• Latest
  • Trending
NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

Asing Tawarkan Bantuan untuk Gempa NTT

72 Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan MBG

Kemenkeu Potong Anggaran BGN Rp38 T

RUPST Pertamina Tetapkan Dua Komisaris Baru

Survei: Pertamina BUMN yang Paling Diingat Publik

Garuda Indonesia Masih Layani Penerbangan Domestik

Dirut Garuda Diganti Momentum Pembenahan Manajemen, Masih Rugi Rp2,03 T

Dukung MotoGP Mandalika 2026, Pelindo Marine Perkuat Konektivitas Maritim Lombok

Dukung MotoGP Mandalika 2026, Pelindo Marine Perkuat Konektivitas Maritim Lombok

Tim Gabungan Gerebek Dua Sarang Narkoba di Jakbar, 24 Orang Diamankan

Tim Gabungan Gerebek Dua Sarang Narkoba di Jakbar, 24 Orang Diamankan

72 Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan MBG

Program MBG Sudah Habiskan Anggaran Rp 153,2 Triliun

Ini Instruksi Prabowo kepada Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

Djaka Budhi: Cukai Minuman Manis Ditargetkan Berlaku 2027

Perang Timur Tengah Meluas, Milisi Pro-Iran Gempur Israel dan Pangkalan AS

Menkeu Suahasil; Pertumbuhan Global Melambat, Ekonomi Geopolitik Masih Memanas

KPK Beri Sinyal Periksa Konglomerat  Haji Isam

Haji Isam Kuasai 30,25 Persen Saham Bayan Resources

Satgas Pangan Polri Terbitkan Edaran Pembatasan Penjualan Sembako

Bulog Serap 4,11 Juta Ton Beras Petani, Lampaui Target 2026

Pesawat Terbakar Kena Roket Houthi, Bandara Saudi Setop Penerbangan

Pesawat Terbakar Kena Roket Houthi, Bandara Saudi Setop Penerbangan

Konsumsi Avtur di Jawa Tengah Alami Kenaikan

Jelang MotoGP Mandalika, Konsumsi Avtur di Lombok Naik 48%

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Oktober 10, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Asing Tawarkan Bantuan untuk Gempa NTT

by Aspek
Agustus 18, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

Kerusakan akibat gempa di NTT (Foto: ANTARA FOTO/GECIO VIANA)

ASPEK.ID, JAKARTA – Sejumlah pemimpin dunia menyampaikan belasungkawa mendalam sekaligus menawarkan bantuan kemanusiaan bagi Indonesia menyusul gempa yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dukungan internasional ini mengalir tepat saat bangsa Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia pada Senin, 17 Agustus 2026.

Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, menyatakan kesiapan negaranya untuk membantu proses pemulihan akibat gempa NTT. Dalam surat resmi yang dikutip oleh The Straits Times (17/08/2026), PM Wong menegaskan komitmen Singapura sebagai negara tetangga terdekat.

BacaJuga

Kemenkeu Potong Anggaran BGN Rp38 T

Survei: Pertamina BUMN yang Paling Diingat Publik

Dirut Garuda Diganti Momentum Pembenahan Manajemen, Masih Rugi Rp2,03 T

Dukung MotoGP Mandalika 2026, Pelindo Marine Perkuat Konektivitas Maritim Lombok

Tim Gabungan Gerebek Dua Sarang Narkoba di Jakbar, 24 Orang Diamankan

Program MBG Sudah Habiskan Anggaran Rp 153,2 Triliun

“Saya sedih mendengar jatuhnya korban jiwa dan kehancuran yang disebabkan oleh gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 17 Agustus 2026. Singapura siap membantu dalam upaya bantuan dengan cara apa pun yang kami bisa, dan mendukung pemulihan daerah-daerah yang terdampak,” ujar PM Lawrence Wong.

Dari Seoul, Presiden Korea Selatan, Lee Jae-myung, juga menyampaikan simpati kepada para korban melalui saluran diplomatik.

Berdasarkan laporan The Korea Times pada 17 Agustus 2026, Presiden Lee Jae-myung memastikan Korea Selatan berdiri bersama Indonesia dalam menghadapi bencana ini.

“Saya menyampaikan belasungkawa dan simpati yang sedalam-dalamnya kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan, yang terdampak oleh gempa bumi mematikan tersebut,” ungkap Presiden Lee Jae-myung.

Ia menambahkan bahwa pemerintah Korea Selatan mendoakan pemulihan yang cepat bagi rakyat Indonesia.

Dukungan serupa datang dari Beijing. Presiden China, Xi Jinping, mengirimkan pesan resmi yang dipublikasikan oleh Gov.cn pada 17 Agustus 2026. Dalam pesannya, Xi menyatakan kesiapan China untuk mengulurkan bantuan teknis.

“Atas nama pemerintah dan rakyat China, saya ingin menyampaikan belasungkawa mendalam kepada para korban dan menyampaikan simpati tulus kepada keluarga yang berduka serta mereka yang terluka. Pihak China siap memberikan bantuan semaksimal mungkin untuk pekerjaan bantuan bencana,” kata Presiden Xi Jinping.

Sementara itu, Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, melalui pernyataan resmi di laman President.ir, Senin (17/08/2026), menyampaikan solidaritas kepada pemerintah dan rakyat Indonesia.

“Pemerintah dan rakyat Iran menyampaikan simpati mereka kepada pemerintah dan rakyat Indonesia yang bersahabat,” tulis pernyataan tersebut, yang juga menekankan kesiapan Teheran dalam memberikan dukungan logistik jika diperlukan.

Amerika Serikat, melalui Kedutaan Besar di Jakarta, turut memberikan pernyataan lewat situs resmi id.usembassy.gov, Senin (17/08/2026). Di tengah ucapan selamat Hari Kemerdekaan Indonesia, AS menegaskan penuh sikap kemitraannya.

“Pikiran kami bersama masyarakat NTT yang terkena dampak gempa bumi ini. Amerika Serikat tetap menjadi mitra kuat Indonesia dan siap memberikan dukungan,” tulis pihak Kedutaan AS.

Pemerintah Indonesia sendiri hingga saat ini memastikan belum berencana membuka bantuan internasional untuk menangani gempa NTT.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengatakan pemerintah masih mampu menangani kebutuhan masyarakat terdampak berdasarkan pemantauan kondisi di lapangan.

“Belum ya. Nanti kita lihat karena berdasarkan laporan juga kami kebetulan lakukan setiap hari memonitor teman-teman di lapangan, semua masih bisa kita tangani dengan baik,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (17/8/2026).

Menurut Prasetyo, kebutuhan dasar masyarakat terdampak, mulai dari logistik hingga pengungsian, masih dapat dipenuhi pemerintah. Karena itu, bantuan dari negara lain belum menjadi kebutuhan dalam penanganan darurat saat ini.

Selain memastikan kebutuhan dasar masyarakat, pemerintah juga mulai mengidentifikasi kebutuhan pembangunan hunian sementara (Huntara) dan hunian tetap (Huntap) bagi warga terdampak gempa.

“Baik kebutuhan logistik, apa pengungsian, bahkan rencana-rencana untuk perbaikan baik Huntara maupun Huntap itu pun sudah dalam proses diidentifikasi,” ujar Prasetyo.

 

Komentar
Share11Tweet7SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Gempa M7,7 Guncang NTT, Dua Warg Meninggal Dunia di Sikka

Wamenkes: Relawan Medis di Gempa NTT Diberi Rp 350.000/Hari

  ASPEK.ID, JAKARTA -  Pemerintah pastikan bakal memberikan uang harian kepada relawan yang dikirim Kementerian Kesehatan untuk turun ke wilayah...

Pertamina Salurkan Makanan dan Obat ke Pelosok NTT

Pertamina Salurkan Makanan dan Obat ke Pelosok NTT

  ASPEK.ID, MANGGARAI - Tim gabungan relawan Pertamina Patra Niaga, Pertamina Foundation dan relawan lokal berhasil menembus Dusun Watu Hedok,...

Prabowo ke Riau, Pastikan Karhutla Padam

Hari Ini, Prabowo ke NTT Tinjau Penanganan Gempa Flores

    ASPEK.ID, JAKARTA -  Presiden Prabowo Subianto hari ini dijadwalkan berkunjung ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk meninjau langsung...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In