• Latest
  • Trending
SUCOFINDO Layani Jasa Survei untuk Industri Pertambangan Lokal

Sucofindo Lakukan Studi Amdal Smelter Nikel di Kaltim

Kemendes Siapkan 1,8 Juta Ha Lahan untuk Ketahanan Pangan

Amran: Impor Pangan Ilegal Rugikan 115 Juta Petani

Bangunan Tahan Gempa Wajib Diberlakukan

Prof Dwikorita: Ada Potensi Besar Megathrust di Selat Sunda dan Mentawai-Siberut

Dirjen Bea Cukai Buka-bukaan Usai Dipanggil Prabowo

Dirjen Bea Cukai Buka-bukaan Usai Dipanggil Prabowo

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

13 Orang yang Kena OTT KPK Bareng Bupati Boltara Tak Jadi Tersangka

Tol Japek II Selatan Makin Dekat Beroperasi, Jakarta-Bandung Diproyeksikan 45 Menit

Pemerintah Siapkan Rp 3,29 Triliun untuk Tuntaskan 3 Jalan Tol pada 2027

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Ditutup Merosot 107 Poin, 533 Saham Berakhir di Zona Merah

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

Terjaring OTT, Bupati Bolmut Minta Maaf ke Warga Sebelum Ditahan KPK

Rupiah Menguat 5 Poin ke Rp14.025

BI: Uang Kertas Tetap Sah Meski Menkeu-Gubernur Berganti

Cegah QRIS Palsu di Masjid, Ini Saran untuk Jamaah

QRIS Antarnegara Bisa  Dipakai di 6 Negara, Transaksi di Indonesia Rp5,9 Triliun

Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut BUMN Bermasalah di Masa Lalu

Prabowo Kumpulkan Petinggi Danantara, Menko hingga BRIN ke Istana

FOTO: Apel Korps Prajurit Wanita TNI Hari Kartini 2021

HUT TNI Batal Digelar di Monas

DPR Minta Kejagung Serius Tangani Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan Rp22 T

DPR Kaji Kekuatan APBN soal Wacana SD hingga Kuliah Negeri Gratis

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, September 23, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Sucofindo Lakukan Studi Amdal Smelter Nikel di Kaltim

by Zamzami Ali
Februari 8, 2022
in BUMN
SUCOFINDO Layani Jasa Survei untuk Industri Pertambangan Lokal

Ilustrasi. [Foto: SUCOFINDO]

PT SUCOFINDO mendukung penghiliran pertambangan mineral dan batu bara yang sedang didorong oleh pemerintah untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.

Salah satu bentuk dukungan itu, SUCOFINDO melakukan studi analisis mengendai dampak lingkungan (Amdal) atas rencana pembangunan smelter nikel PT Mitra Murni Perkasa di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Johannes Pakpahan, Kepala PT SUCOFINDO Cabang Balikpapan, mengatakan bahwa PT Mitra Murni Perkasa (MPP) telah mempercayakan kepada SUCOFINDO untuk melakukan kajian Amdal atas rencana pembangunan smelter tersebut.

BacaJuga

Pelita Air Selipkan Tiket MotoGP Gratis di Kursi Penumpang

Putra Karni Ilyas Jadi Komisaris Independen Angkasa Pura

Prabowo Sebut Penghasilan Danantara Naik 400% dalam 1,5 Tahun

Prabowo: Ekspor Satu Pintu Lewat BUMN untuk Cegah Laporan Palsu

Waskita Karya: LRT Jakarta Aman Beroperasi

Prabowo Targetkan Dividen Danantara Tembus Rp 200 Triliun Tahun Ini

Menurutnya, pekerjaan studi Amdal ini dikerjaan mulai Oktober 2021 dengan target selesai pada Juni 2022.

“Pekerjaan studi Amdal smelter nikel PT MPP merupakan bentuk dukungan SUCOFINDO kepada pemerintah dalam upaya meningkatkan hilirisasi pertambangan. SUCOFINDO telah mendapat kepercayaan untuk melakukan pekerjaan studi Amdal tersebut,” ujarnya, Senin (7/2/2022).

Selain itu, menurutnya, studi Amdal ini sebagai bentuk dukungan SUCOFINDO kepada Pemerintah dalam upaya meningkatkan hilirisasi pertambangan untuk meningkatkan nilai tambah produk pertambangan dalam negeri.

Sebagai informasi bahwa rencana pembangunan smelter nikel PT MMP kapasitas 27.800 MT Nickle Matte per tahun ini merupakan smelter pertama di Kalimantan Timur.

“Tentu ini akan menjadi pengalaman serta portofolio SUCOFINDO dalam mengerjakan pekerjaan sejenis di proyek-proyek smelter berikutnya, serta membuka peluang jasa lain kelak setelah masuk ke tahap konstruksi dan operasional smelter,” tuturnya.

Muhammad Yazid, Kepala Bidang Konsultasi dan Pengujian PT SUCOFINDO Cabang Balikpapan menambahkan, studi amdal sangat diperlukan dalam pembangunan smelter nikel untuk memastikan seluruh kegiatan operasinya layak terhadap lingkungan.

“Kami memberikan dukungan atas proyek smelter nikel PT MPP ini karena sudah sejalan dengan semangat pemerintah dalam meningkatkan nilai tambah produk pertambangan di dalam negeri,” tutur Yazid.

SMELTER NIKEL

Kepala Bidang Tata Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur, Fahmi Himawan mengatakan bahwa rencana pembangunan smelter nikel MPP terdiri atas pembangunan fasilitas utama seperti stasiun penyimpanan bijih nikel, sitem tanur pengering, pembakaran dan pra reduksi, sistem tanur listrik, pabrik sulifidasi, gudang homogenisasi batu bara, pabrik penyiapan batu bara dan dermaga.

Sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku, hasil analisis terhadap skala/besaran rencana kegiatan dimaksud adalah Kode 24202 – industri pembuatan logam dasar bukan besi sesuai dengan besaran di multisektor, luas lahan terbangun ≥ 5 ha dan luas bangunan terbangun ≥ 10.000 m2, serta wajib memiliki Amdal kategori A.

Selain itu, kegiatan pembangunan pelabuhan dengan fasilitas dermaga dengan bentuk konstruksi sheet pile atau open pile dengan panjang ≥ 400 m atau luas dermaga ≥ 10.000 m2, wajib memiliki Amdal kategori A.

Kemudian, pengambilan air baku dari sungai dengan debit ≥ 250 liter/detik, termasuk kegiatan yang wajib memiliki Amdal kategori C. Oleh sebab itu, pembangunan smelter nikel MMP wajib memiliki Amdal kategori A.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah menggelar rapat Tim Teknis Formulir Kerangka Acuan Rencana Usaha dan/atau Kegiatan Pembangunan Smelter Nikel MMP.

MMP merupakan perusahaan swasta penanaman modal dalam negeri (PMDN) yang berencana membangun smelter nikel yang memproduksi nickel matte dengan kapasitas produksi 27.800 ton per tahun.

Smelter ini menggunakan teknologi Rotary-Kiln Electric Furnace (RKEF) pada lokasi seluas ± 22,75 ha di Kelurahan Kariangau, Kecamatan Balikpapan Barat, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Komentar
Share69Tweet43SendShareShare12Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Ekspor Nikel Indonesia Bisa Berkurang 5 Juta Ton pada 2026

Ekspor Nikel Indonesia Bisa Berkurang 5 Juta Ton pada 2026

Jakarta - Ekspor produk nikel Indonesia berpotensi berkurang hingga 5 juta ton pada 2026 ini. Penurunan tersebut dipicu pengetatan produksi...

PT Timah Targetkan Smelter Rp 1 Triliun Beroperasi November

PT Timah Tbk (TINS) menargetkan proyek Top Submerged Lance (TSL) Ausmelt Furnace atau smelter untuk pengolahan timah menjadi logam senilai...

Sucofindo Resmi Jadi Lembaga Pemeriksa Halal

BUMN SUCOFINDO Buka Lowongan Kerja

PT Superintending Company of Indonesia (Persero) atau SUCOFINDO membuka lowongan kerja terbaru. Perusahaan ini mencari pekerja yang cocok sesuai kualifikasi...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In