ASPEK.ID, JAKARTA – PT Bank Danamon Indonesia Tbk menyiapkan pergantian kepemimpinan di level tertinggi perusahaan dengan menunjuk Nobuya Kawasaki sebagai calon direktur utama yang baru. Ia diproyeksikan menggantikan Daisuke Ejima yang akan mengakhiri masa jabatannya sebagai pimpinan bank tersebut.
Rencana pengangkatan itu masih menunggu persetujuan para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Maret 2026.
Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan di Jakarta, Kamis (5/3), manajemen menyebutkan bahwa Kawasaki yang saat ini menjabat sebagai komisaris Danamon juga akan mengakhiri masa tugasnya di posisi tersebut efektif setelah penutupan RUPST.
Perseroan menyatakan detail agenda rapat akan diumumkan bersamaan dengan pemanggilan resmi RUPST yang dijadwalkan pada 9 Maret 2026.
Selain agenda pergantian direktur utama, rapat pemegang saham juga akan membahas pengakhiran masa jabatan Honggo Widjojo Kangmasto sebagai wakil direktur utama Danamon.
Kawasaki dikenal memiliki rekam jejak panjang di sektor perbankan global. Ia telah berkarier lebih dari dua dekade di MUFG Bank Ltd dengan spesialisasi pada bidang merger dan akuisisi (M&A) serta investasi perbankan.
Sepanjang kariernya, ia pernah menjabat sejumlah posisi strategis, antara lain director di Security Bank Corporation pada April 2023 hingga Mei 2025, serta executive officer dan deputy group head of Global Commercial Banking Business Group MUFG Bank pada periode yang hampir bersamaan.
Sebelumnya, ia juga dipercaya sebagai executive officer dan managing director yang memimpin Global Commercial Banking Planning Division MUFG Bank pada 2021–2023. Jabatan lain yang pernah diembannya antara lain deputy head Global Commercial Banking Planning Division (2019–2021) serta managing director pada divisi perencanaan bisnis Asia dan Oseania di Singapura.
Pengalaman Kawasaki juga mencakup posisi managing director dan vice president di Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities di Jepang pada 2006–2013. Ia bahkan termasuk salah satu pendiri divisi manajemen portofolio kredit di Bank of Tokyo Mitsubishi Ltd.
Dalam perjalanan kariernya, ia juga sempat menangani bisnis sekuritisasi di Mitsubishi Securities Jepang serta terlibat dalam pengembangan produk perbankan di Bank of Tokyo Mitsubishi.
Di luar Danamon, Kawasaki masih memegang sejumlah jabatan penting, di antaranya sebagai chief executive for Asia Pacific sekaligus managing executive officer di MUFG Bank sejak April 2025. Ia juga tercatat sebagai direktur di beberapa perusahaan teknologi finansial, termasuk Ascend Money, Globe Fintech Innovations Inc, dan Silvrr Technology Co Ltd.
Dari sisi pendidikan, Kawasaki merupakan lulusan Keio University, Jepang. Ia meraih gelar sarjana teknik mesin pada 1995 dan melanjutkan studi magister di bidang yang sama pada 1997.
Jika disetujui pemegang saham, Kawasaki akan memimpin Danamon di tengah upaya penguatan bisnis perbankan dan integrasi dengan jaringan global MUFG.
























