• Latest
  • Trending
CT Tambah Kepemilikan Saham Garuda Rp317 Miliar

5 Orang Terkaya di RI Makin Kaya di Masa Covid

Militer Israel Tangkap 2 Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan ke Gaza

Militer Israel Tangkap 2 Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan ke Gaza

Stafsus Gibran Sambangi Jokowi di Solo, Dapat Pesan Jaga Kerukunan Bangsa

Stafsus Gibran Sambangi Jokowi di Solo, Dapat Pesan Jaga Kerukunan Bangsa

3 Prajurit TNI Jalani Sidang Tuntutan Kasus Pembunuhan Kacab Bank Hari Ini

3 Prajurit TNI Pembunuh Kacab Bank Dituntut 4-12 Tahun Penjara

Purbaya Ragu Anggaran MBG Rp 335 T Terserap Penuh, Efisiensi Jadi Opsi

Prabowo Bilang Warga Desa Tak Pakai Dolar, Purbaya: Buat Hibur Rakyat

Dua Jet Tempur AS Bertabrakan saat Atraksi Udara

Dua Jet Tempur AS Bertabrakan saat Atraksi Udara

3 Prajurit TNI Jalani Sidang Tuntutan Kasus Pembunuhan Kacab Bank Hari Ini

3 Prajurit TNI Jalani Sidang Tuntutan Kasus Pembunuhan Kacab Bank Hari Ini

Buka Hannover Messe, Jokowi Ajak Investor Bangun Ekonomi Hijau

Projo Bocorkan Lokasi Perdana Jokowi Keliling Indonesia

1 Zulhijjah 1447 H Jatuh pada 18 Mei 2026, Iduladha 27 Mei

1 Zulhijjah 1447 H Jatuh pada 18 Mei 2026, Iduladha 27 Mei

32 Kloter Penerbangan Garuda Saat Pemulangan Jemaah Haji Delay, Paling Parah 12 Jam

89 Calon Haji Ilegal Dicegah Berangkat dari Soetta

Hasil Hisab Tim Kemenag, Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026

Hasil Hisab Tim Kemenag, Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026

Nama Kapolresta Banda Aceh Dicatut Penipu, Warga Diminta Waspada

Jelang 100 Hari, Begini Penilaian Prabowo Terhadap Kabinetnya

Baru Berdiri 2025, Prabowo Sebut Danantara Sudah Jadi SWF Terbesar Dunia

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Mei 18, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

5 Orang Terkaya di RI Makin Kaya di Masa Covid

by Aspek
Desember 2, 2021
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, EKONOMI, NEWS
CT Tambah Kepemilikan Saham Garuda Rp317 Miliar

Chairul Tanjung. [Foto: istimewa]

Forbes’ Real-Time Billionaires pada Rabu (1/12/2021) menulis 5 pengusaha Indonesia yang menambah kekayannya sepanjang 2021.  Sejumlah orang terkaya di Indonesia memulihkan bisnisnya pada 2021 di era Covid-19.

Kelima tokoh tersebut ialah Budi Hartono, Michael Hartono, Sri Prakash Lohia, Prajogo Pangestu, dan Chairul Tanjung. Total kekayaan 5 taipan tersebut mencapai US$59,1 miliar. Dengan estimasi kurs Jisdor Rabu (1/12/2021) di posisi Rp14.353, total kekayaan tersebut setara dengan Rp848,26 triliun.

BacaJuga

Militer Israel Tangkap 2 Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan ke Gaza

Stafsus Gibran Sambangi Jokowi di Solo, Dapat Pesan Jaga Kerukunan Bangsa

3 Prajurit TNI Pembunuh Kacab Bank Dituntut 4-12 Tahun Penjara

Prabowo Bilang Warga Desa Tak Pakai Dolar, Purbaya: Buat Hibur Rakyat

Dua Jet Tempur AS Bertabrakan saat Atraksi Udara

3 Prajurit TNI Jalani Sidang Tuntutan Kasus Pembunuhan Kacab Bank Hari Ini

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pada akhir 2020, total kekayaan 5 pengusaha itu hanya sejumlah US$37,5 miliar atau sekitar Rp538,24 triliun. Artinya, dalam 11 bulan 2021, total kekayaan 5 orang paling tajir di Indonesia bertambah US$21,6 miliar atau sekitar Rp310,02 triliun.

Pertumbuhan kekayaan paling signifikan terjadi pada duet orang terkaya RI sekaligus kakak beradik pemegang Grup Djarum, yakni Budi Hartono dan Michael Hartono. Masing-masing mencatatkan pertumbuhan kekayaan US$7,7 miliar (sekitar Rp110,52 triliun) dan US$7,4 miliar (Rp106,21 triliun) sepanjang 2021.

Forbes’ Real-Time Billionaires melacak pasang surut harian orang-orang terkaya di dunia. Platform pelacakan kekayaan menyediakan pembaruan berkelanjutan tentang kekayaan bersih dan peringkat setiap individu yang dikonfirmasi oleh Forbes sebagai miliarder.

Nilai kepemilikan publik individu diperbarui setiap 5 menit ketika pasar saham masing-masing buka (akan ada penundaan 15 menit untuk harga saham). Individu yang kekayaannya secara signifikan terkait dengan perusahaan swasta akan diperbarui kekayaan bersihnya sekali sehari.

Berikut profil kekayaan 5 orang terkaya di Indonesia yang disadur dari bisnis.

1.Budi dan Michael Hartono Robert Budi Hartono atau yang memiliki nama asli Oei Hwie Tjhong lahir di Semarang, 28 April 1940. Dia adalah anak kedua dari pendiri perusahaan Djarum yaitu Oei Wie Gwan. Bersama kakaknya, Michael Bambang Hartono alias Oei Hwie Siang, dia menjadi pewaris tahta Djarum Group. Selain Djarum, gurita bisnis Budi dan Michael ada di PT Bank Central Asia Tbk. Kepemilikan saham dikendalikan melalui PT Dwimuria Investama Andalan sebanyak 54,94 persen saham di bank yang berkode saham BBCA itu. Bank BCA merupakan perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia, yakni sejumlah Rp899,91 triliun per Rabu (1/12/2021). Per September 2021, pendapatan operasional BBCA tercatat Rp57,6 triliun atau naik 3,1 persen year on year (yoy).

Sementara itu, laba bersih tumbuh 15,8 persen yoy menjadi Rp23,2 triliun, ditopang oleh penurunan biaya operasional dan biaya provisi kredit yang lebih rendah. Grup Djarum juga menguasai 53,94 persen saham emiten menara telekomunikasi, PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR). Pada Oktober 2021, TOWR mengakuisisi 94 persen saham PT Solusi Tunas Pratama Tbk. (SUPR).

Pendapatan TOWR per September 2021 mencapai Rp6,07 triliun, naik 9,21 persen yoy dari sebelumnya Rp5,55 triliun. Laba bersihnya naik lebih tinggi yakni 35,17 persen yoy menjadi Rp2,58 triliun dari sebelumnya Rp1,9 triliun. Awal Oktober 2021, perusahaan e-commerce Grup Djarum, PT Global Digital Niaga atau lebih dikenal dengan Blibli.com menjadi pengendali anyar induk Ranch Market yaitu PT Supra Boga Lestari Tbk. (RANC). Blibli menguasai 51 persen saham RANC. Hartono bersaudara juga terjun ke bisnis properti. Mereka memiliki termewah di jantung Ibu Kota Jakarta, yakni Grand Indonesia, Hotel Kempinski, dan Menara BCA. Bisnis propertinya juga tersebar di beberapa tempat, seperti mal Daan Mogot, WTC Mangga Dua, dan Resinda di Karawang.

Bisnis Hartono juga merambah ke bidang elektronik melalui brand Polytron dan mengembangkan Hartono Elektronik di beberapa daerah. Grup Djarum juga merambah bisnis ke sektor perkebunan. Melalui PT Hartono Plantation Indonesia, mereka terjun di perkebunan sawit. Kebunnya tercatat di beberapa tempat, seperti Kalimantan Barat.

2.Dimas Ardian Sri Prakash Lohia Dengan kekayaan US$6,1 miliar, perusahaan yang paling lekat dengan identitas Lohia di Indonesia ialah PT Indo-Rama Syntethic Tbk. (INDR). Per September 2021, INDR membukukan peningkatan pendapatan bersih 44,44 persen menjadi US$638,6 juta atau setara Rp9,1 triliun dari US$442,16 juta per kuartal III/2020. Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk atau laba bersih INDR juga meningkat dari US$2,36 juta hingga akhir September 2020, menjadi US$54,5 juta di akhir September 2021. INDR mulai terjun ke bisnis pertambangan dengan mengakuisisi PT Cikondang Kancana Prima (CKP) pada 24 Februari 2021. CKP memiliki izin usaha pertambangan untuk menambang dan mengolah emas dan mineral lainnya di Cianjur, Jawa Barat, Indonesia.

Perseroan telah memulai pekerjaan pengembangan proyek dan akan memulai produksi pada 2023. INDR adalah perusahaan yang punya sejarah panjang. Sri Prakash Lohia mendirikannya sejak 1976, dimulai dari pabrikan benang pintal. Hingga 1990, Indo-Rama sukses bertahan dan ekspansi dengan perluasan kapasitas hingga 5 kali lipat. INDR mengembangkan pabrik polyester pertama pada 1991, pembuatan pabrik PET Resin pada 1995, dan mulainya diversifikasi produk ke benang jahit pada 1997. INDR bukanlah sumber kekayaan tunggal Lohia.

Lohia juga merambah ke lini bisnis petrokimia dan olefin. Langkah tersebut dimulai dengan pendirian Eleme Petrochemical di Nigeria pada 2006. Sri Prakash Lohia, pemilik Grup Indorama.

3.Prajogo Pangestu Prajogo Pangestu sangat identik dengan industri petrokimia. Prajogo merupakan pemilik sekaligus pendiri PT Barito Pacific Tbk. (BRPT), dengan motor pendapatan utama berasal dari anak usahanya PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA). Prajogo Pangestu memulai bisnisnya dari penjualan kayu usai berhenti dari PT Djajanti Group milik Burhan Uray. Bisnis tersebut diberi nama PT Bumi Raya Pura Mas Kalimantan yang bergerak di bidang pengolahan hasil hutan. Usahanya pun berkembang hingga berganti nama menjadi PT Barito Pacific Timber yang pada akhirnya berubah namanya menjadi PT Barito Pacific Tbk. Bisnis Barito Group dan Prajogo mengalami perkembangan pesat, terutama setelah merambah ke sektor petrokimia, minyak sawit hingga properti.

Salah satunya, ketika melakukan akuisisi saham PT Chandra Asri dan Tri Polyta Indonesia yang sekarang menjadi perusahaan petrokimia terbesar di Indonesia. Barito Pacific pun melakukan aksi korporasi yang tergolong cukup berani yakni ketika mengakuisisi Star Energy Group Holding Pte Ltd pada 2018. Aksi korporasi itu dinilai sebagian pengamat, memberikan ruang bagi Barito Group melakukan investasi jangka panjang. BRPT mencatatkan pendapatam US$2,31 miliar atau setara Rp33,25 triliun per kuartal III/2021. Capaian ini meningkat 38,92 persen dibandingkan posisi per kuartal III/2020 sebesar US$1,66 miliar. Pendapatan ini utamanya disumbang oleh penjualan ekspor petrokimia perseroan yang mencapai US$410,9 juta dan penjualan lokal petrokimia perseroan yang mencapai US$1,46 miliar. Selain itu, pendapatan perseroan juga disumbang oleh pendapatan energi dan sumber daya listrik sebesar US$173,4 juta, pendapatan sewa energi US$111,6 juta, uap US$80 juta, pendapatan sewa pembiayaan US$31,4 juta, carbon credit US$1,9 juta, dan pendapatan lainnya US$37,1 juta. BRPT mencetak laba bersih periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai US$100,1 juta. Laba bersih ini melesat 407,56 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar US$19,7 juta.

Chandra Asri telah merampungkan rights issue jumbo senilai Rp15,5 triliun pada September 2021. Pembeli siaga yang mendukung right issue ini adalah PT TOP Investment Indonesia, anak perusahaan Thai Oil Public Company Limited (Thaioil). Prajogo Pangestu, pemilik Grup Barito Pacific.

4.Chairul Tanjung membangun kerajaan bisnisnya melalui CT Corp, yang mencakup berbagai industri. Secara garis besar, CT Corp dibagi menjadi tiga operasi holding bisnis utama yang terkonsentrasi di layanan keuangan; media, gaya hidup dan hiburan; dan Sumber Daya Alam. Sejumlah lini usahanya memiliki posisi kuat di pasar konsumen, seperti Bank Mega, Bank Mega Syariah, Mega Life, Trans TV, Trans 7, Trans Fashion, dan Transmart. Grup ini didirikan pada tahun 1987 oleh ketua dan pemegang saham utama Chairul Tanjung dengan nama Para Group. Awalnya, bisnis Para Group berfokus pada pembuatan alas kaki untuk ekspor dan genting untuk industri perumahan dalam negeri.

Sejak 1995, grup ini berekspansi ke sektor bisnis baru di bidang jasa keuangan, properti, dan multimedia. Dalam periode tersebut, skala dan kedalaman di masing-masing industri sudah membangun fondasi yang kuat untuk pertumbuhan di masa depan.

Pada tahun 2006-2007, CT Corp menjadi salah satu konglomerat bisnis dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia melalui akuisisi agresif dan pertumbuhan organik dari bisnis intinya. Dua dari sejumlah pencapaian grup pada 2007 ialah Bank Mega mengalami pertumbuhan tertinggi dalam pendapatan bersih dan kartu kredit di antara bank-bank di Indonesia, dan dua stasiun televisi – Trans TV dan Trans 7, menghasilkan keuntungan yang setara dengan keuntungan dari sisa perusahaan lainnya. Pada tahun 2008, Grup Para pun resmi berganti nama menjadi CT Corp.

Di pasar modal, Chairul Tanjung yang memiliki kekayaan US$5,1 miliar, itu memegang kepemilikan saham di maskapai pelat merah, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA). Kepemilikan CT di GIAA melalui PT Trans Airways porsi saham sebesar 28,27 persen per Oktober 2021. Adapun, PT Bank Mega Tbk. (MEGA) yang memiliki kapitalisasi pasar Rp58,32 triliun, Chairul Tanjung menjabat sebagai komisaris utama. CT melalui PT Mega Corpora juga memegang 90 persen saham PT Allo Bank Indonesia Tbk. (BBHI), yang memiliki kapitalisasi pasar Rp81,2 triliun.

Komentar
Share26Tweet17SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Bantu Penanggulangan Covid-19, Atjeh Connection Foundation Sumbang APD

Naik Kasus Covid-19 di Singapura dan Malaysia

Pemerintah Singapura dan Malaysia melaporkan peningkatan jumlah kasus Covid-19 pada akhir November hingga awal Desember 2023. Merujuk laporan media asal...

Jumlah Penduduk Miskin di Indonesia Capai 24,79 Juta

Pengusaha: RI Hadapi Badai PHK Padat Karya

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Widjaja Kamdani memperkirakan badai pemutusan hubungan kerja (PHK) di industri padat karya tahun...

CT Tambah Kepemilikan Saham Garuda Rp317 Miliar

10 Orang Terkaya di Indonesia Per Juli 2023

Menurut Real Time Billionaires Forbes pada Sabtu (8/7/2023), Hartono bersaudara konsisten berada di puncak orang terkaya di Indonesia, menggantikan Low...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Militer Israel Tangkap 2 Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan ke Gaza

Militer Israel Tangkap 2 Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan ke Gaza

Stafsus Gibran Sambangi Jokowi di Solo, Dapat Pesan Jaga Kerukunan Bangsa

Stafsus Gibran Sambangi Jokowi di Solo, Dapat Pesan Jaga Kerukunan Bangsa

3 Prajurit TNI Jalani Sidang Tuntutan Kasus Pembunuhan Kacab Bank Hari Ini

3 Prajurit TNI Pembunuh Kacab Bank Dituntut 4-12 Tahun Penjara

Purbaya Ragu Anggaran MBG Rp 335 T Terserap Penuh, Efisiensi Jadi Opsi

Prabowo Bilang Warga Desa Tak Pakai Dolar, Purbaya: Buat Hibur Rakyat

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In