ASPEK.ID, SULUT – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang perairan Bitung, Sulawesi Utara, hingga Maluku Utara pada Kamis (2/4) pukul 06.48 Wita. Getaran kuat turut dirasakan warga di Kota Manado.
Guncangan yang berlangsung sekitar lebih dari satu menit membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
“Gempa ini kuat sekali, bahkan bunyi kuat dari beberapa perabotan rumah tangga kami,” kata Deysi, salah itu ibu rumah tangga di Kelurahan Malalayang, Kota Manado.
Tak hanya di dalam rumah, getaran juga dirasakan pengendara di jalan. Fanli, seorang pengemudi taksi online, mengaku langsung menghentikan kendaraannya saat gempa terjadi.
“Saya lagi mengendarai mobil, tapi terasa juga gempa itu. Saya harus berhentikan dulu karena banyak tiang listrik yang bergerak-gerak,” ujarnya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memutakhirkan data gempa tersebut dan mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah perairan Sulawesi Utara dan Maluku Utara.
Berdasarkan data BMKG, gempa terjadi di koordinat 1,25 lintang utara dan 126,27 bujur timur, dengan kedalaman 62 kilometer di bawah permukaan laut. []





















