• Latest
  • Trending

Menteri Investasi Paksa Penggunaan EBT di Indonesia

Wapres Gibran Minta Penguatan dari Pertamina untuk Pelaku UMKM

Wapres Gibran Minta Penguatan dari Pertamina untuk Pelaku UMKM

Perusahaan Tommy Soeharto IPO September

Bahlil: Pengurangan Gas ke Singapura Tak Langgar Kontrak

PHK di Singapura Tertinggi Sejak Covid-19

Singapura Naikkan Usia Pensiun Hingga Umur 70 Tahun

Wapres Gibran Tinjau  Pendangkalan Sungai di Cilacap

Wapres Gibran Tinjau Pendangkalan Sungai di Cilacap

 100 Sekolah Rakyat Beroperasi pada Akhir Agustus

Seskab Teddy: 265 Sekolah Rakyat Jadi Harapan Bagi 45 Ribu Anak Jalanan

Perusahaan Tommy Soeharto IPO September

Singapura Akan Gugat RI Bila Ada Pelanggaran Kontrak Gas

Warga Kalimantan Sujud Syukur Saat Hujan Setelah 5 Bulan Kemarau

Warga Kalimantan Sujud Syukur Saat Hujan Setelah 5 Bulan Kemarau

22 Napi Tipikor Berpotensi Bebas, Ada OC Kaligis, Setnov hingga Sejumlah Kepala Daerah

KPK Usul Aset Pejabat yang Tak Tercantum di LHKPN Bisa Dirampas

Rupiah Bangkit di Tengah Gejolak Global, BI Ungkap Kuncinya

Senin ini Rupiah Diprediksi Loyo Karena Faktor ini

Wali Kota New York Pasang Semprotan Air di Toilet sebagai Ganti Tisu

Wali Kota New York Pasang Semprotan Air di Toilet sebagai Ganti Tisu

OTT KPK, Wahyu Setiawan Berharta Rp 12,8 Miliar

Komisioner KPU-Bawaslu Diusulkan Ditambah

Hari ini Lalin Bundaran HI  Dialihkan ke Patung Kuda

Gubernur DKI Renovasi Bundaran HI hingga Semanggi Tanpa APBD

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Oktober 27, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Menteri Investasi Paksa Penggunaan EBT di Indonesia

by Aspek
Maret 18, 2022
in ENERGI

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia menyatakan Indonesia memiliki potensi yang cukup besar untuk melakukan transisi menggunakan Energi Baru Terbarukan (EBT).

Sebagai negara tropis yang juga berada di garis khatulistiwa seharusnya ketersediaan sumber daya alam bukan menjadi penghambat Indonesia melakukan transisi energi.

Namun, Bahlil menyebut ada masalah lain yang menyebabkan Indonesia hingga hari ini masih ketergantungan dengan sumberdaya fosil.

BacaJuga

Bahlil: Pengurangan Gas ke Singapura Tak Langgar Kontrak

Singapura Akan Gugat RI Bila Ada Pelanggaran Kontrak Gas

Kerugian Negara Padam Listrik di Batam-Bintan Ditaksir Rp57,3 Miliar

Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Pemadaman Listrik di Batam

Bahlil: 2030 Seluruh Desa di RI ada Listrik

Dirut Pertamina Tinjau Langsung Distribusi BBM di Bali

“Kita mempunyai cadangan PLTA, kita mempunyai matahari yang bagus, kita mempunyai angin, tapi memang investasinya lebih mahal,” jelas Bahlil dalam MNC Invesment Forum 2022, Kamis (17/3/2022).

Menurut Bahlil biaya investasi yang besar membuat energi ramah lingkungan yang dihasilkan menjadi lebih mahal.

“Makanya dijual ke PLN nya lebih mahal, PLN mau murah tapi barang bagus, mana ada di republik ini harga murah barang bagus,” sambung Bahlil.

Bahlil mengatakan pemerintah telah menargetkan setidaknya hingga 2025, 25 persen total listrik yang dipakai harus berasal dari EBT.

“Dengan demikian maka PLN tidak boleh main-main lagi, kalau PLN belum mampu menyesuaikan diri, kita akan membuka untuk investasi di dunia EBT tanpa melibatkan PLN,” ujarnya.

Bahlil menegaskan sudah waktunya Indonesia harus memaksakan untuk penggunaan EBT digunakan oleh masyarakat.

“Kita harus memaksakan agar energi baru terbarukan ini dipakai, karena kita kaya (SDA),” kata Bahlil.

Saat ini EBT baru diwajibkan untuk produk-produk hilirisasi harus menggunakan EBT. Itu pun karena syarat untuk masuk ke pasar global.

“Itu kalau kita mau menguasai pasar global,” tutup Bahlil.

Komentar
Share24Tweet15SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

PT Industri Nuklir Indonesia Buka Lowongan Kerja

Thailand Akan Bangun Energi Listrik Tenaga Nuklir

  ASPEK.ID, THAILAND  - Thailand berencana mengurangi ketergantungan terhadap gas alam impor dan memperbesar penggunaan energi terbarukan. Bahkan mereka juga...

Biden Suntik Rp 10 Triliun untuk EBT dan UMKM

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan pemerintah AS mendukung penuh proyek transisi energi sekaligus pendanaan untuk menumbuhkan perekonomian kelas kecil dan...

Jelang RUPS, Ini Rumor Nama-nama Petinggi PLN

Dirut PLN: 8 Bank Biayai Prioyek PLN Hijau Rp11,7 Triliun

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN menandatangani Mandate Letter senilai US$750 juta atau Rp11,7 triliun dari delapan bank internasional...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In