• Latest
  • Trending
Serangan Rudal ke Iran, Israel Tutup Wilayah Udara dan Aktifkan Sirene

Karhutla dan Abu Anak Krakatau Ancam Aktivitas Ekonomi Hingga Rp 123,1 Triliun

Tiga Alarm yang Menguji Keseriusan Negara

10 Relawan Gugur saat Padamkan Karhutla

Jimly Asshiddiqie: Alex Noerdin Bukan Orang Jahat

Eks Ketua MK: Polemik Ijazah Gibran Hanya Habis Waktu dan Energi, Publik Harus Rasional

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

Ada Ancaman Keamanan, Wapres Gibran Mendadak Batal ke Yahukimo Papua

PSI Ada Standar Ganda Politik Dinasti, Gibran Dibandingkan dengan AHY dan Puan

Di Harvard University, JK Sebut Empat Tekanan Ekonomi RI

Di Harvard University, JK Sebut Empat Tekanan Ekonomi RI

RI Beli LPG dari Abu Dhabi Senilai Rp28 T

Kajian INDEF: Tiga Jalur Guncangan Global Mengancam Ekonomi Indonesia

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Tujuh Provinsi Terdampak Karhutla Terima Bantuan Operasional Rp1,23 Triliun

Prabowo: Prestasi 2 Tahun Pemerintah Perlu Kita Banggakan Tidak Boleh Sombong

Prabowo: Filosofi Ekonomi Indonesia Sudah Melenceng dari UUD 1945

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Karhutla

BNPB: Dry Ice Bukan Untuk Padamkan Api

Sritex Akui Tak Terdampak Langsung Virus Corona

Survei Kadin: Minat Pengusaha Berinvestasi Semakin Melemah

Forbes Umumkan 10 Orang Terkaya di Dunia 2026

Elon Musk Donasi Rp 6,62 Triliun ke Partai Republik Pemilu AS

9 Kampus Terbaik di Indonesia Versi The Times Higher Education

Wamen Stella: Lulusan PT ada yang Tidak Tahan Banting

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, Oktober 23, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Karhutla dan Abu Anak Krakatau Ancam Aktivitas Ekonomi Hingga Rp 123,1 Triliun

by Aspek
September 8, 2026
in BERITA TERBARU, EKONOMI
Serangan Rudal ke Iran, Israel Tutup Wilayah Udara dan Aktifkan Sirene

Asap mengepul di langit Teheran pada Sabtu (28/2) waktu setempat (AFP/ATTA KENARE)

 

ASPEK.ID, JAKARTA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta erupsi Anak Krakatau menimbulkan gangguan berlapis terhadap aktivitas ekonomi Indonesia.

Center of Economic and Law Studies (CELIOS) memperkirakan karhutla sepanjang Januari hingga Agustus 2026 memiliki potensi kerugian ekonomi dan kesehatan sebesar Rp 39,29 triliun hingga Rp 123,1 triliun. Angka tersebut merupakan proyeksi risiko, bukan kerugian riil yang telah terkonfirmasi.

BacaJuga

10 Relawan Gugur saat Padamkan Karhutla

Eks Ketua MK: Polemik Ijazah Gibran Hanya Habis Waktu dan Energi, Publik Harus Rasional

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

Di Harvard University, JK Sebut Empat Tekanan Ekonomi RI

Kajian INDEF: Tiga Jalur Guncangan Global Mengancam Ekonomi Indonesia

Tujuh Provinsi Terdampak Karhutla Terima Bantuan Operasional Rp1,23 Triliun

Estimasi CELIOS juga hanya memperhitungkan dampak karhutla dan belum memasukkan potensi kerugian akibat gangguan vulkanik Anak Krakatau. Dampak karhutla terhadap aktivitas masyarakat juga terlihat di Kalimantan Tengah.

Analis Pasar Keuangan EBC Financial Group Sana Ur Rehman mengatakan gangguan tersebut menunjukkan bagaimana kejadian fisik di luar sektor keuangan dapat dengan cepat memengaruhi aktivitas ekonomi.

“Penutupan tujuh bandara di hari Senin pagi yang memengaruhi lebih dari 270.000 penumpang menunjukkan betapa cepatnya peristiwa fisik melumpuhkan aktivitas ekonomi normal. Di saat bersamaan, CELIOS menempatkan potensi kerugian ekonomi dan kesehatan akibat karhutla tahun ini hingga mencapai Rp 123,1 triliun. Pertanyaan terbesarnya bagi Indonesia adalah bagaimana disrupsi yang berulang ini memengaruhi jadwal pengiriman, perencanaan ekspor, dan kredibilitas harga” katanya seperti dikutip dari pernyataan EBC Financial Group, Senin (7/9/2026).

Menurutnya, gangguan yang berulang dapat memengaruhi jadwal pengiriman, perencanaan ekspor, dan kredibilitas harga komoditas. Kabut asap karhutla menekan aktivitas ekonomi melalui berkurangnya mobilitas masyarakat, perubahan rutinitas sekolah dan gangguan perjalanan kerja.

 

Komentar
Share17Tweet11SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Tiga Alarm yang Menguji Keseriusan Negara

10 Relawan Gugur saat Padamkan Karhutla

  ASPEK.ID, JAKARTA - Berdasarkan data, 10 relawan gugur saat padamkan karhutla hingga Jumat (23/10/2026). Sebanyak enam orang meninggal dunia...

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Tujuh Provinsi Terdampak Karhutla Terima Bantuan Operasional Rp1,23 Triliun

  ASPEK.ID, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono mengatakan, tujuh provinsi penerima bantuan terdampak...

Parlemen Malaysia Tegur Prabowo Pakai Bahasa Jawa Kasar

Parlemen Malaysia Tegur Prabowo Pakai Bahasa Jawa Kasar

ASPEK.ID, KUALA LUMPUR -  Anggota parlemen Malaysia Kalam Salan menyampaikan pesan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto agar segera mengatasi kebakaran...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In