• Latest
  • Trending
Pramugari Pegang Tangan Saat Lepas Landas dan Mendarat, ini Alasannya

Pramugari Pegang Tangan Saat Lepas Landas dan Mendarat, ini Alasannya

Mantan Gubernur Aceh Terjangkit Covid-19

Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah Tutup Usia

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

Ketum Kesthuri Gugat KPK Usai Dijadikan Tersangka Kasus Kuota Haji

Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

Gempa Dangkal Guncang Talaud Sulut

Usai Melemah Sepekan, Harga Emas Antam Berbalik Naik Hari Ini

Aktivitas Gunung Soputan Meningkat, Warga Diminta Jauhi Radius 1,5 Km

Aktivitas Gunung Soputan Meningkat, Warga Diminta Jauhi Radius 1,5 Km

TNI AL Buka Suara soal Kapal Perang AS di Selat Malaka

Swiss Tawarkan Jenewa Jadi Lokasi Penandatanganan Kesepakatan Damai AS-Iran

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Danantara Suntik Rp5 Triliun untuk Proyek Hilirisasi Ayam

2 Pria Pembawa Molotov Diamankan saat Demo Mahasiswa di Jakarta

2 Pria Pembawa Molotov Diamankan saat Demo Mahasiswa di Jakarta

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Ekonomi Aman

Prabowo Telepon PM Belanda, Bahas Perdagangan hingga Situasi Teluk Hormuz

Kejagung Jerat Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG, Ini Sosok dan Perannya

Kejagung Jerat Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG, Ini Sosok dan Perannya

KMP Aceh Hebat 2 Terbakar, Belasan Orang Dilarikan ke RSUDZA

ASDP Ungkap Kronologi Kebakaran KMP Aceh Hebat 2 di Pelabuhan Ulee Lheue

Mantan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Dihukum 30 Tahun Penjara

Mantan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Dihukum 30 Tahun Penjara

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Juni 13, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Pramugari Pegang Tangan Saat Lepas Landas dan Mendarat, ini Alasannya

by Aspek
Juli 30, 2024
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, LIFESTYLE, NEWS
Pramugari Pegang Tangan Saat Lepas Landas dan Mendarat, ini Alasannya

Jakarta –  Awak kabin saling berpegangan tangan ketika lepas landas dan mendarat atau darurat. Kebiasaan ini sangat berguna bagi pramugari maupun pramugara.

Mengutip laman New York Post, Rabu, 28 Februari 2024, salah satu alasan utama di balik tindakan awak kabin yang duduk bergandengan tangan adalah untuk memberikan dukungan emosional satu sama lain. Ini dibutuhkan pada situasi yang memerlukan ketenangan dan kestabilan emosional, terutama dalam kondisi darurat atau ketika penumpang mengalami kecemasan.

BacaJuga

Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah Tutup Usia

Ketum Kesthuri Gugat KPK Usai Dijadikan Tersangka Kasus Kuota Haji

Gempa Dangkal Guncang Talaud Sulut

Usai Melemah Sepekan, Harga Emas Antam Berbalik Naik Hari Ini

Aktivitas Gunung Soputan Meningkat, Warga Diminta Jauhi Radius 1,5 Km

Swiss Tawarkan Jenewa Jadi Lokasi Penandatanganan Kesepakatan Damai AS-Iran

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kehadiran pramugari atau pramugara di dalam pesawat membawa tanggung jawab besar. Untuk itu mereka pun saling menguatkan dan memberi dukungan.

Tindakan ini mungkin tampak sepele, tetapi baru-baru ini, alasan di balik tindakan tersebut terungkap. Seorang pramugari maskapai penerbangan Cebu Pacific di Filipina, Henny Lim, dalam unggahan video demo di TikTok, Sabtu, 18 Mei 2024, menyebutkan bahwa “Ini disebut ‘bracing position’ (posisi menguatkan),” ungkapnya.

Dalam situasi seperti itu, menyentuh atau bergandengan tangan dengan sesama awak kabin dapat memberikan rasa keamanan dan dukungan yang sangat dibutuhkan. Namun, tidak semua situasi yang memicu tindakan ini bersifat darurat.

Dalam video yang diunggahnya, Lim juga menjelaskan alasan-alasan lain di balik tindakan tersebut yang tidak pernah Anda bayangkan sebelumnya mengenai manfaatnya. Dalam video Tiktoknya, Lim dan rekan kerjanya juga mendemonstrasikan postur khusus tersebut.

Mereka terlihat mengikat diri mereka di kursi menggunakan sabuk pengaman. Mereka lalu menyelipkan tangan di bawah undercarriage, dan terlihat duduk dengan postur tubuh tegak.

“Posisi ini melibatkan mengencangkan sabuk pengaman (Anda) dengan kuat, (duduk) tegak, (duduk) dengan tangan (Anda), telapak tangan menghadap ke atas, ibu jari (diselipkan) dan lengan longgar dan (menempatkan) kaki Anda rata di lantai,” jelasnya dalam video demonstrasi tersebut.

Dia juga menjelaskan bahwa tujuan melakukan tersebut bukan hanya untuk dilakukan saat terjadi keadaan darurat saja. Tapi mereka juga untuk menjaga tubuh, agar ketika ada guncangan terjadi secara tidak terduga, tubuh akan tetap stabil dan dampak yang terjadi pada tubuh juga akan berkurang.

“Tujuannya adalah untuk menjaga tubuh dalam posisi kaku sehingga jika terjadi dampak darurat yang tidak direncanakan, kerusakan pada tubuh akan berkurang,” katanya dikutip dari liputan6.com.

“Hal ini membuat pergerakan tubuh tetap terbatas sehingga kecil kemungkinan terjadinya cedera jika terjadi benturan,” ujarnya seraya menambahkan bahwa awak kabin tidak hanya berpangku tangan di tengah kekacauan di udara.

Komentar
Share27Tweet17SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Jenazah di Area Ekor Pesawat Dipastikan Ester Aprilita

Jenazah di Area Ekor Pesawat Dipastikan Ester Aprilita

ASPEK.ID, MAKASSAR - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sulawesi Selatan bersama Pusdokkes Polri berhasil mengidentifikasi korban ketiga kecelakaan...

Pengamat: Jatuhnya Pesawat ATR di Maros Bukan Hanya karena Cuaca

Pencarian Korban ATR 42-500 Tuntas, Tim SAR Pastikan tak Ada Korban Tertinggal

ASPEK.ID, PANGKEP - Tim SAR gabungan memastikan seluruh korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten...

Cuaca Buruk Hambat Evakuasi 6 Korban Pesawat ATR 42-500

Cuaca Buruk, Lima Jenazah Korban ATR Dievakuasi Lewat Udara

ASPEK.ID, JAKARTA - Tim SAR gabungan mengevakuasi lima jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 melalui jalur udara menggunakan helikopter. Langkah...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Erick Thohir Shalat di Kamar Soekarno

Erick Thohir: Jaga Islam Jaga Indonesia

Bahlil Buka-bukaan Soal Ratas Prabowo di Hambalang

Bahlil:  Ada Asing di Balik Kisruh Rempang

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Mantan Gubernur Aceh Terjangkit Covid-19

Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah Tutup Usia

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

Ketum Kesthuri Gugat KPK Usai Dijadikan Tersangka Kasus Kuota Haji

Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

Gempa Dangkal Guncang Talaud Sulut

Usai Melemah Sepekan, Harga Emas Antam Berbalik Naik Hari Ini

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In