ASPEK.ID, JAKARTA – Kabar duka menyelimuti keluarga besar almarhum Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso. Istri beliau, Meriyati Roeslani, meninggal dunia pada Selasa (3/2/2026) siang setelah menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.
Meriyati Roeslani wafat pada usia 100 tahun. Setelah meninggal dunia, jenazah almarhumah disemayamkan di rumah duka di kawasan Pesona Khayangan, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat. Sejumlah kerabat, anggota kepolisian, serta masyarakat mulai berdatangan untuk menyampaikan belasungkawa.
Kabar wafatnya Meriyati dibenarkan oleh putra Jenderal Hoegeng, Aditya Hoegeng. Ia memohon doa agar sang ibu mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
“Benar. Mohon doanya semoga beliau husnul khatimah,” ujar Aditya saat dikonfirmasi, Selasa (3/2/2026).
Pantauan di lokasi rumah duka, karangan bunga ucapan duka cita tampak memenuhi area sekitar kediaman. Kehadiran jajaran kepolisian turut menunjukkan penghormatan terakhir bagi sosok yang dikenal sebagai pendamping setia Jenderal Hoegeng selama hidupnya.
Kapolres Metro Depok Kombes Abdul Waras menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Meriyati Roeslani. Menurutnya, pihak kepolisian turut berbelasungkawa dan masih menunggu kedatangan jenazah sebelum prosesi persemayaman dilaksanakan.
“Hari ini kami dari jajaran kepolisian turut berduka atas meninggalnya almarhumah Ibu Merry. Kami masih menunggu kedatangan jenazah dan menurut informasi keluarga, pemakaman akan dilaksanakan besok,” ujar Abdul Waras.
Rencananya, jenazah Meriyati Roeslani akan disemayamkan terlebih dahulu di rumah duka sebelum dimakamkan pada Rabu (4/2/2026). []
























