• Latest
  • Trending
Obama Kenang Deal Nuklir Iran 2015 Tanpa Harus Membunuh Banyak Orang

Obama Kenang Deal Nuklir Iran 2015 Tanpa Harus Membunuh Banyak Orang

1.191 Situs Pialang Berjangka Ilegal Diblokir

RI 1: Indonesia Tak Gentar Hadapi Tekanan MSCI

Alasan Prabowo Pertahankan Kabinet Gemuk

Alasan Prabowo Pertahankan Kabinet Gemuk

Prabowo: Prestasi 2 Tahun Pemerintah Perlu Kita Banggakan Tidak Boleh Sombong

Prabowo: Ikuti Garis Politik Jokowi

Prabowo: Prestasi 2 Tahun Pemerintah Perlu Kita Banggakan Tidak Boleh Sombong

Prabowo: Prestasi 2 Tahun Pemerintah Perlu Kita Banggakan Tidak Boleh Sombong

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

KPK Bocorksn Isi Surat ke Panglima TNI Keterlibatan Prajurit Aktif di Kasus BNPB

Cadangan Devisa September 2019 Setara 7,2 Bulan Impor

Sah! BI Tahan Suku Bunga di Level 5,75 Persen untuk Jaga Stabilitas Rupiah

Prajogo Pangestu Habiskan Rp 3,6 Triliun, Akuisisi Diler Mobil di Singapura-Malaysia

Imbas Peringatan MSCI Kekayaan 3 Miliarder Indonesia Berkurang Rp 106 Triliun

BNPB Hormati OTT KPK, Dorong Asas Praduga Tak Bersalah

Istri Adik Eks Kepala BNPB Menangi Sejumlah Proyek

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Karhutla

Anas: 2 Agenda Mendesak Prabowo-Gibran di Tahun Ketiga

Bursa Asia Menguat, IHSG Ikut Meroket di Awal Perdagangan

Cegah Bursa RI Turun ke Standalone Market, DEN Beri Saran ke Prabowo

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

Sempat Menguat, IHSG Hari Ini Melemah

Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut BUMN Bermasalah di Masa Lalu

Prabowo Gelar Sidang Kabinet Paripurna di Istana Sore Ini

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Oktober 22, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Obama Kenang Deal Nuklir Iran 2015 Tanpa Harus Membunuh Banyak Orang

by Muhammad Fadhil
Mei 16, 2026
in BERITA TERBARU, GLOBAL, NEWS
Obama Kenang Deal Nuklir Iran 2015 Tanpa Harus Membunuh Banyak Orang

Barack Obama. Foto: Alex Wong/Staff/Getty Images

ASPEK.ID – Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama kembali membela kesepakatan nuklir Iran yang diteken pada 2015. Obama menyebut perjanjian tersebut berhasil membatasi program nuklir Teheran tanpa harus memicu perang besar di kawasan Timur Tengah yang menyebabkan banyak orang terbunuh.

Dilansir Al Jazeera pada Sabtu (16/5), Obama mengatakan kesepakatan itu mampu memangkas sebagian besar stok uranium yang diperkaya milik Iran. Menurutnya, capaian tersebut diperoleh lewat jalur diplomasi, bukan kekuatan militer.

Dalam wawancara dengan CBS, Obama menyebut sekitar 97 persen uranium yang diperkaya Iran berhasil dikeluarkan melalui kesepakatan tersebut. Ia mengatakan langkah itu juga didukung hasil penilaian intelijen AS dan Israel saat itu.

BacaJuga

RI 1: Indonesia Tak Gentar Hadapi Tekanan MSCI

Alasan Prabowo Pertahankan Kabinet Gemuk

Prabowo: Ikuti Garis Politik Jokowi

Prabowo: Prestasi 2 Tahun Pemerintah Perlu Kita Banggakan Tidak Boleh Sombong

KPK Bocorksn Isi Surat ke Panglima TNI Keterlibatan Prajurit Aktif di Kasus BNPB

Sah! BI Tahan Suku Bunga di Level 5,75 Persen untuk Jaga Stabilitas Rupiah

“Kami berhasil melakukannya tanpa menembakkan rudal,” kata Obama.

Obama menegaskan hingga kini tidak ada pihak yang benar-benar menyebut perjanjian itu gagal. Ia juga menilai kesepakatan tersebut mampu mencegah konflik lebih luas, termasuk risiko terganggunya jalur pelayaran di Selat Hormuz.

“Tidak ada yang membantah bahwa itu berhasil. Kami juga tidak perlu membunuh banyak orang atau membuat Selat Hormuz ditutup,” ujarnya.

Kesepakatan nuklir Iran 2015 sendiri dibuat antara Iran dan sejumlah negara besar dunia untuk membatasi pengembangan nuklir Teheran sebagai imbalan pencabutan sanksi ekonomi. []

Komentar
Share22Tweet14SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

No Content Available
Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In