ASPEK.ID, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah anggota Kabinet Merah Putih ke kediamannya di Kertanegara, Jakarta, Minggu (14/6) malam. Dalam pertemuan itu, Prabowo menerima laporan terkait hasil kunjungan kerja Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BPI Danantara, Rosan Roeslani, ke sejumlah negara.
Selain Rosan, tampak hadir Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Kepala Badan Pengelola BUMN Dony Oskaria, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Melalui unggahan akun Instagram Sekretariat Kabinet, disebutkan bahwa Rosan melaporkan hasil lawatannya ke Amerika Serikat, sejumlah negara di Eropa, dan Asia.
“Dalam pertemuan tersebut, Presiden menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BPI Danantara terkait hasil kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat dan sejumlah negara di Eropa, dan Asia,” tulis akun IG @sekretariat.kabinet seperti dilihat, Minggu (14/6).
Pemerintah menilai hasil kunjungan tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor global terhadap Indonesia. Hal itu tercermin dari tingginya minat investasi yang masuk ke berbagai sektor strategis nasional.
“Laporan tersebut menunjukkan fakta dan data valid meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia, yang tercermin dari tingginya minat dan masuknya investasi ke berbagai sektor strategis nasional,” lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga meminta agar data terkait perkembangan investasi tersebut disampaikan secara terbuka kepada masyarakat. Presiden menginstruksikan Rosan untuk memaparkan data tersebut pada Senin (15/6) di Istana Merdeka.
“Sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan informasi yang utuh dan berbasis fakta kepada masyarakat,” lanjutnya. []
























