ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melakukan perombakan terhadap susunan Direksi dan Komisaris PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk, Jum’at (15/5).
Perombakan tersebut dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Auditorium Graha PGAS Lantai 2, Jakarta.
Erick Thohir memberhentikan Gigih Prakoso Soewarto dari jabatan Direktur Utama dan mengangkat Suko Hartono sebagai penggantinya.
Suko Hartono adalah Alumnus ITB 1993 Jurusan Teknik Kimia. Dia pernah menjadi Vice President Senior Expert Residential PGN (2016-2017), Kepala Divisi Pengembangan Bisnis, Produk dan Teknologi PGN (2015-2016), General Manager SBU Distribusi I PGN (2013-2015), dan Direktur Utama PT Gagas Energi Indonesia, anak perusahaan PGN, (2011-2013).
Jabatan terakhir pria kelahiran Jawa Timur pada 1968 silam ini adalah Direktur Utama PT Pertamina Gas.
Selain itu, RUPST PGN juga memberhentikan secara Desima E. Siahaan Direktur dari SDM & Umum dan menggantinya dengan Beni Syarif Hidayat dan Direktur Komersial Dilo Seno Widagdo digantikan oleh Fariz Azis.
Selain itu, Mas’ud Khamid juga diberhentikan dari jabatan Komisaris PT PGN setelah diangkat pada April 2019 lalu. Dia digantikan oleh Warih Sadono yang saat ini juga menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Implementasi Kebijakan Strategis Kementerian BUMN.














