• Latest
  • Trending

Industri Otomotif Diproyeksi Mampu Topang Ekspor Nasional

Mulai Juli, RI-China Gunakan Yuan

Negara-negara Afrika Beralih ke Yuan China, Kurangi Dollar AS

Hak Tuntut Manfaat JKK 5 Tahun, Jaminan Kematian Jadi Rp20 Juta

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan 2027 Tak Naik

Jasa Tirta II Luncurkan Project Konservasi Budidaya Ikan Ramah Lingkungan

HUT RI, Nelayan Diimbau Tidak Melaut

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK Dukung Insentif BI Bagi Bank yang Pegang SBN dan SRBI

Update Gempa NTT: 25 Orang Meninggal di Manggarai dan Manggarai Timur

Pertamina Patra Niaga Kirim Bantuan ke NTT

Peringatan 21 Tahun Damai Aceh Berakhir Ricuh, Kendaraan Dirusak

Polisi Bebaskan Warga yang Bentrok dengan Aparat di Hari Damai Aceh

Hari Damai Aceh ke-21 Berakhir Ricuh

Polisi Pastikan Aceh Tetap Kondusif Usai Kericuhan Hari Damai

Peringatan 21 Tahun Damai Aceh Berakhir Ricuh, Kendaraan Dirusak

Forkompimda Aceh Bahas Akar Kerusuhan pada Hari Damai Aceh

Lomba Panjat Pinang Dilarang di Aceh Barat

Lomba Panjat Pinang Dilarang di Aceh Barat

9 Kampus Terbaik di Indonesia Versi The Times Higher Education

Presiden Minta Kampus Terlibat Bangun Giant Sea Wall

NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

Dua Pos Polisi di Surabaya Dilempar Benda Diduga Molotov oleh OTK

Dua Pos Polisi di Surabaya Dilempar Benda Diduga Molotov oleh OTK

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Agustus 17, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Industri Otomotif Diproyeksi Mampu Topang Ekspor Nasional

by Zamzami Ali
Desember 14, 2019
in EKONOMI

BacaJuga

Purbaya Pastikan Defisit APBN 2027 di Bawah 3 Persen

Rp 2.322 Triliun Target Investasi RI pada 2027

Lion Group Mau Bangun Bengkel Pesawat di IKN

Prabowo Umumkan APBN 2027 Rp 4.097 T, Defisit 2,40%

Presiden: Indonesia Belum Swasembada Daging Sapi dan Kerbau

Utang Pemerintah Rp10.000 Triliun, Apakah Masih Aman?

ASPEK.ID, JAKARTA – Pemerintah memproyeksikan industri otomotif mampu menopang ekspor nasional, dengan memacu daya saing daya saing agar mampu memberikan kontribusi positif terhadap devisa negara.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, dimana salah satu hal yang dilakukan adalah mendorong investasi di sektor otomotif dan mendorong industri memproduksi produk otomotif yang berorientasi ekspor.

“Seperti yang telah ditegaskan oleh Presiden, sekarang fokus kerja pemerintah adalah untuk mengurangi impor dan meningkatkan ekspor, serta menambah investasi,” kata Menperin Agus Gumiwang dilansir laman Antara di Jakarta, Jum’at (13/12).

Indonesia dikatakannya memiliki target ekspor mobil produksi Tanah Air mencapai satu juta unit pada tahun 2025 dan terus meningkat hingga 1,75 juta unit pada 2035.

Sementara ini, ekspor kendaraan kendaraan utuh atau Completely Built Unit (CBU) di tahun 2018 mencapai 250 ribu unit dengan pangsa pasar sekitar 80 negara di dunia termasuk lima negara tujuan utama ekspor, yaitu Filipina, Arab Saudi, Jepang, Meksiko dan Vietnam.

“Tahun ini, ekspor kendaraan CBU ditargetkan mencapai 400 ribu unit,” kata dia.

Untuk merealisasikannya, Kemenperin terus mengupayakan komitmen dari prinsipal untuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi yang berorientasi ekspor.

Menperin menuturkan, kemudian guna mencapai target tersebut, pada November 2019 lalu Kemenperin telah melakukan berbagai usaha, salah satunya bertemu dengan sejumlah perusahaan otomotif ternama Jepang.

Dari hasil kunjungan tersebut, Menperin mendapat laporan tentang rencana ekspansi dari Toyota Group sebesar Rp28,3 triliun. Termasuk pengembangan Toyota, Daihatsu, dan Hino.

“Investasi ini akan direalisasikan dalam periode lima tahun, yakni 2019-2023 untuk mengembangkan bisnis di Indonesia,” jelas Menteri yang akrab disapa AGK tersebut.

Di samping itu, Honda menyampaikan akan merealisasikan investasi sebesar Rp5,1 triliun pada periode 2019-2023 di Indonesia.

“Investasi tersebut untuk model baru dan pendalaman industri, lokalisasi dan sebagainya. Karena memang salah satu nilai positif dari Honda adalah menempatkan pusat penelitian dan pengembangannya di Indonesia,” jelasnya.

Komentar
Share16Tweet10SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

5 Alasan Rental Mobil Lebih Untung

Menperin Agus Yakin Penjualan Mobil 2026 Lampaui Target 850 Ribu Unit

Tangerang – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita optimistis penjualan kendaraan bermotor nasional pada 2026 dapat melampaui target 850.000 unit....

5 Alasan Rental Mobil Lebih Untung

5 Alasan Rental Mobil Lebih Untung

Berikut ini 5 alasan sewa nobil  untuk  operasional perusahaan lebih menguntungkan 1.Fleksibel, bisa pilih jenis armada dan durasi sewa sesuai...

Laba Toyota Anjlok 74 Persen

10 Mobil Terlaris di RI 2023

Daftar mobil terlaris di Indonesia pada 2023 ini masih dihuni wajah-wajah lama. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), secara total...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In