menangani krisis...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In