ASPEK.ID, JAKARTA – Pemerintah menggandeng tiga perusahaan jasa keuangan serta satu perusahaam e-commerce sebagai mitra pembayaran Kartu Prakerja. Perusahaan tersebut yakni DANA, Shopee, BRI dan Bank Mandiri.
Ia menuturkan komitmen ini telah ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) kepada empat calon mitra tersebut.
“Kami telah menandatangani MoU bersama DANA, Shopee, BRI, dan Mandiri. Tetapi ini masih MoU. Finalnya kan masih perjanjian kerja sama. Karena memuat hal-hal yang lebih detail, teknis tentang hak dan kewajiban dan sebagainya,” kata Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari di Jakarta Rabu (16/9).
Saat ini, lanjut Denni pihak terus melakukan kordinasi dan sinergi untuk melakukan integrasi teknis dengan para calon mitra yang prosesnya kemungkinan membutuhkan waktu cukup lama.
Hal tersebut juga perlu disesuaikan dengan kemampuan sumber daya manusia (SDM) di manajemen Pelaksana Kartu Prakerja. Terutama engineering maupun operasi.
“Jadi sekarang ini dalam proses integrasi untuk kemudian menambah mitra pembayaran baru,” katanya.
Sebelumnya, GoPay BNI, LinkAja, dan OVO telah resmi ditetapkan sebagai mitra pembayaran Kartu Prakerja.
Artinya, para peserta program Kartu Prakerja dapat menggunakan insentif nontunai dari menggunakan aplikasi dompet digital atau rekening bank yang disediakan empat mitra pembayaran tersebut.













