• Latest
  • Trending
Jusuf Kalla: 10 Orang Kaya, 1 Muslim

JK: 50% Ekonomi Indonesia Dikuasai Orang China

Perusahaan Tommy Soeharto IPO September

Bahlil: Pengurangan Gas ke Singapura Tak Langgar Kontrak

PHK di Singapura Tertinggi Sejak Covid-19

Singapura Naikkan Usia Pensiun Hingga Umur 70 Tahun

Wapres Gibran Tinjau  Pendangkalan Sungai di Cilacap

Wapres Gibran Tinjau Pendangkalan Sungai di Cilacap

 100 Sekolah Rakyat Beroperasi pada Akhir Agustus

Seskab Teddy: 265 Sekolah Rakyat Jadi Harapan Bagi 45 Ribu Anak Jalanan

Perusahaan Tommy Soeharto IPO September

Singapura Akan Gugat RI Bila Ada Pelanggaran Kontrak Gas

Warga Kalimantan Sujud Syukur Saat Hujan Setelah 5 Bulan Kemarau

Warga Kalimantan Sujud Syukur Saat Hujan Setelah 5 Bulan Kemarau

22 Napi Tipikor Berpotensi Bebas, Ada OC Kaligis, Setnov hingga Sejumlah Kepala Daerah

KPK Usul Aset Pejabat yang Tak Tercantum di LHKPN Bisa Dirampas

Rupiah Bangkit di Tengah Gejolak Global, BI Ungkap Kuncinya

Senin ini Rupiah Diprediksi Loyo Karena Faktor ini

Wali Kota New York Pasang Semprotan Air di Toilet sebagai Ganti Tisu

Wali Kota New York Pasang Semprotan Air di Toilet sebagai Ganti Tisu

OTT KPK, Wahyu Setiawan Berharta Rp 12,8 Miliar

Komisioner KPU-Bawaslu Diusulkan Ditambah

Hari ini Lalin Bundaran HI  Dialihkan ke Patung Kuda

Gubernur DKI Renovasi Bundaran HI hingga Semanggi Tanpa APBD

Tiga Alarm yang Menguji Keseriusan Negara

NASA Beri Peringatan Khusus Karthula di Ri

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

JK: 50% Ekonomi Indonesia Dikuasai Orang China

by Aspek
Mei 15, 2023
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, EKONOMI, NEWS
Jusuf Kalla: 10 Orang Kaya, 1 Muslim

Jusuf Kalla | Foto: Istimewa

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut lebih dari 50 persen perekonomian Indonesia dikuasai oleh orang China.

“Kita di Indonesia, penduduk Tionghoa [China] itu hanya empat setengah persen, tapi menguasai ekonomi lebih 50 persen. Jadi kekuatan 10 kali lipat daripada jumlahnya,” ujarnya dalam acara Halalbihalal Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) dan Silaturahmi Tokoh Bangsa, dikutip dari YouTube ICMI TV, Senin (15/5/2023).

BacaJuga

Bahlil: Pengurangan Gas ke Singapura Tak Langgar Kontrak

Singapura Naikkan Usia Pensiun Hingga Umur 70 Tahun

Wapres Gibran Tinjau Pendangkalan Sungai di Cilacap

Seskab Teddy: 265 Sekolah Rakyat Jadi Harapan Bagi 45 Ribu Anak Jalanan

Singapura Akan Gugat RI Bila Ada Pelanggaran Kontrak Gas

Warga Kalimantan Sujud Syukur Saat Hujan Setelah 5 Bulan Kemarau

Hal itu disampaikan dalam kaitannya sebagai tantangan umat Islam di Indonesia. JK, sapaan akrab Jusuf Kalla, menyebut Muslim Indonesia kebanyakan hanya mampu menunaikan 3 dari 5 Rukun Islam.

Menurutnya, Zakat dan Naik Haji tak tertunaikan karena berkaitan dengan kemampuan materi atau finansial. Wapres ke-10 dan ke-12 RI ini menilai Muslim di Indonesia masih kurang dalam kewirausahaan atau enterpreneurship untuk mendongkrak kemampuan finansialnya.

“Itu tantangan kita terbesar pada dewasa ini ialah enterpreneurship, bukan hanya ilmu saja,” ujarnya.

Padahal, Indonesia memiliki kekayaan sumber daya yang luar biasa, tetapi pengolahannya masih banyak dikuasai asing.

JK membandingkan orang-orang kaya di negara lainnya. Dia mengatakan di Pakistan, daftar teratas orang kaya diisi oleh orang Pakistan, begitu pula dengan Arab. Meskipun demikian, JK menyebut keberadaan asing yang menguasai perekonomian Indonesia tetap memikiki peran penting di antaranya karena membayar pajak dan berhasil membuka banyak lapangan pekerjaan.

“Mereka [asing] tidak salah, yang kurang adalah kita [orang Indonesia],” kata JK.

Oleh karenanya, saat ini yang didorong harus lebih dari kecendikiawanan, tetapi juga sektor kewirausahaan yang mampu bertahan dan berdaya saing.

Komentar
Share47Tweet29SendShareShare8Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Negara Terbanyak Berutang ke China, RI Nomor 32

Negara Terbanyak Berutang ke China, RI Nomor 32

  ASPEK.ID, JAKARTA - Berdasarkan data Bank Dunia dalam International Debt Statistics yang dikutip dari Visual Capitalist , Pakistan menjadi...

RI Beli LPG dari Abu Dhabi Senilai Rp28 T

Kajian INDEF: Tiga Jalur Guncangan Global Mengancam Ekonomi Indonesia

ASPEK.ID, JAKARTA– Direktur Program Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Eisha M Rachbini, Ph.D., menegaskan bahwa ekonomi Indonesia...

Prabowo: Prestasi 2 Tahun Pemerintah Perlu Kita Banggakan Tidak Boleh Sombong

Prabowo: Filosofi Ekonomi Indonesia Sudah Melenceng dari UUD 1945

ASPEK,ID, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menilai filosofi ekonomi Indonesia selama ini sudah menyimpang dari amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945....

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In