ASPEK.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia mengecam serangan kelompok Houthi terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi. Indonesia mendesak seluruh pihak yang terlibat konflik untuk menghentikan serangan dan aksi balasan serta mengutamakan penyelesaian melalui jalur diplomasi.
Kecaman tersebut disampaikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui akun X, Senin (12/10/2026). Pemerintah Indonesia menyatakan keprihatinan mendalam atas meningkatnya eskalasi konflik di Yaman dan serangan lintas batas yang turut menyasar sejumlah bandara di Arab Saudi.
“Pemerintah Republik Indonesia kembali menyampaikan keprihatinan mendalam atas eskalasi konflik di Yaman dan serangan lintas batas, termasuk yang menargetkan sejumlah bandar udara di Arab Saudi. Serangan tersebut telah mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka, mengganggu operasional penerbangan sipil, serta berisiko serius terhadap keselamatan penerbangan. Indonesia juga sangat prihatin atas meningkatnya korban warga sipil dan memburuknya situasi kemanusiaan di Yaman,” tulis Kemlu RI.
Indonesia turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal dunia serta berharap para korban luka segera pulih. Pemerintah juga mengecam serangan yang menyasar atau berdampak terhadap warga sipil dan fasilitas sipil.
“Indonesia menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga para korban dan berharap agar para korban luka dapat segera pulih. Indonesia mengecam keras segala bentuk serangan terhadap warga sipil dan objek sipil serta menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dari dampak konflik bersenjata,” lanjut pernyataan tersebut.
Kemlu RI kemudian mendesak seluruh pihak terkait agar menghentikan serangan maupun aksi balasan. Indonesia juga mengingatkan pentingnya mematuhi hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional.
“Indonesia kembali mendesak seluruh pihak terkait untuk menghentikan serangan dan aksi balasan, menahan diri secara maksimal, serta memastikan seluruh tindakan sejalan dengan hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional,” tegas Kemlu RI.
Selain itu, Indonesia menekankan pentingnya menghormati kedaulatan dan integritas teritorial setiap negara di kawasan. Dialog dan diplomasi dinilai perlu dikedepankan untuk meredakan ketegangan serta mencari penyelesaian konflik secara damai.
“Indonesia juga menegaskan pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial seluruh negara di kawasan. Seluruh pihak terkait harus mengedepankan dialog dan diplomasi untuk meredakan ketegangan dan mencapai penyelesaian konflik secara damai,” imbuhnya.
Sebelumnya, serangan kelompok Houthi terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh dilaporkan menewaskan satu orang dan melukai 11 lainnya. Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA) mengonfirmasi korban meninggal dunia merupakan warga Pakistan.
Dilansir Anadolu Agency, Senin (12/10), para korban luka telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Serangan tersebut juga menyebabkan kerusakan material yang masih dalam proses penilaian.
Koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman menyebut sebuah proyektil tak dikenal menghantam Terminal 4 bandara pada Minggu (11/10) sore waktu setempat hingga memicu kebakaran.
Serangan itu terjadi sehari setelah insiden lain di bandara yang sama dilaporkan menewaskan 12 orang dan melukai lebih dari 300 orang. []















