• Latest
  • Trending

Permukaan Tanah Jakarta Turun 10-12 Cm/Tahun; Jangan Gunakan Air Tanah

Mahasiswa UI dan Warga Padati Bundaran Hl

Mahasiswa UI dan Warga Padati Bundaran Hl

Prabowo: Indonesia akan Bangkit, Tak Ada yang Bisa Membendung

Prabowo Dirugikan dari Ketegangan RI-Singapura

BSI Laba Rp742 Miliar di Kuartal I-2021

Strategi BSI Masuk 5 Top Bank Syariah Global

The Atjeh Connection Cabang Tebet Jakarta Selatan Resmi Dibuka; Diplomasi Kuliner Menuju GLobal

The Atjeh Connection Cabang Tebet Jakarta Selatan Resmi Dibuka; Diplomasi Kuliner Menuju GLobal

Prabowo Dorong Produksi Motor Listrik Nasional Hingga 2 Juta Unit

Mulai 2027 Kendaraan Dinas Pakai Motor Listrik

Bareskrim Ungkap Lima Laboratorium Narkoba Rahasia di Indonesia 

China Tangkap 7 Warganya di China Terkait Pabrik Sabu di Aceh

BCA Mobile Error Berjam-jam

BCA Catat Laba Rp 45,2 Triliun Selama 9 Bulan

Fadli Zon Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Menteri Fadli Zon: 80% Warga Indonesia Dengar Musik Lokal

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

BRIN Segera Uji Coba Padamkan Karhutla dengan Tepung Singkong

2 Pria Pembawa Molotov Diamankan saat Demo Mahasiswa di Jakarta

Demo di Hari Sumpah Pemuda, Hindari Jalan Berpotensi Macet

80 Ribu Warga Israel di Luar Negeri Pulang Demi Ikut Pemilu

80 Ribu Warga Israel di Luar Negeri Pulang Demi Ikut Pemilu

Politisi Singapura Ancam Potong Kabel Internet RI, Menkomdigi Balas Enteng

Politisi Singapura Ancam Potong Kabel Internet RI, Menkomdigi Balas Enteng

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, Oktober 28, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Permukaan Tanah Jakarta Turun 10-12 Cm/Tahun; Jangan Gunakan Air Tanah

by Aspek
Oktober 6, 2021
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, NEWS, TEKNOLOGI

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengimbau masyarakat Jakarta menghentikan atau mengurangi penggunaan air tanah untuk mengurangi penurunan permukaan tanah di Ibu Kota. Dia menuturkan, isu tenggelamnya Jakarta telah lama dibahas. Sejumlah kajian pun menyebutkan bahwa Jakarta terus mengalami penurunan permukaan tanah hingga 10–12 centimeter per tahun.

“Jadi Jakarta tenggelam itu kan sudah lama jadi diskusi, karena ada datanya di Jakarta Utara yang turun 10–12 centimeter, itu yang paling parah,” jelasnya, Selasa (5/10/2021).

Kawasan Pluit, Jakarta Utara sebutnya mengalami penurunan muka tanah paling parah.  Penyebabnya mayoritas masyarakat yang dekat dengan laut itu masih menyedot air tanah.

BacaJuga

Mahasiswa UI dan Warga Padati Bundaran Hl

Prabowo Dirugikan dari Ketegangan RI-Singapura

Strategi BSI Masuk 5 Top Bank Syariah Global

The Atjeh Connection Cabang Tebet Jakarta Selatan Resmi Dibuka; Diplomasi Kuliner Menuju GLobal

Mulai 2027 Kendaraan Dinas Pakai Motor Listrik

China Tangkap 7 Warganya di China Terkait Pabrik Sabu di Aceh

“Itu kenapa? selain tanahnya konsolidasi juga, dan karena banyaknya air tanah yang diambil. Kalo air tanah itu kan mengisi pori-pori pasir. Jadi kalau air tanahnya disedot, pori-porinya kosong. Kalau pori-porinya kosong dan terkena beban jadi turun permukaan tanahnya,”   jelasnya.

Pemerintah terus mengimbau masyarakat mengurangi eksploitasi dan penggunaan air tanah. Hal itu sebagai salah satu upaya untuk mencegah agar Jakarta tidak tenggelam.

Menurutnya, sejumlah negara seperti Bangkok dan Tokyo telah mengambil kebijakan mencegah penggunaan air tanah. Hal itu dikarenakan air di dalam tanah sangat penting dan berfungsi untuk mengisi rongga tanah yang kosong.

Dia menjelaskan, untuk menghentikan pengambilan air tanah tentu harus diiringi dengan stok air bersih yang merata untuk masyarakat, yaitu dengan cara penyediaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

Hingga saat ini, sumber air bersih  di Jakarta hanya berasal dari satu waduk di Tarum Barat dan tidak cukup memberikan akses air bersih ke seluruh warga Jakarta

“Harus ada suplai air yang cukup dulu di Jakarta, baru bisa regulasi atau Pak Gubernur DKI Jakarta bisa bilang setop penggunaan air tanah. Makanya, kami buat waduk di Karian, Banten untuk suplai air minum di Tangerang dan Jakarta, juga ada di Jatiluhur 1 dan Jatiluhur 2,” pinta Basuki.

Komentar
Share31Tweet20SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Hari ini Lalin Bundaran HI  Dialihkan ke Patung Kuda

Jakarta Raih Investasi Nasional Terbanyak Rp249,3 Triliun

  ASPEK.ID, JAKARTA - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta, Heru Hermawanto mengatakan,...

Pemprov DKI Antisipasi Asap Karhutla

Pemprov DKI Antisipasi Asap Karhutla

    ASPEK.ID, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno,  menyatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan langkah pengendalian untuk...

3 Juta Warga RI Terpapar Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik 78%

Asap Karhutla dari Kalimantan Masuk Jakarta

ASPEK.ID,JAKARTA - Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), Daryono, mengatakan secara meteorologis asap karhutla dari Kalimantan memang memungkinkan mencapai Jakarta...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In