• Latest
  • Trending
Aset Keuangan Islam Meningkat 3 Kali Lipat Pasca Krisis Global

Sri Mulyani: Kemenkeu Butuh 2 Tipe Pemimpin

FOTO: Apel Korps Prajurit Wanita TNI Hari Kartini 2021

HUT TNI Batal Digelar di Monas

DPR Minta Kejagung Serius Tangani Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan Rp22 T

DPR Kaji Kekuatan APBN soal Wacana SD hingga Kuliah Negeri Gratis

AS-Iran Lanjut Negosiasi Damai Kamis Ini

AS Ancam Tutup Operasi Maskapai Iran di Seluruh Dunia Mulai Besok

Menkeu Suahasil Tindak Impor Ilegal Senilai Rp 27 M

Menkeu Suahasil Tindak Impor Ilegal Senilai Rp 27 M

Pelita Air Tambah Rute Baru Balikpapan-Yogyakarta, ini Jadwalnya

Pelita Air Selipkan Tiket MotoGP Gratis di Kursi Penumpang

Laba Bersih Siloam Hospitals Rp150 Miliar Selama Covid

Grup Lippo Mau Akuisisi 14 RS Senilai Rp8,9 T

Daftar Negara yang Menjadi Surga Bitcoin

Bitcoin Tembus Rp 1,53 Miliar, Cetak Harga Tertinggi Sejak Januari

Menkop: Kopdes Merah Putih Wujud Pemikiran Soemitro

Manajer Kopdes Merah Putih Jadi Pegawai BUMN, Dikontrak 2 Tahun

Pertamina Perluas Akses Pasar Global 7 UMK di CAEXPO Tiongkok

Pertamina Perluas Akses Pasar Global 7 UMK di CAEXPO Tiongkok

Harga Emas Terancam Turun Lagi Usai The Fed Naikkan Suku Bunga

Harga Emas Antam Melorot Tipis, Simak Daftar Lengkapnya Hari Ini

Dolar AS Makin Kuat Setelah The Fed Naikkan Suku Bunga

Dolar AS Makin Perkasa, Pagi Ini Nyaris Sentuh Rp 17.900

Diteriaki Menteri Pembohong, Mentan Curhat ke Jokowi

Amran: Pegawai Pertanian yang Ditembak di Papua, Anaknya Dapat Beasiswa dan Diterima Kerja di Bulog

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, September 22, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Sri Mulyani: Kemenkeu Butuh 2 Tipe Pemimpin

by Aspek
Desember 15, 2022
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, LIFESTYLE, NEWS
Aset Keuangan Islam Meningkat 3 Kali Lipat Pasca Krisis Global

Menkeu Sri Mulyani Indrawati. [Dok. Kemenkeu]

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, membeberkan 2 tipe pemimpin yang dibutuhkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Hal itu, disampaikannya saat melantik 19 orang pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kemenkeu, di Jakarta, Rabu (14/12/2022). 

Dalam arahannya, Sri Mulyani berpesan agar para pejabat tersebut menjadi role model bagi jajaran di bawahnya. Untuk itu, kepemimpinan setiap pejabat sangat penting menjadi contoh bagi bawahan atau para staf.

BacaJuga

HUT TNI Batal Digelar di Monas

DPR Kaji Kekuatan APBN soal Wacana SD hingga Kuliah Negeri Gratis

AS Ancam Tutup Operasi Maskapai Iran di Seluruh Dunia Mulai Besok

Menkeu Suahasil Tindak Impor Ilegal Senilai Rp 27 M

Pelita Air Selipkan Tiket MotoGP Gratis di Kursi Penumpang

Grup Lippo Mau Akuisisi 14 RS Senilai Rp8,9 T

 “Leadership Matters. Kepemimpinan anda sangat menentukan kinerja dari Kementerian Keuangan. Kita sudah memahami what kind of leadership yang dibutuhkan di Kementerian Keuangan,” ujar Sri Mulyani. 

Dia memaparkan, ada 2 tipe pemimpin yang dibutuhkan Kementerian Keuangan.

Pertama, pemimpin yang bisa menjadi role model yang konsisten.

Kedua, pemimpin yang Walk The Talk atau menjalankan apa yang dikatakan. 

“Jangan menjadi pemimpin yang hanya berkata-kata tapi juga menjalankan apa yang dikatakan. Walk the talk. Itu penting, karena anda cukup dekat dengan anak buah, anak buah bisa melihat (apakah) pimpinan yang hanya berpuisi dan berpantun, atau dia mampu bekerja,” ungkap Sri Mulyani.

Dia juga mengingatkan bawahannya untuk tidak pernah berhenti belajar dalam upaya memperbaharui pengetahuan dan kompetensi teknis dalam bekerja di keseharian. 

Menkeu berharap jajaran di Kemenkeu selalu terus belajar atau continuous learning.

“Saya berharap culture untuk continuous learning dilakukan oleh semua jajaran dan posisi,” kata Sri Mulyani.

Dia menjelaskan, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama merupakan pemimpin kunci di dalam Kemenkeu, apalagi pejabat tersebut tersebar dalam memimpin kantor wilayah di berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, mereka juga bertanggung jawab untuk dapat memetakan berbagai isu dari berbagai sektor, seperti kesehatan, pangan, energi, pendidikan, sosial bahkan keamanan. 

Sebagai contoh, para Kepala Kantor Wilayah adalah kepanjangan tangan sekaligus wajah Kemenkeu di level regional. Salah satu hal yang harus dilakukan adalah untuk memperkuat komunikasi publik dalam wadah kolaborasi Kemenkeu Satu, melalui ALCO daerah dan Regional Chief Economist (RCE), agar stakeholders termasuk Pemerintah Daerah mendapatkan informasi yang utuh serta dapat memahami dan melaksanakan kebijakan-kebijakan yang ditetapkan.

Selanjutnya, Eselon II adalah key leaders di dalam merepresentasikan Indonesia di semua wilayah dan di semua isu. Di semua wilayah jelas, karena dibagi provinsi, kabupaten, kota. 

“Sedangkan di berbagai isu, misalnya kesehatan seperti pandemi, bisa menjadi isu pangan yang akan dan sedang dihadapi dunia, bisa menjadi isu energi, bisa isu mengenai kualitas sumber daya manusia, pendidikan, bisa isu mengenai masalah bantuan sosial, bisa isu keamanan. So many issues,” tutur Sri Mulyani dikutip dari sindonews.

Dia memaparkan, pelantikan pejabat di lingkungan Kemenkeu adalah sebuah agenda rutin organisasi untuk menempatkan orang yang tepat, the right person on the right place.  Setiap organisasi terus menerus akan dihadapkan pada kepentingan untuk mencari dan menetapkan orang yang tepat di jabatan dan tugas yang tepat. Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan organisasi yang terus-menerus harus dikelola. 

Menkeu menambahkan, Kemenkeu sebagai bendahara negara mendapatkan tugas mengelola keuangan negara dan selalu dihadapkan pada situasi serta kondisi lingkungan yang terus berubah. 

“Dari sisi keuangan negara, fungsi sebagai counter cyclical dan shock absorber terus dilakukan untuk menjaga melindungi rakyat dari ancaman kesehatan akibat dari pandemi, serta dari ancaman merosotnya kondisi sosial sehingga dapat menjadi ancaman pelemahan ekonomi. APBN selalu diandalkan akan ada di garis depan, karena APBN adalah simbol kehadiran negara bagi rakyatnya,” ujar Sri Mulyani.

Komentar
Share30Tweet19SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Jokowi Kenang Rachmat Gobel Sosok Menteri yang Baik dan Pekerja Keras

Di Penang, Jokowi Ingatkan Pemimpin untuk Memahami Rakyat

ASPEK.ID, PENANG - Presiden ke-7 RI Joko Widodo menyatakan, seorang pemimpin hendaknya memahami rakyat yang ia pimpin, bukan sekadar memahami...

Kebakaran Hutan 2019 Bikin Indonesia Rugi Rp 72 Triliun

DPR Desak Kemenkeu Cairkan Dana Darurat Rp290 M untuk Karhutla

ASPEK.ID, JAKARTA - Anggota Komisi IV DPR RI Rajiv mendesak Kementerian Keuangan mencairkan anggaran darurat sebesar Rp290 miliar untuk operasional...

Aset Keuangan Islam Meningkat 3 Kali Lipat Pasca Krisis Global

Sri Mulyani Lulus Seleksi Pimpin Penghimpunan Dana untuk Negara Miskin

Washington - Mantan menteri keuangan RI Sri Mulyani Indrawati terpilih sebagai Independent Co-Chair atau Ketua Bersama Independen dalam proses pengisian...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In