ASPEK.ID, ACEH – Jokowi berkomitmen untuk mendorong agar investasi dapat masuk ke daerah di ujung Sumatera itu. Saat ini pun, kata dia, ia juga akan membantu agar investasi UEA dapat mengalir ke Aceh.
Lebih lanjut, Presiden menyampaikan telah memerintahkan menteri agar menyiapkan tim untuk nanti berangkat bersama-sama di bulan Maret awal. “Bersama-sama dengan dengan gubernur dan timnya untuk bertemu langsung dengan Syekh Muhammad bin Zaid Al Nahyan di Abu Dhabi. Karena beliau langsung ngomong pada saya. Keinginannya untuk membawa arus modal ke Provinsi Aceh,” kata Presiden.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga mengungkapkan, bahwa sejumlah investor kelas kakap internasional terpikat untuk menanamkan modalnya di sejumlah wilayah Aceh.
“Saya juga mendorong tidak sekali, 2 kali, 3 kali, 4 kali, 5 kali agar investasi arus modal masuk ke Provinsi Aceh,” kata Jokowi.
Oleh sebab itu, kata Jokowi, melalui momentum Kenduri Kebangsaan itu ia mengajak semua pihak mulai dari masyarakat, pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk berkolaborasi menyelesaikan persoalan dan tantangan yang ada di Aceh.
“Kalau ada persoalan yang kecil jangan dibesar-besarkan, kalau ada yang bisa disederhanakan segera dilaksanakan dan jika masalah besar mari kita duduk selesaikan bersama,” kata Presiden.
Untuk diketahui, Kenduri Kebangsaan yang digagas oleh Yayasan Sukma Bangsa dan Forbes DPR DPD RI itu bertujuan untuk membangun kembali semangat ke-Acehan, ke-Islaman dan ke-Indonesiaan. Kedua, ingin mempersatukan seluruh elemen masyarakat Aceh, dan ketiga meningkatkan kesadaran masyarakat terkait keacehan sebagai suatu warna dan kekayaan bangsa Indonesia yang harus dijaga.
















