• Latest
  • Trending
LG Investasi Rp142 T Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik

Investasi Industri Baterai Mobil Listrik di RI Bisa Rp238 T

 100 Sekolah Rakyat Beroperasi pada Akhir Agustus

Seskab Teddy: 265 Sekolah Rakyat Jadi Harapan Bagi 45 Ribu Anak Jalanan

Perusahaan Tommy Soeharto IPO September

Singapura Akan Gugat RI Bila Ada Pelanggaran Kontrak Gas

Warga Kalimantan Sujud Syukur Saat Hujan Setelah 5 Bulan Kemarau

Warga Kalimantan Sujud Syukur Saat Hujan Setelah 5 Bulan Kemarau

22 Napi Tipikor Berpotensi Bebas, Ada OC Kaligis, Setnov hingga Sejumlah Kepala Daerah

KPK Usul Aset Pejabat yang Tak Tercantum di LHKPN Bisa Dirampas

Rupiah Bangkit di Tengah Gejolak Global, BI Ungkap Kuncinya

Senin ini Rupiah Diprediksi Loyo Karena Faktor ini

Wali Kota New York Pasang Semprotan Air di Toilet sebagai Ganti Tisu

Wali Kota New York Pasang Semprotan Air di Toilet sebagai Ganti Tisu

OTT KPK, Wahyu Setiawan Berharta Rp 12,8 Miliar

Komisioner KPU-Bawaslu Diusulkan Ditambah

Hari ini Lalin Bundaran HI  Dialihkan ke Patung Kuda

Gubernur DKI Renovasi Bundaran HI hingga Semanggi Tanpa APBD

Tiga Alarm yang Menguji Keseriusan Negara

NASA Beri Peringatan Khusus Karthula di Ri

Bank Emas Mau Berdiri, Ini Analisa Pengamat

Warga Dunia Simpan Emas di Singapura Sebanyak 800 Ton

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Wafat dalam Usia 56 Tahun

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Wafat dalam Usia 56 Tahun

Menhaj Jelaskan Dua Anaknya Jadi TA

Menhaj Jelaskan Dua Anaknya Jadi TA

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Investasi Industri Baterai Mobil Listrik di RI Bisa Rp238 T

by Zamzami Ali
Februari 1, 2021
in EKONOMI, TEKNOLOGI
LG Investasi Rp142 T Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik

Ilustrasi baterai mobil listrik. [AFP PHOTO/TOSHIFUMI KITAMURA]

ASPEK.ID, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Ramson Siagian menyatakan Komisi VII mendukung dibuatnya regulasi dan kebijakan yang mampu mendorong perkembangan industri baterai dan kendaraan listrik di Indonesia.

KOmisi VII juga mendorong regulasi dan kebijakan penguatan riset dan pengembangan baterai dalam rangka penguasaan teknologi industri baterai.

“Komisi VII mendukung sepenuhnya dan mendesak Menteri ESDM agar mendukung dari sisi kebijakan, dan anggaran bila memungkinkan. Jadi ini harus jalan, dan kita dukung sepenuhnya,” kata Ramson dalam Rapat Panja Minerba Komisi VII DPR RI yang membahas industri baterai kendaraan listrik dengan para mitra kerja terkait di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (1/2).

BacaJuga

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Di Harvard University, JK Sebut Empat Tekanan Ekonomi RI

Kajian INDEF: Tiga Jalur Guncangan Global Mengancam Ekonomi Indonesia

Prabowo: Filosofi Ekonomi Indonesia Sudah Melenceng dari UUD 1945

Survei Kadin: Minat Pengusaha Berinvestasi Semakin Melemah

Menko Airlangga Bantah Rencana Pemerintah Bagikan HP Gratis ke Warga

Namun demikian harus bisa dilakukan antisipasi terhadap proyeksi dari Kementerian ESDM bahwa pada tahun 2030, ada sekitar 13 juta lebih unit kendaraan bermotor listrik yang akan di produksi.

“Malah seharusnya jauh lebih besar. Dan ini menjadi tantangan bagi kita semua para elite menengah bangsa ini,” tandasnya.

Ketua Tim Percepatan Pengembangan Proyek Electric Vehicle Battery Nasional menyampaikan bahwa pengembangan ekosistem industri baterai listrik secara terintegrasi dari hulu hingga hilir memiliki nilai investasi besar mencapai 13 sampai 17 miliar dollar AS atau sekitar Rp 182 triliun-Rp 238 triliun (asumsi kurs Rp 14.000 per dolar AS) dengan risiko teknologi yang tinggi serta pasar yang bergantung pada OEM.

Teknologi baterai yang dipakai masih tergantung pada pemain global baterai dan secara offtaker, sementara Indonesia belum memiliki pengalaman memadai dalam membangun industri baterai listrik.

Untuk itu Tim Percepatan mengharapkan dukungan dari Komisi VII DPR RI untuk mendorong regulasi dan kebijakan yang mampu mendukung perkembangan industri baterai dan kendaraan listrik di Indonesia, serta mendorong regulasi dan kebijakan penguatan riset dan pengembangan baterai dalam rangka penguasaan teknologi industri baterai.

Terutama kemungkinan pengembangan teknologi baru yang dapat meningkatkan efisiensi dan daya saing industri.

Komisi VII juga diharapkan mendukung adanya upaya untuk memperbaiki sistem pengenaan perpajakan untuk kendaraan listrik berbasis baterai agar bisa lebih bersaing dari ICE, sehingga akan berdampak pada penggunaan baterai dalam negeri.

Dalam kesempatan yang sama, pihak PLN memohon dukungan kepada Komisi VII DPR RI dalam pengembangan program infrastruktur, kemudahan akses pendanaan dalam membangun infrastruktur EV.

Selain itu diharapkan pula dukungan pada implementasi aplikasi charge-in PLN sebagai platform EV Indonesia, serta dukungan terhadap penggunaan EV sebagai kendaraan dinas. 

Komentar
Share34Tweet21SendShareShare6Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Pabrik BYD di Subang Serap 20 Ribu Tenaga Kerja Lokal

Ketua Periklindo Curhat di DPR: Mobil & Motor Listrik Dilarang Naik Kapal Laut

  ASPEK.ID, JAKARTA - Distribusi kendaraan listrik melalui jalur laut masih menghadapi persoalan. Industri kendaraan listrik menyoroti adanya kekhawatiran terhadap...

Erick Thohir: Indonesia Siap Jadi Pemain Utama Mobil Listrik

UGM: Warga Sulit Pindah ke Mobil Listrik

Program subsidi mobil listrik berupa insentif pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 10 persen yang diberikan pemerintah dinilai Kantor Staf Presiden berjalan lambat....

Indonesia Terima Usulan Mobil Listrik Tesla

Tesla Terus Potong Harga Jual Mobil Listrik

Tesla memotong harga jual mobil dengan kisaran potongan sebesar dua persen sampai dengan enam persen. Sejumlah analis menyebut pemberian diskon...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In