ASPEK.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo mengatakan vaksin Covid-19 AstraZeneca dipakai di sejumlah pondok pesantren di Jawa Timur.
Jokowi sudah bertemu ulama MUI Jatim. Menurutnya, mereka tak mempermasalahkan penggunaan vaksin AstraZaneca.
“Beliau-beliau tadi menyampaikan bahwa Jawa Timur siap diberi vaksin AstraZaneca dan segera akan digunakan di pondok pesantren-pondok pesantren yang ada di Jawa Timur,” kata Jokowi di Sidoarjo, Senin (22/3/2021).
Jokowi menyebut antusiasme warga Jawa Timur sangat besar menyambut vaksinasi. Hal itu ia ketahui dalam kunjungan kerja hari ini.
Jokowi mengapresiasi sambutan para ulama terkait program ini. Jokowi berjanji akan segera mendistribusikan vaksin Covid-19 AstraZaneca ke Jatim.
“Tadi saya sudah memerintahkan kepada Menteri Kesehatan untuk segera mendistribusikan vaksin AstraZaneca ke Jawa Timur dan ke provinsi-provinsi yang lain,” katanya.
Indonesia sudah menerima 1,1 juta dosis vaksin Covid-19 AstraZaneca gratis dari kerja sama multilateral dengan Gavi. Vaksin itu sampai di Indonesia pada 8 Maret.
Pada Jumat (19/3), MUI menerbitkan fatwa terkait vaksin AstraZaneca. MUI menyatakan vaksin ini haram karena mengandung babi.
“Intinya vaksin AstraZeneca mengandung unsur vaksin dari babi, sehingga hukumnya haram. Namun demikian, boleh digunakan karena kondisi darurat untuk mencegah bahaya Covid-19,” ucap Ketua Komisi Fatwa MUI Hasanuddin Abdul Fatah, Jumat (19/3).























