• Latest
  • Trending

Digugat Uni Eropa Soal Larangan Ekspor Nikel, Luhut Bentuk Tim

Merah Putih Dikibarkan di Dasar Laut

Merah Putih Dikibarkan di Dasar Laut

Direktur Freeport Achmad Didi Ardianto Mundur

Freeport Targetkan Produksi 700 Ribu Ons Emas hingga Akhir 2026

Update Gempa NTT: 25 Orang Meninggal di Manggarai dan Manggarai Timur

Update Jumlah Korban Gempa NTT: 68 Meninggal Dunia, 213 Luka

Peringatan 21 Tahun Damai Aceh Berakhir Ricuh, Kendaraan Dirusak

Usai Rusuh Aceh, Menkum Bakal Tuntaskan Pembahasan UU Otsus

Komdigi Minta Apple dan Google Hapus Aplikasi yang Berkaitan dengan Kampanye LGBT+

Tiga Agenda Prioritas Kemkomdigi Perkuat Kedaulatan Digital

Prabowo Ajak Heningkan Cipta untuk Korban Bencana di Daerah

Prabowo Berkalung Melati ini Maknanya

Jokowi-Gibran Apit Prabowo di HUT RI

Jokowi-Gibran Apit Prabowo di HUT RI

Jakarta Banjir, Sejumlah Rute Bus Transjakarta Tak Beroperasi

Hari ini Enam Rute Transjakarta hanya Beroperasi Hingga Pukul 18.00 WIB

Gibran Pakai Baju Adat Rote Sebagai Diplomasi Kekayaan Budaya

Gibran Pakai Baju Adat Rote Sebagai Diplomasi Kekayaan Budaya

Jejak Karier Kolonel Priyo Handoyo, Komandan Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka

Jejak Karier Kolonel Priyo Handoyo, Komandan Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka

Gempa M7,7 Guncang NTT, Dua Warg Meninggal Dunia di Sikka

Menteri Ikuti HUT ke-81 RI di Lokasi Gempa NTT

Waspada Penipuan Berkedok QRIS Palsu

Kabar Baik! BI Gratiskan Biaya QRIS buat Semua Merchant Per 1 Oktober 2026

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Agustus 18, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Digugat Uni Eropa Soal Larangan Ekspor Nikel, Luhut Bentuk Tim

by Zamzami Ali
Desember 3, 2019
in EKONOMI

ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan bahwa Uni Eropa menggugat Indonesia ke World Trade Organization (WTO) setelah Indonesia menghentikan ekspor bijih nikel per 1 Januari 2020.

“Enggak apa-apa, silakan saja,” kata Luhut dilansir dari laman Tempo dalam acara Rapat Kerja Kementerian Perhubungan di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (3/12/2019).

Sebelum mengajukan gugatan, Indonesia dan Uni Eropa akan menempuh tahap awal yaitu konsultasi. Indonesia pun bersedia meladeni konsultasi maupun gugatan ke WTO tersebut.

BacaJuga

Freeport Targetkan Produksi 700 Ribu Ons Emas hingga Akhir 2026

Purbaya Pastikan Defisit APBN 2027 di Bawah 3 Persen

Rp 2.322 Triliun Target Investasi RI pada 2027

Lion Group Mau Bangun Bengkel Pesawat di IKN

Prabowo Umumkan APBN 2027 Rp 4.097 T, Defisit 2,40%

Presiden: Indonesia Belum Swasembada Daging Sapi dan Kerbau

“Kami sudah siapkan tim,” kata lulusan terbaik dari Akademi Militer Nasional Angkatan 1970 itu.

Sebelumnya, surat pemberitahuan rencana gugatan disampaikan Wakil Tetap atau Duta Besar Uni Eropa kepada Duta Besar Indonesia di di Jenewa, Swiss, pada 22 November 2019.

“Uni Eropa akan mengajukan gugatan kepada Indonesia,” kata Wakil Tetap Indonesia untuk PBB, WTO, dan Organisasi Internasional lainnya di Jenewa, Duta Besar Hasan Kleib, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Gugatan tersebut dilayangkan Uni Eropa yang menilai bahwa kebijakan Indonesia melanggar sejumlah ketentuan dalam The General Agreement of Tariffs and Trade (GATT), sebuah perjanjian pendahulu dari WTO.

Kebijakan itu yakni pembatasan ekspor untuk produk mineral, khususnya nikel, bijih besi, dan kromium yang digunakan sebagai bahan baku industri stainless steel di Uni Eropa. 

Menko Lhut juga menegaskan, keputusan pelarangan ekspor nikel mulai tahun depan dilakukan semata-mata untuk meningkatkan nilai tambah dari komoditas ini. Keputusan ini pun, kata dia, seusai dengan perintah UU.

Komentar
Share17Tweet11SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Ekspor Nikel Indonesia Bisa Berkurang 5 Juta Ton pada 2026

Ekspor Nikel Indonesia Bisa Berkurang 5 Juta Ton pada 2026

Jakarta - Ekspor produk nikel Indonesia berpotensi berkurang hingga 5 juta ton pada 2026 ini. Penurunan tersebut dipicu pengetatan produksi...

Bahlil: Mayoritas Cuan Hilirisasi Nikel Lari ke Asing

Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengaku pernah diperingatkan oleh Wakil Presiden ke-10 dan ke-12...

BUMN Harus Ambil Alih Pembangunan Smelter Freeport

Presiden: Hilirisasi Menuju Indonesia Maju pada 2045

Presiden Joko Widodo menghadiri pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) masa bakti tahun 2023-2028 yang diselenggarakan pada...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In