ASPEK.ID, JAKARTA – Jaksa Agung ST Burhanuddin melantik 14 Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) serta sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung. Pelantikan berlangsung di Gedung Utama Kejagung, Rabu (29/4).
Dalam arahannya, Burhanuddin menegaskan pentingnya perubahan pola kerja di tubuh Kejaksaan. Ia meminta para pejabat yang baru dilantik meninggalkan cara kerja lama yang dinilai tidak lagi relevan dengan perkembangan zaman.
Menurutnya, jabatan yang diemban bukan sekadar kewenangan, melainkan tanggung jawab untuk mendorong perubahan institusi ke arah yang lebih baik.
Burhanuddin juga menyinggung tantangan di era digital, termasuk perkembangan kecerdasan buatan. Ia menekankan pentingnya penguasaan ruang digital agar Kejaksaan mampu mengelola informasi dan mencegah penyebaran disinformasi.
“Kejaksaan harus mampu mengendalikan narasi publik berbasis fakta dan data,” ujarnya.
Selain itu, ia menyoroti persoalan integritas di internal Kejaksaan. Burhanuddin mengaku prihatin masih adanya pegawai aktif yang dijatuhi sanksi disiplin hingga April 2026. Ia menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap pelanggaran, termasuk dalam hal promosi jabatan.
Para pimpinan juga diminta memperketat pengawasan terhadap jajarannya. Burhanuddin menegaskan tanggung jawab atas tindakan anggota berada di tangan pimpinan masing-masing satuan kerja.
Ia menambahkan, Kejaksaan Tinggi merupakan wajah institusi di daerah, sehingga para Kajati dituntut memiliki kemampuan manajerial yang baik serta respons cepat terhadap persoalan di lapangan.
Untuk pejabat di tingkat pusat, Burhanuddin meminta agar segera beradaptasi tanpa masa transisi yang panjang. Ia mengingatkan setiap bidang memiliki karakteristik berbeda yang berdampak langsung pada kualitas penegakan hukum.
Di akhir arahannya, Burhanuddin mengajak seluruh pejabat menjadikan jabatan sebagai amanah yang dijalankan dengan kerja keras, cerdas, dan penuh dedikasi.
“Kinerja tidak hanya soal target, tapi juga meninggalkan kontribusi nyata bagi institusi, bangsa, dan negara,” katanya.
Berikut daftar pejabat yang dilantik hari ini:
- Agus Sahat Sampe Tua Lumban Gaol sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum
- Abdul Qohar sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur
- Sugeng Riyanta sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara
- Dwi Agus Arfianto sebagai Direktur D pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum
- Didik Farkhan Alisyahdi sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus
- Sila Haholongan sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan
- Riono Budisantoso sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung
- Ardito Muwardi sebagai Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus
- Hermon Dekristo sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Pidana Militer
- Sutikno sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat
- Harli Siregar sebagai Inspektur III pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan
- I Dewa Gede Wirajana sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Riau
- Muhibuddin sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara
- Dedie Tri Hariyadi sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat
- Rahmat R sebagai Direktur Pelanggaran Hak Asasi Manusia Berat pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus
- Zullikar Tanjung sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah
- Siswanto sebagai Direktur B pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum
- Teguh Subroto sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah
- Sukarman Sumarinton sebagai Inspektur Keuangan III pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan
- Budi Hartawan Panjaitan sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat
- Riyono sebagai Inspektur Keuangan I pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan
- Sumurung Pandapotan Simaremare sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo
- Edi Handojo sebagai Direktur I pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen
- Lila Agustina sebagai Kepala Pusat Kesehatan Yustisial
- Suwandi sebagai Kepala Pusat Strategi Kebijakan Penegakan Hukum
- Sunarwan sebagai Kepala Biro Perlengkapan pada Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan
- Chatarina Muliana sebagai Kepala Pusat Manajemen Penelusuran dan Perampasan pada Badan Pemulihan Aset
- Setiawan Budi Cahyono sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bali
- Abdullah Noer Deny sebagai Direktur IV pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen
- Saiful Bahri Siregar sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu.























