ASPEK.ID, MALANG – Bupati Malang M Sanusi melantik ratusan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, termasuk putra kandungnya, Ahmad Dzulfikar Nurrahman, yang ditunjuk sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Pelantikan tersebut digelar di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (13/4), bersamaan dengan pengukuhan 447 pejabat lainnya. Mereka terdiri dari jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP), administrator, pengawas hingga pejabat fungsional.
Selain Ahmad Dzulfikar, Sanusi juga melantik sejumlah pejabat eselon II lainnya, yakni Nurrahman sebagai Kepala Satpol PP, Sujarwo Ady Wijayanto sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Astri Lutfiatunnisa sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Dalam sambutannya, Sanusi menyebut mutasi dan pelantikan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan.
“Ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Malang untuk menjalankan sistem manajemen kepegawaian dalam tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar Sanusi.
Ia juga menegaskan akan melakukan pengawasan ketat terhadap kinerja aparatur sipil negara (ASN). Namun, pengawasan tersebut disebut bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan profesionalitas kerja.
Sanusi turut menyinggung isu integritas dalam proses pengisian jabatan. Ia memastikan tidak ada praktik jual beli jabatan dalam pelantikan tersebut.
“Jual beli jabatan tidak ada, yang dilantik tidak dimintai uang. Kalau ada yang bayar, bilang saya. Kita harus hentikan semua ini, itu melanggar sumpah janji,” tegas Sanusi.
Ia juga mengingatkan seluruh pejabat yang dilantik untuk mematuhi pakta integritas, termasuk larangan menerima gratifikasi dalam bentuk apa pun.
“Pakta integritas ini tidak boleh dilanggar. Kalau dilanggar, nanti akan ada sanksinya,” tambahnya. []























