ASPEK.ID, JAKARTA – Gunung Karangetang yang berada di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, kembali mengalami erupsi pada Minggu (12/7) malam. Letusan terjadi di Kawah II dan disertai lontaran lava pijar.
Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang, Vieko Rompas, mengatakan erupsi berlangsung sekitar pukul 19.20 WITA.
“Gunung api tersebut mengalami letusan eksplosif kecil di Kawah II pada Minggu (12/7) sekitar pukul 19.20 WITA,” kata Vieko Rompas dalam keterangannya, Minggu (12/7).
Berdasarkan hasil pengamatan, letusan tersebut memuntahkan lava pijar dengan tinggi sekitar 400 meter. Material pijar juga meluncur sejauh kurang lebih 700 meter ke arah barat laut.
“Saat ini, kami masih terus memantau perkembangan situasi secara intensif,” ujarnya.
Meski aktivitas vulkanik meningkat, status Gunung Karangetang hingga kini masih berada pada Level III atau Siaga. Petugas bersama pemerintah daerah dan instansi terkait terus memantau perkembangan aktivitas gunung tersebut.
Vieko mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan lereng Gunung Karangetang, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya yang dapat terjadi.
“Warga yang bermukim di sekitar lereng gunung diminta tetap waspada terhadap kemungkinan guguran lava maupun potensi bahaya lainnya, serta segera mengikuti arahan petugas apabila terjadi peningkatan aktivitas vulkanik,” ungkapnya.
Ia juga meminta masyarakat tidak panik, namun tetap mengikuti informasi resmi dari petugas terkait perkembangan aktivitas Gunung Karangetang.
“Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan demi mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat terjadi,” katanya. []























