• Latest
  • Trending

Realisasi Inflasi 2019 Terendah Sejak 1999

Cadangan Devisa September 2019 Setara 7,2 Bulan Impor

BI-ASPI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

KPK Respons Wacana Pengadilan Ad Hoc Usut Korupsi BUMN

Update Gempa NTT: 25 Orang Meninggal di Manggarai dan Manggarai Timur

Pemerintah Siapkan Rp 5 Triliun untuk Penanganan Bencana

Dirut Pertamina Turun Langsung ke Flores, Pastikan Pasokan BBM Aman

Dirut Pertamina Turun Langsung ke Flores, Pastikan Pasokan BBM Aman

BEM UI Demo di Bundaran HI, Ajukan 8 Tuntutan

BEM UI Demo di Bundaran HI, Ajukan 8 Tuntutan

NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

Pemerintah Belum Buka Bantuan Asing untuk Tangani Gempa NTT

Pertamina Gelar Upacara HUT RI di Dasar Laut

Pertamina Gelar Upacara HUT RI di Dasar Laut

Merah Putih Dikibarkan di Dasar Laut

Merah Putih Dikibarkan di Dasar Laut

Direktur Freeport Achmad Didi Ardianto Mundur

Freeport Targetkan Produksi 700 Ribu Ons Emas hingga Akhir 2026

Update Gempa NTT: 25 Orang Meninggal di Manggarai dan Manggarai Timur

Update Jumlah Korban Gempa NTT: 68 Meninggal Dunia, 213 Luka

Peringatan 21 Tahun Damai Aceh Berakhir Ricuh, Kendaraan Dirusak

Usai Rusuh Aceh, Menkum Bakal Tuntaskan Pembahasan UU Otsus

Komdigi Minta Apple dan Google Hapus Aplikasi yang Berkaitan dengan Kampanye LGBT+

Tiga Agenda Prioritas Kemkomdigi Perkuat Kedaulatan Digital

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Agustus 18, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Realisasi Inflasi 2019 Terendah Sejak 1999

by Zamzami Ali
Januari 4, 2020
in EKONOMI

ASPEK.ID, JAKARTA – Laju inflasi Indonesia sepanjang tahun 2019 tercatat hanya 2,72% yoy. Capaian ini cenderung mendekati batas bawah rentang target Bank Indonesia yang sebesar 2,5% – 4,5%.

Laju inflasi Desember 2019 secara bulanan hanya mencapai 0,34% mom, sedikit naik dibandingkan dengan inflasi November 2019 yang sebesar 0,14% mom.

Sementara itu, inflasi bulanan didorong oleh faktor musiman yang juga bertepatan dengan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2020.

BacaJuga

Pemerintah Siapkan Rp 5 Triliun untuk Penanganan Bencana

Freeport Targetkan Produksi 700 Ribu Ons Emas hingga Akhir 2026

Purbaya Pastikan Defisit APBN 2027 di Bawah 3 Persen

Rp 2.322 Triliun Target Investasi RI pada 2027

Lion Group Mau Bangun Bengkel Pesawat di IKN

Prabowo Umumkan APBN 2027 Rp 4.097 T, Defisit 2,40%

Stabilnya inflasi dipengaruhi oleh ekspektasi inflasi yang masih terjaga, nilai tukar rupiah dibanding USD yang stabil, dan koordinasi yang sangat baik antara BI dan Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun di tingkat daerah.

Pada Desember 2019, indeks harga kelompok bahan makanan mengalami kenaikan terbesar, 0,78% mom, dari 0,37% mom pada bulan November 2019 diikuti oleh sektor transportasi, komunikasi dan jasa keuangan yang mengalami kenaikan cukup signifikan menjadi sebesar 0,58% mom dari sebelumnya mengalami deflasi sebesar 0,07% pada November 2019 dan deflasi 0,08% pada Oktober 2019.

Apabila dilihat secara lebih detail, inflasi inti selama tahun 2019 juga terjaga. Pada tahun 2019, inflasi inti turun menjadi 3,02% dari 3,07% pada tahun 2018. Sementara inflasi harga yang bergejolak atau volatile foods tercatat sebesar 4,3% pada tahun 2019.

Jika dilihat dari sisi andil inflasi, komponen inti, komponen harga yang diatur oleh pemerintah, dan harga yang bergejolak masing-masing memberikan sumbangan sebesar 0,06%, 0,12%, dan 0,16% pada tahun 2019.

Diperkirakan, masih terbuka ruang bagi penurunan suku bunga tahun ini sebanyak 25 bps menjadi 4,75% karena laju inflasi yang stabil.

Selain inflasi, beberapa hal ke depan yang menjadi fokus dan memiliki pengaruh terhadap arah bauran kebijakan BI salah satunya adalah perlambatan ekonomi global, pasar keuangan global yang semakin stabil dan pertumbuhan ekonomi domestik yang masih terjaga.

Selain itu ada neraca transaksi berjalan yang terus membaik, stabilnya nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit yang melambat dan kondisi likuiditas perbankan yang masih ketat.

Komentar
Share43Tweet27SendShareShare8Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Ekspor Juli 2020 Lebih Tinggi dari Juni 2020

BPS: RI Inflasi Tahunan 2,88 Persen pada Juli 2026

Jakarta -  Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia mengalami inflasi sebesar 2,88 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada Juli 2026....

Waspadai, Deflasi 5 Bulan Picu Lonjakan Kredit Bermasalah

Fenomena deflasi yang terjadi di Indonesia selama 5 bulan beruntun nyatanya dapat memicu kenaikan rasio kredit bermasalah (nonperforming loan/NPL) perbankan. ...

Usai Dilantik, Mendag  Cek Harga ke Pasar

RI Deflasi 3 Bulan Beruntun, Bisa Resesi

Jakarta -  Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat Indonesia mengalami deflasi 0,18 persen pada Juli 2024 secara bulanan. Plt Kepala...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In