• Latest
  • Trending

Menteri BUMN Kembalikan 12 Pesawat yang Disewa Garuda

Satgas Pangan Polri Terbitkan Edaran Pembatasan Penjualan Sembako

Bulog Serap 4,11 Juta Ton Beras Petani, Lampaui Target 2026

Pesawat Terbakar Kena Roket Houthi, Bandara Saudi Setop Penerbangan

Pesawat Terbakar Kena Roket Houthi, Bandara Saudi Setop Penerbangan

Konsumsi Avtur di Jawa Tengah Alami Kenaikan

Jelang MotoGP Mandalika, Konsumsi Avtur di Lombok Naik 48%

Persib Bandung Hajar Klub Thailand 3-1, Igor Tolic Ungkap Rahasia di Balik Kemenangan

Persib Bandung Hajar Klub Thailand 3-1, Igor Tolic Ungkap Rahasia di Balik Kemenangan

2 Kapal Pertamina Evakuasi 17 Kru MV Khatulistiwa 8 di Perairan Tuban

2 Kapal Pertamina Evakuasi 17 Kru MV Khatulistiwa 8 di Perairan Tuban

Harga Emas Terancam Turun Lagi Usai The Fed Naikkan Suku Bunga

Harga Emas Antam Mulai Menguat, 1 Gram Kini Rp 2,572 Juta

Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Mau Pidato di Sidang Umum PBB

80 Negara di PBB Setuju Usulan RI Cs Perihal Resolusi Anak

Gibran Tidak Naik Kelas di SMP Lalu Pindah ke Singapura itu Hoaks

Pakar Komunikasi: Wajar Gibran Klarifikasi Isu Ijazah

Laris Sewa Kantor di Jantung Bisnis Jakarta

Laris Sewa Kantor di Jantung Bisnis Jakarta

Indonesia Target Ekspor Beras ketiga Negara

Indonesia Target Ekspor Beras ketiga Negara

Jusuf Kalla: 10 Orang Kaya, 1 Muslim

JK: 3 Kunci Pemimpin Sukses di Tengah Persaingan Ketat

Rudi Satwiko Disebut Gantikan Ari Askhara di Humpuss Maritim

Rudi Satwiko Disebut Gantikan Ari Askhara di Humpuss Maritim

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, Oktober 9, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Menteri BUMN Kembalikan 12 Pesawat yang Disewa Garuda

by Aspek
Februari 10, 2021
in BUMN, NEWS

ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan 27 persen dari total biaya operasional Garuda Indonesia digunakan untuk membayar biaya sewa pesawat. Porsi biaya sewa ini lebih tinggi dari maskapai penerbangan lain di dunia.

“Kalau kami benchmarking Garuda Indonesia dengan banyak industri pesawat yang lain itu, kami menjadi posisi salah satu yang tertinggi,” ungkap Erick dalam konferensi pers virtual, Rabu (10/2/2021).

Fakta ini menjadi salah satu pertimbangan Erick untuk mengembalikan 12 pesawat Bombardier CRJ 1.000 ke pihak lessor, Nordic Aviation Capital (NAC). Harapannya, hal ini bisa menekan biaya sewa pesawat di keuangan Garuda Indonesia.

BacaJuga

Bulog Serap 4,11 Juta Ton Beras Petani, Lampaui Target 2026

Pesawat Terbakar Kena Roket Houthi, Bandara Saudi Setop Penerbangan

Jelang MotoGP Mandalika, Konsumsi Avtur di Lombok Naik 48%

Persib Bandung Hajar Klub Thailand 3-1, Igor Tolic Ungkap Rahasia di Balik Kemenangan

2 Kapal Pertamina Evakuasi 17 Kru MV Khatulistiwa 8 di Perairan Tuban

Harga Emas Antam Mulai Menguat, 1 Gram Kini Rp 2,572 Juta

“Konsep leasing sedang kami perbaiki supaya win-win, untung sama untung. Jangan seperti dulu kami ditekan, sehingga terjadi grey area untuk kolusi, ini yang kami lakukan secara transparan bagaimana metode leasing ke depan, leasing bisa saling menguntungkan,” terangnya.

Di sisi lain, pengembalian 12 pesawat juga berkaitan dengan dugaan suap dan korupsi di kesepakatan pengadaan pesawat antara Garuda Indonesia di era kepemimpinan mantan direktur utama Emirsyah Satar.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menambahkan biaya sewa untuk pesawat Bombardier mencapai US$27-30 juta per tahun. Hal ini menyebabkan kerugian bagi perusahaan selama tujuh tahun menyewa pesawat.

“Jadi, kami sudah keluarkan setiap tahun untuk sewa pesawat US$27 juta untuk 12 pesawat tersebut tapi kami mengalami kerugian lebih dari US$30 juta,” jelas Irfan.

Estimasi nilai kerugian diestimasi mencapai US$210 juta atau setara Rp2,94 triliun (kurs Rp14 ribu per dolar AS). Irfan mengatakan kerugian muncul karena pesawat Bombardier tidak sesuai dengan kebutuhan pasar di Indonesia.

Komentar
Share18Tweet12SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

IMF Perkirakan Ekonomi Global Tumbuh 6% di 2021

IMF: 3 Tantangan Utama Ekonomi Global

ASPEK.ID, AMERIKA - Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF), Kristalina Georgieva menuturkan perekonomian global saat ini tengah dihadapkan pada tiga...

Dirut Garuda Kemungkinan Besar ‘Diimpor’, Komisaris Ada Penyegaran

Garuda Bisa  Jaga Ketahanan Bisnis di Tengah Badai Avtur Global

    ASPEK.ID, JAKARTA -  PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk atau GIAA mampu menjaga ketahanan bisnis di tengah beban avtur...

PT Bukit Asam Tbk Tambah Utang Rp6 Triliun dari BRI dan Mandiri

PT Bukit Asam Tbk Tambah Utang Rp6 Triliun dari BRI dan Mandiri

  ASPEK.ID, JAKARTA  - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mendapatkan fasilitas pembiayaan Rp6 triliun dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In