• Latest
  • Trending

Toshiba Tolak Pesanan Mesin Listrik Batu Bara

Satgas Pangan Polri Terbitkan Edaran Pembatasan Penjualan Sembako

Tiga  Komoditas ini Memicu Inflasi Nasional 

Prabowo Copot Purbaya, Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu

Prabowo Copot Purbaya, Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu

Purbaya Ragu Anggaran MBG Rp 335 T Terserap Penuh, Efisiensi Jadi Opsi

Isu Reshuffle Mencuat, Purbaya dan Pratikno Dikabarkan Bakal Diganti?

Rupiah Menguat 5 Poin ke Rp14.025

Purbaya Minta Pemda Tak Simpan Uang di Bank

SAR Masih Cari 140 Korban Kapal Virgo Transport 8 yang Hilang di Laut Jawa

Update KM Virgo: 114 Korban Dievakuasi, 129 Orang Masih Dicari

Rupiah Bangkit di Tengah Gejolak Global, BI Ungkap Kuncinya

Rupiah Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp 17.607

Harga Emas Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Lagi, Segini Harganya

Klasemen Liga Inggris Usai Man City Bungkam MU

Klasemen Liga Inggris Usai Man City Bungkam MU

Pertamina Tambah Titik Operasional BBM Satu Harga di NTB

Pertamina Operasikan 25 SPBU 24 Jam Kurangi Antrean BBM

Dua Truk Pos Indonesia Ikut Tenggelam Bersama KMP Virgo

Media Asing Kupas Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8

Prabowo Dorong Negara BRICS Mengubah Kelemahan Menjadi Kekuatan

Prabowo Bawa 3 Pesan Utama di KTT BRICS

Banggar DPR Tolak Pangkas Subsidi BBM

Cegah Antrean Panjang, SPBU Terapkan Ganjil Genap Isi BBM Bersubsidi

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, September 14, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Toshiba Tolak Pesanan Mesin Listrik Batu Bara

by Aspek
November 12, 2020
in EKONOMI

ASPEK.ID, JAKARTA – Kepala Eksekutif Toshiba Nobuaki Kurumatani mengatakan bahwa perusahaan Jepang sedang mempersiapkan perubahan paradigma di sektor energi global.

Toshiba menolak pesanan untuk pembangkit listrik berbahan bakar batu bara karena dorongan menuju energi terbarukan semakin meningkat.

Dia menguraikan rencana perusahaan untuk melipatgandakan ukuran bisnis energi terbarukan yang mencakup pembangunan pembangkit listrik tenaga angin, panas bumi, dan tenaga air.

BacaJuga

Tiga  Komoditas ini Memicu Inflasi Nasional 

Purbaya Minta Pemda Tak Simpan Uang di Bank

Rupiah Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp 17.607

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Lagi, Segini Harganya

Anggota DPR Masuk Desil 4, BPS Jelaskan Penyebab

Buka Rekening 200 Juta Warga, Pemerintah Siapkan Rp11 Triliun

“Kami telah memutuskan untuk berhenti menerima pesanan pembangkit listrik tenaga panas berbahan bakar batu bara yang mengeluarkan karbon dioksida dalam jumlah besar,” tegasnya, dikutip dari The Telegraph, Kamis (11/12/2020).

Batubara digantikan oleh gas di banyak pembangkit listrik di seluruh dunia karena upaya untuk mengurangi emisi karbon. Jumlah pembangkit listrik global dari batu bara turun 3 persen tahun lalu, penurunan terbesar selama hampir 30 tahun.

Di Inggris, pembangkit listrik Yorkshire Drax telah mengubah empat dari enam unitnya dari batu bara menjadi biomassa dan berencana untuk mengubah dua lainnya menjadi gas.

Presiden terpilih AS Joe Biden kemungkinan akan mempercepat pergeseran menuju energi terbarukan dan berjanji untuk mengikat AS sekali lagi pada Perjanjian Paris untuk mengekang pemanasan global setelah ditinggalkan oleh Presiden Trump.

Biden juga menegaskan AS akan menginvestasikan lebih dari US$400 miliar (£305 miliar) untuk energi bersih.

Toshiba akan terus membangun 10 pembangkit listrik tenaga batu bara yang sudah dirintisnya. Komitmennya fokus pada komitmen untuk tidak menerima pesanan baru. Langkah ini mengikuti komitmen serupa yang dibuat sejak September oleh rival General Electric dan Siemens Energy.

Sementara itu, ketergantungan energi fosil di Indonesia masih sangat tinggi. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat sumbangan energi fosil dari seluruh pembangkit listrik Indonesia per Agustus 2020 mencapai 60.485 MW setara 85,31 persen dari total kapasitas terpasang.

Pembangkit listrik dari Energi Baru Terbarukan (EBT) baru mencapai 10.426 setara 14,71 persen dari total kapasitas terpasang. Data PLN pada 2019 menunjukkan bahwa pembangkit tenaga batu bara memiliki porsi sebesar 61 persen dari total produksi listrik nasional.

Komentar
Share13Tweet8SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

PT Industri Nuklir Indonesia Buka Lowongan Kerja

Thailand Akan Bangun Energi Listrik Tenaga Nuklir

  ASPEK.ID, THAILAND  - Thailand berencana mengurangi ketergantungan terhadap gas alam impor dan memperbesar penggunaan energi terbarukan. Bahkan mereka juga...

Jelang RUPS, Ini Rumor Nama-nama Petinggi PLN

PLN Siapkan 5 Lapis Pengamanan Listrik di Istana Negara

    ASPEK.ID, JAKARTA - PT PLN (Persero) menyiagakan seluruh kekuatan personel dan peralatan untuk memastikan keandalan listrik selama rangkaian...

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Danantara Taksir Pasar Motor Listrik RI Rp 3.036 Triliun

Jakarta – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani memperkirakan pasar motor listrik Indonesia memiliki potensi...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In