• Latest
  • Trending
RI Hapus 5 Juta Akun Anak Lampaui Capaian TikTok Australia

RI Hapus 5 Juta Akun Anak Lampaui Capaian TikTok Australia

Gerhana Bulan Total akan Warnai Malam Ramadan di Aceh, Ini Jadwal Lengkapnya

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Jam Berapa? Cek Waktunya!

DPR Soroti Penetapan Tersangka Suami Korban Penjambretan di Sleman

Ada Kejanggalan, Komisi III DPR Panggil Polda Sumut soal Kematian Istri Polisi di Medan

RI Hapus 5 Juta Akun Anak Lampaui Capaian TikTok Australia

KPAI Ingatkan Ortu Jangan Jadikan HP Sebagai Pengasuh Anak

Ekspor Nikel Indonesia Bisa Berkurang 5 Juta Ton pada 2026

Ekspor Nikel Indonesia Bisa Berkurang 5 Juta Ton pada 2026

Pertamina Isi 92.901 Liter Avtur ke Pesawat Terbesar di Dunia

Pertamina Isi 92.901 Liter Avtur ke Pesawat Terbesar di Dunia

Media Asing Kupas Kebakaran Hutan di Taman Nasional Bromo

Media Asing Kupas Kebakaran Hutan di Taman Nasional Bromo

Teken Gross Split Blok Selat Panjang, RI Terima Bonus Rp 70 M

Selat Hormuz  Belum Dibuka, Harga Minyak Dunia Naik

Prabowo Sedih Copot Dadan Cs dari BGN

Politikus: Wajar Elektabilitas Prabowo Tinggi

 100 Sekolah Rakyat Beroperasi pada Akhir Agustus

 100 Sekolah Rakyat Beroperasi pada Akhir Agustus

Zulhas: HET Minyakita Naik Minggu Depan

Zulhas Akui Ada Program Pemerintah Belum Optimal

Prabowo Minta Anak Cucu Perusahaan BUMN Dipangkas

Prabowo Minta Anak Cucu Perusahaan BUMN Dipangkas

Kenapa Upacara Bendera Selalu Digelar Setiap Senin? Ini Alasannya

Kenapa Upacara Bendera Selalu Digelar Setiap Senin? Ini Alasannya

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Agustus 10, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

RI Hapus 5 Juta Akun Anak Lampaui Capaian TikTok Australia

by Aspek
Agustus 5, 2026
in BERITA TERBARU, TEKNOLOGI
RI Hapus 5 Juta Akun Anak Lampaui Capaian TikTok Australia

Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengumumkan Indonesia telah menghapus sekitar lima juta akun pengguna di bawah umur dari berbagai platform digital. Langkah ini merupakan implementasi dari Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Sistem Elektronik untuk Perlindungan Anak, yang dikenal sebagai PP Tunas. Pencapaian tersebut disampaikan di Jakarta pada Selasa (4/8/2026). Ia menegaskan bahwa skala pengurangan ini telah melampaui upaya serupa yang dilakukan platform video pendek TikTok di Australia.

“Bersama platform, kami telah mengurangi lima juta akun anak. Meskipun lima juta pengguna masih kecil dibandingkan target kami, secara global ini telah melampaui apa yang dicapai TikTok di Australia,” ujar Meutya.

BacaJuga

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Jam Berapa? Cek Waktunya!

Ada Kejanggalan, Komisi III DPR Panggil Polda Sumut soal Kematian Istri Polisi di Medan

KPAI Ingatkan Ortu Jangan Jadikan HP Sebagai Pengasuh Anak

Ekspor Nikel Indonesia Bisa Berkurang 5 Juta Ton pada 2026

Pertamina Isi 92.901 Liter Avtur ke Pesawat Terbesar di Dunia

Media Asing Kupas Kebakaran Hutan di Taman Nasional Bromo

Meutya menjelaskan bahwa Indonesia mengadopsi pendekatan berbasis risiko untuk perlindungan anak digital. Kebijakan ini berbeda dengan larangan total berdasarkan usia yang diterapkan di Australia.

Di bawah PP Tunas, anak-anak berusia di bawah 16 tahun secara spesifik dibatasi untuk mengakses platform yang dikategorikan sebagai berisiko tinggi. “Australia menerapkan larangan total, sedangkan kami melakukan asesmen risiko. Yang kami larang untuk anak di bawah 16 tahun adalah akses ke platform berisiko tinggi,” jelas Meutya.

Kriteria berbasis risiko ini mengevaluasi berbagai fitur, seperti perpesanan langsung, paparan materi tidak pantas, pola desain adiktif, dampak kesehatan mental, perlindungan privasi data, dan profil komersial. Regulasi ini bertujuan mendorong perusahaan teknologi untuk memodifikasi layanan mereka bagi pasar Indonesia.

Sebagai contoh, platform gim Roblox telah menonaktifkan fitur obrolan secara default untuk pengguna Indonesia di bawah 16 tahun. Pengaktifan kembali fitur tersebut kini memerlukan persetujuan orang tua.

“Kami berharap ke depannya, ini bukan hanya larangan bagi anak-anak untuk membuat akun, tetapi gerakan yang lebih luas yang mendorong platform untuk bertransformasi,” kata Meutya.

Komentar
Share10Tweet7SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

RI Hapus 5 Juta Akun Anak Lampaui Capaian TikTok Australia

Anak Indonesia Habiskan Waktu 5-7 Jam/Hari Tatap Layar Hp

Jakarta - Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Pemuda dan Startup, Alfreno Kautsar Ramadhan, mengatakan penggunaan perangkat digital oleh...

Mubadala Energy Mulai Garap Gas Tangkulo pada September 2026

Mubadala Energy Mulai Garap Gas Tangkulo pada September 2026

Jakarta -  Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) mendapatkan kepastian bahwa keputusan investasi final atau Final...

Dato Sri Tahir Bantah Soal Kredit Jumbo Bank Mayapada

10 Orang Terkaya Indonesia Versi Forbes 2026

Jakarta  - Berikut daftar 10 orang terkaya di Indonesia versi Forbes Billionaires List per Selasa (4/8/2026): 1.Low Tuck Kwong, pendiri...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In