• Latest
  • Trending

Raup Rp 7,4 Triliun, DSI Diduga Jalankan Ponzi Berjubah Syariah

Banyuwangi Jadi Percontohan Terbaik Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

Banyuwangi Jadi Percontohan Terbaik Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

Menhan Pastikan Kadet Perempuan Unhan Boleh Pakai Jilbab

Menhan Pastikan Kadet Perempuan Unhan Boleh Pakai Jilbab

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Ekonom: Biaya Mencegah Karhutla Lebih Kecil Dibandingkan Kerugian Ekonomi

Pertamina Salurkan Bantuan Logistik ke Warga Palue NTT

Pertamina Salurkan Bantuan Logistik ke Warga Palue NTT

Haji Isam Dikabarkan Mau Ambil Alih Saham BYAN

Istana Bantah Haji Isam Koordinator Penanganan Kebakaran Hutan Kalimantan

Harris Abdi Sembiring Meliala Resmi Pimpin Pertamina Trans Kontinental

Harris Abdi Sembiring Meliala Resmi Pimpin Pertamina Trans Kontinental

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

72 Warga Tersangka Karhutla, Sita Korek Api

3 Juta Warga RI Terpapar Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik 78%

3 Juta Warga RI Terpapar Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik 78%

Kebakaran Hutan 2019 Bikin Indonesia Rugi Rp 72 Triliun

Bareskrim Buru Pemodal di Balik Karhutla Kalimantan

Presiden Prabowo Teken Keppres Pemberhentian M Nasir sebagai Sekda Aceh

Presiden Prabowo Teken Keppres Pemberhentian M Nasir sebagai Sekda Aceh

Pendiri Pasar Muamalah Dinar-Dirham Jadi Tersangka

Bareskrim Tetapkan 72 Tersangka Karhutla, Diduga Bakar Lahan untuk Sawit

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Pesawat Terlambat

Malaysia dan Brunei Menggunakan Mekanisme ASEAN Selesaikan Masalah Kabut Asap Lintas Batas

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Agustus 24, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Raup Rp 7,4 Triliun, DSI Diduga Jalankan Ponzi Berjubah Syariah

by Muhammad Fadhil
Februari 7, 2026
in BERITA TERBARU, HUKUM, NEWS

ASPEK.ID, JAKARTA – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap dugaan praktik penipuan berkedok syariah yang melibatkan PT Dana Syariah Indonesia (DSI). Perusahaan fintech peer-to-peer (P2P) lending tersebut diduga menghimpun dana masyarakat hingga Rp 7,478 triliun sejak 2021, namun menjalankan skema yang menyerupai praktik ponzi.

Deputi Analisis dan Pemeriksaan PPATK, Danang Tri Hartono, menjelaskan bahwa dari total dana yang dihimpun, sekitar Rp 6,2 triliun telah dibayarkan kembali kepada para lender dalam bentuk imbal hasil. Meski demikian, masih terdapat selisih sekitar Rp 1,2 triliun yang hingga kini belum kembali ke masyarakat.

PPATK mencatat, dana yang belum kembali itu digunakan untuk berbagai kepentingan. Sekitar Rp 160 miliar dialokasikan untuk biaya operasional perusahaan, termasuk listrik, internet, sewa kantor, gaji karyawan, hingga belanja iklan. Selain itu, Rp 796 miliar mengalir ke perusahaan-perusahaan terafiliasi, sementara Rp 218 miliar lainnya masuk ke perorangan atau entitas afiliasi lain.

BacaJuga

Banyuwangi Jadi Percontohan Terbaik Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

Menhan Pastikan Kadet Perempuan Unhan Boleh Pakai Jilbab

Ekonom: Biaya Mencegah Karhutla Lebih Kecil Dibandingkan Kerugian Ekonomi

Pertamina Salurkan Bantuan Logistik ke Warga Palue NTT

Istana Bantah Haji Isam Koordinator Penanganan Kebakaran Hutan Kalimantan

Harris Abdi Sembiring Meliala Resmi Pimpin Pertamina Trans Kontinental

“Skema ini kami cermati sebagai ponzi yang dibungkus dengan label syariah. Kami sudah menghentikan transaksi di 33 rekening terkait dengan DSI sejak 18 Desember 2025, dengan saldo tersisa sekitar Rp 4 miliar. Proses tracing dan pengembalian dana terus dilakukan,” ujar Danang dalam risalah rapat bersama Komisi III DPR, dikutip Sabtu (7/2).

PPATK menegaskan penelusuran terhadap aliran dana dan aset milik DSI beserta jaringan afiliasinya masih berlangsung. Koordinasi dengan Bareskrim Polri, khususnya Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus, terus diperkuat guna mempercepat proses hukum dan memaksimalkan pengembalian dana masyarakat.

Kasus ini menyita perhatian publik lantaran DSI sebelumnya mengusung label syariah yang menumbuhkan kepercayaan para lender. Namun, temuan PPATK menunjukkan praktik yang dijalankan justru bertentangan dengan prinsip syariah dan berpotensi menimbulkan kerugian hingga triliunan rupiah.

Hingga saat ini, PPATK masih melakukan pengawasan terhadap 33 rekening milik DSI dan afiliasinya, sembari menelusuri kemungkinan pengalihan aset lanjutan serta melakukan pendataan menyeluruh untuk keperluan restitusi.

“Kami berharap proses ini bisa berjalan lancar dan masyarakat bisa menerima haknya kembali,” pungkas Danang.

Terungkapnya kasus ini kembali menambah daftar panjang fintech ilegal yang memanfaatkan narasi dan simbol syariah untuk menarik dana masyarakat. Situasi ini sekaligus menegaskan pentingnya pengawasan yang lebih ketat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta penegakan hukum yang tegas agar praktik serupa tidak terulang. []

Komentar
Share23Tweet14SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Banyuwangi Jadi Percontohan Terbaik Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

Banyuwangi Jadi Percontohan Terbaik Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

  ASPEK.ID, BANYUWANGI - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan pengelolaan sampah di Banyuwangi termasuk yang terbaik sehingga layak...

Menhan Pastikan Kadet Perempuan Unhan Boleh Pakai Jilbab

Menhan Pastikan Kadet Perempuan Unhan Boleh Pakai Jilbab

  ASPEK.ID, JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin memastikan kadet perempuan Universitas Pertahanan (Unhan) yang Muslim dapat mengenakan jilbab...

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Ekonom: Biaya Mencegah Karhutla Lebih Kecil Dibandingkan Kerugian Ekonomi

    ASPEK.ID, JAKARTA - Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian memandang kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In