• Latest
  • Trending
Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

PKB-Demokrat Kompak Tolak Usul KPK Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol

Bank Emas Mau Berdiri, Ini Analisa Pengamat

Menkeu Suahasil: DJBC Sita 353 Kg Emas Ilegal Sepanjang 2026

1,6 Miliar Warga Dunia Nonton WSBK Sirkuit Mandalika

Nasib MotoGP Mandalika hingga 2031 Ada di Tangan Prabowo

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Menguat di Awal Pekan, Dibuka di Level 6.109

Pesawat Terbakar Kena Roket Houthi, Bandara Saudi Setop Penerbangan

Serangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan Warga Pakistan, 11 Orang Luka

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Pesawat Terlambat

1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla, 907 Batal dan Ditunda

72 Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan MBG

BGN Bongkar Modus Penipuan Dapur MBG, Pelaku Janjikan SPPG Kilat

Rupiah Menguat 5 Poin ke Rp14.025

Tips Jitu Ubah Duit Rp 1 Juta Jadi Rp 1 Miliar!

Ratusan Ribu Jamaah Haji Dikeluarkan dari Mekkah

Kemenhaj Minta Jemaah Umrah & WNI Jangan Dekati Lokasi Rawan di Arab Saudi

Bandara Arab Dihantam Rudal, Penerbangan Terhenti

Bandara Arab Dihantam Rudal, Penerbangan Terhenti

3 Juta Warga RI Terpapar Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik 78%

LSM Gugat Indonesia Dinilai Lalai Padamkan Karhutla

Pertemuan Presiden RI dan Presiden Mesir Hasilkan 4 Kesepakatan Kerja Sama

Indonesia Dukung Mesir Jaga Hak Air Sungai Nil

Pertemuan Presiden RI dan Presiden Mesir Hasilkan 4 Kesepakatan Kerja Sama

Pertemuan Presiden RI dan Presiden Mesir Hasilkan 4 Kesepakatan Kerja Sama

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Oktober 12, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

PKB-Demokrat Kompak Tolak Usul KPK Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol

by Muhammad Fadhil
April 24, 2026
in BERITA TERBARU, HUKUM, NEWS
Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). [Foto: Zamzami/Aspek.id]

ASPEK.ID, JAKARTA – Usulan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar masa jabatan ketua umum (ketum) partai politik dibatasi maksimal dua periode menuai penolakan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrat. Kedua partai menilai hal itu bukan ranah KPK maupun pemerintah.

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKB, Muhammad Khozin, menyebut usulan tersebut tidak tepat dan tidak memiliki pijakan kuat. Ia bahkan menilai gagasan itu bertentangan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Usulan KPK ahistoris karena pada 12 November 2025, MK telah memutus perkara nomor Putusan MK No 194/PUU-XXIII/ 2025 yang isinya menolak permohonan pembatasan masa jabatan ketua umum partai politik,” kata Khozin saat dihubungi, Jumat (24/4).

BacaJuga

Menkeu Suahasil: DJBC Sita 353 Kg Emas Ilegal Sepanjang 2026

Nasib MotoGP Mandalika hingga 2031 Ada di Tangan Prabowo

IHSG Menguat di Awal Pekan, Dibuka di Level 6.109

Serangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan Warga Pakistan, 11 Orang Luka

1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla, 907 Batal dan Ditunda

BGN Bongkar Modus Penipuan Dapur MBG, Pelaku Janjikan SPPG Kilat

Menurut Khozin, karena sudah ada putusan MK, maka usulan KPK dinilai melampaui kewenangan. Ia juga tidak sependapat dengan anggapan bahwa pembatasan masa jabatan dapat memperbaiki kaderisasi partai.

“Spirit UU partai politik mesti dibaca sebagai manifestasi dari kebebasan berserikat warga negara. Pengaturan internal partai politik diserahkan di masing-masing partai politik yang mengedepankan asas musyawarah dan tertuang dalam AD/ART masing-masing partai politik,” ujarnya.

Senada, Sekjen PKB Hasanuddin Wahid menilai perbaikan partai seharusnya difokuskan pada sistem, bukan pembatasan jabatan.

“Jadi bukan pembatasan periode melainkan mendorong semua parpol memiliki mekanisme rekrutmen dan sistem pemilihan demokratis sesuai dengan watak dan karakteristik parpol tersebut,” katanya.

Penolakan juga datang dari Partai Demokrat. Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron menegaskan bahwa masa jabatan ketum merupakan kewenangan internal partai, bukan untuk diatur pihak luar.

“Masa jabatan ketua umum partai diatur oleh aturan internal partai, oleh karenanya pemerintah tidak perlu memberi pembatasan masa jabatan Ketua Umum ataupun nama lain,” kata Hero, sapaan akrabnya.

Ia menambahkan, mekanisme demokrasi di partai sudah berjalan melalui forum resmi seperti kongres. Selama kader memberikan dukungan, proses tersebut dinilai sah secara demokratis.

“Demokrasi di internal partai bukan ditentukan oleh pembatasan, tapi oleh mekanisme kongres ataupun nama lain mekanisme penetapan ketum di masing-masing partai. Selama para kader pemilik suara memberi dukungan dan kepercayaanya kepada Ketua Umumnya, itulah proses demokrasi,” ujarnya.

Sebagai informasi, usulan pembatasan masa jabatan ketua umum partai politik menjadi dua periode merupakan bagian dari rekomendasi KPK dalam laporan pemantauan dan kajian strategis 2025. Dalam laporan tersebut, KPK memberikan total 16 rekomendasi untuk perbaikan tata kelola partai politik, termasuk penguatan kaderisasi dan sistem pendidikan politik. []

Komentar
Share15Tweet10SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Bank Emas Mau Berdiri, Ini Analisa Pengamat

Menkeu Suahasil: DJBC Sita 353 Kg Emas Ilegal Sepanjang 2026

ASPEK.ID, JAKARTA - Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan, penyelundupan emas Indonesia ke luar negeri makin besar. Terlihat dari makin besarnya...

1,6 Miliar Warga Dunia Nonton WSBK Sirkuit Mandalika

Nasib MotoGP Mandalika hingga 2031 Ada di Tangan Prabowo

ASPEK.ID, JAKARTA - Kelanjutan penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), masih menunggu keputusan Presiden Prabowo Subianto....

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Menguat di Awal Pekan, Dibuka di Level 6.109

ASPEK.ID, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan pekan ini di zona hijau. Indeks saham domestik tersebut dibuka...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In