• Latest
  • Trending
Mizuno Tertarik Biayai 70 Pelabuhan Pertamina

Resesi Ekonomi Jepang Berpotensi Untungkan RI

Tiga Alarm yang Menguji Keseriusan Negara

10 Relawan Gugur saat Padamkan Karhutla

Jimly Asshiddiqie: Alex Noerdin Bukan Orang Jahat

Eks Ketua MK: Polemik Ijazah Gibran Hanya Habis Waktu dan Energi, Publik Harus Rasional

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

Ada Ancaman Keamanan, Wapres Gibran Mendadak Batal ke Yahukimo Papua

PSI Ada Standar Ganda Politik Dinasti, Gibran Dibandingkan dengan AHY dan Puan

Di Harvard University, JK Sebut Empat Tekanan Ekonomi RI

Di Harvard University, JK Sebut Empat Tekanan Ekonomi RI

RI Beli LPG dari Abu Dhabi Senilai Rp28 T

Kajian INDEF: Tiga Jalur Guncangan Global Mengancam Ekonomi Indonesia

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Tujuh Provinsi Terdampak Karhutla Terima Bantuan Operasional Rp1,23 Triliun

Prabowo: Prestasi 2 Tahun Pemerintah Perlu Kita Banggakan Tidak Boleh Sombong

Prabowo: Filosofi Ekonomi Indonesia Sudah Melenceng dari UUD 1945

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Karhutla

BNPB: Dry Ice Bukan Untuk Padamkan Api

Sritex Akui Tak Terdampak Langsung Virus Corona

Survei Kadin: Minat Pengusaha Berinvestasi Semakin Melemah

Forbes Umumkan 10 Orang Terkaya di Dunia 2026

Elon Musk Donasi Rp 6,62 Triliun ke Partai Republik Pemilu AS

9 Kampus Terbaik di Indonesia Versi The Times Higher Education

Wamen Stella: Lulusan PT ada yang Tidak Tahan Banting

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Oktober 24, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Resesi Ekonomi Jepang Berpotensi Untungkan RI

by Aspek
Februari 21, 2024
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, EKONOMI, NEWS
Mizuno Tertarik Biayai 70 Pelabuhan Pertamina

[Foto: Istimewa]

Resesi ekonomi di Jepang dinilai tidak akan memberikan tekanan signifikan terhadap perekonomian Indonesia, justru menjadi peluang.

Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI) Ronny P Sasmita mengatakan, resesi Jepang mungkin akan memberikan tekanan terhadap kinerja ekspor, tetapi dampak tersebut tidak akan signifikan.

BacaJuga

10 Relawan Gugur saat Padamkan Karhutla

Eks Ketua MK: Polemik Ijazah Gibran Hanya Habis Waktu dan Energi, Publik Harus Rasional

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

PSI Ada Standar Ganda Politik Dinasti, Gibran Dibandingkan dengan AHY dan Puan

Di Harvard University, JK Sebut Empat Tekanan Ekonomi RI

Kajian INDEF: Tiga Jalur Guncangan Global Mengancam Ekonomi Indonesia

“Tekanan utamanya akan terjadi dari sisi ekspor, tapi tidak akan terlalu besar karena Jepang, asumsi saya, akan menggelontorkan stimulus fiskal untuk mendongkrak aggregate demand di level domestik,” katanya, Selasa (20/2/2024) dikutip dari bisnis indonesia.

Ronny mengatakan, dampak yang lebih besar justru dari perlambatan ekonomi China, yang merupakan negara mitra dagang utama Indonesia.  Oleh karena itu, dia menilai bahwa Indonesia harus mulai melirik negara-negara yang ekonominya sedang bagus sebagai calon mitra dagang strategis ke depannya, terutama India, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin.

Dari sisi investasi, Ronny mengatakan, saat ini justru merupakan momentum yang tepat menggaet sebanyak-banyaknya investor Jepang, Uni Eropa, dan China ke Indonesia. 

Hal ini dikarenakan Jepang dan China berpeluang menambah stimulus untuk mengerek permintaan domestiknya dan semakin menekan suku bunga perbankan yang akan melonggarkan likuiditasnya. Sementara jika paket stimulus diluncurkan, imbuhnya, maka aggregate demand di Jepang tidak akan terlalu tertekan sehingga permintaan atas impor Indonesia dan Asean tidak akan terlalu tertekan. 

“Karena situasi domestiknya terkontraksi, peluang investor Jepang mencari lahan investasi di Indonesia yang pertumbuhannya masih sangat positif tentu semakin besar,” jelasnya.

Komentar
Share32Tweet20SendShareShare6Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

BGN Uji MBG Prasmanan Ala Sekolah di Jepang

BGN Uji MBG Prasmanan Ala Sekolah di Jepang

  ASPEK.ID,  BLORA - Badan Gizi Nasional (BGN) menguji coba sistem prasmanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penerapan pola...

Cegah QRIS Palsu di Masjid, Ini Saran untuk Jamaah

QRIS Antarnegara Bisa  Dipakai di 6 Negara, Transaksi di Indonesia Rp5,9 Triliun

ASPEK.ID, JAKARTA- Bank Indonesia (BI) mencatat transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Antarnegara oleh pengguna dari negara mitra di...

Pensiun Tak Cukup Biayai Hidup, Lansia  Terus Bekerja

Populasi Lansia Jepang Tertinggi di Dunia

  ASPEK.ID, JEPANG - Proporsi penduduk Jepang berusia 65 tahun ke atas diperkirakan mencapai 29,6 persen dari total populasi pada...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In