• Latest
  • Trending
252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

BGN Punya Utang Rp 1,6 Triliun, Terbesar untuk Dapur MBG

PHK di Singapura Tertinggi Sejak Covid-19

Singapura Beri Rp 974 Juta Kepada Setiap Anak Hingga Usia 17 Tahun

Bandara Sultan Hasanuddin Diguncang Dua Insiden Pesawat dalam Dua Hari

Bandara Sultan Hasanuddin Diguncang Dua Insiden Pesawat dalam Dua Hari

Cerita ASN Setahun Tinggal di IKN, Punya Lebih Banyak Waktu untuk Keluarga dan Olahraga

Cegah Karhutla dan Kekeringan, Langit IKN Ditebar 800 Kg Garam

Prabowo Targetkan BUMN Tinggal 350 Unit Akhir 2026

Prabowo Target Karhutla di RI Tuntas dalam 1-2 Pekan

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Prabowo: Pimpinan Danantara Pantas Dapat Bintang Tanda Kehormatan, BUMN Rugi Jadi Untung

Juli 2023 Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi

Purbaya: Kemenkeu Kelola Whoosh Mulai September

Mantan Kepala BIN yang Juga Komut PT Japfa Wafat

Mantan Kepala BIN yang Juga Komut PT Japfa Wafat

Alasan Investor Global Lirik RI

Era AI Ubah Dunia Kerja, Sarjana Harus ada 3 Kapasitas

Kebakaran Hutan 2019 Bikin Indonesia Rugi Rp 72 Triliun

Karhutla Kepung Wilayah Penyangga IKN, 470 Kejadian Terjadi di Kaltim

3 Anggota DPRD TTU Jadi Tersangka Kasus Intimidasi dr Icha

3 Anggota DPRD TTU Jadi Tersangka Kasus Intimidasi dr Icha

Erick Minta PLTS Terapung Cirata Ditiru di Seluruh Sungai Indonesia

Prabowo Luncurkan PLTS 100 GWp di Bali

Pembangunan PLTS 100 GWp di Bali Dimulai, Target Hemat Rp 73,9 T/Tahun

Pembangunan PLTS 100 GWp di Bali Dimulai, Target Hemat Rp 73,9 T/Tahun

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Agustus 25, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

BGN Punya Utang Rp 1,6 Triliun, Terbesar untuk Dapur MBG

by Muhammad Fadhil
Juli 17, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

Ilustrasi MBG. Foto: Int

ASPEK.ID, JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan masih memiliki kewajiban pembayaran kepada pihak ketiga senilai Rp 1,6 triliun yang berasal dari pelaksanaan kegiatan pada tahun anggaran 2025. Seluruh pekerjaan disebut telah selesai dikerjakan, namun pembayarannya belum dapat dilakukan dan kini diproses melalui mekanisme tunggakan pada DIPA 2026.

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menjelaskan penyelesaian tunggakan tersebut masih menunggu proses administrasi dan reviu sesuai ketentuan sebelum anggaran dapat dicairkan.

“Tunggakan tahun 2025 ada Rp 1,6 triliun yang sudah selesai dilaksanakan, maksudnya kegiatannya sudah selesai dilaksanakan namun belum dibayarkan. Akan dibayarkan dengan mekanisme tunggakan melalui DIPA tahun 2026,” ujar Arumsari dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta Pusat, Jumat (17/7/2026).

BacaJuga

Singapura Beri Rp 974 Juta Kepada Setiap Anak Hingga Usia 17 Tahun

Bandara Sultan Hasanuddin Diguncang Dua Insiden Pesawat dalam Dua Hari

Cegah Karhutla dan Kekeringan, Langit IKN Ditebar 800 Kg Garam

Prabowo Target Karhutla di RI Tuntas dalam 1-2 Pekan

Prabowo: Pimpinan Danantara Pantas Dapat Bintang Tanda Kehormatan, BUMN Rugi Jadi Untung

Purbaya: Kemenkeu Kelola Whoosh Mulai September

Saat ini BGN tengah melakukan revisi anggaran bersama Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kementerian Keuangan. Namun, proses tersebut belum rampung karena setiap tagihan harus melalui tahapan pemeriksaan oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Inspektorat, hingga Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), bergantung pada nilai tagihannya.

“Ini yang masih dalam proses. Itu yang menyebabkan kami mungkin minta maaf kepada seluruh pihak ketiga yang mungkin ada tagihan kepada BGN, belum bisa semuanya kami laksanakan, kami bayarkan karena masih ada proses,” tambah Arumsari.

Dalam paparannya, BGN menyebut sekitar Rp 870 miliar telah dikoreksi dan diakui sebagai utang kepada pihak ketiga. Sementara sekitar Rp 743 miliar lainnya masih dalam proses verifikasi sehingga belum diakui sebagai kewajiban yang dapat dibayarkan.

Menurut Arumsari, nilai tersebut belum diyakini oleh DJA sebagai utang kepada pihak ketiga karena masih memerlukan pembuktian lebih lanjut berdasarkan hasil konfirmasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Meski demikian, BGN tetap memasukkannya sebagai potensi tagihan dalam catatan atas laporan keuangan.

“Nah yang terakhir ini adalah nilai yang belum diyakini. Artinya pihak DJA belum bisa menganggap ini diakui sebagai utang kepada pihak ketiga, karena belum memenuhi kualifikasi bahwa itu utang kepada pihak ketiga. Ini juga berdasarkan hasil konfirmasi oleh BPK,” imbuhnya.

Arumsari juga merinci sejumlah pos yang membentuk total tunggakan Rp 1,609 triliun tersebut. Nilai terbesar berasal dari belanja modal pembangunan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mencapai Rp 1,04 triliun.

Selain itu, terdapat tunggakan jasa lainnya seperti penyelenggaraan kegiatan, event organizer (EO), dan publikasi sebesar Rp 330 miliar. Kemudian sertifikasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebesar Rp 111 miliar serta bantuan pemerintah untuk program MBG senilai Rp 100 miliar.

BGN juga masih memiliki kewajiban pembayaran untuk belanja bahan, termasuk pengadaan seragam, KLB, call center, sendok, dan kebutuhan lainnya sebesar Rp 16,1 miliar. Ada pula utang kepada Universitas Pertahanan (Unhan) untuk uang harian, uang transportasi, dan pengiriman barang sebesar Rp 7,3 miliar.

Sementara itu, sisa tunggakan berasal dari jasa konsultan Rp 200 juta, sewa kendaraan insidentil Rp 121 juta, honor narasumber bimbingan teknis penjamah makanan Rp 812 juta, serta perjalanan dinas sebesar Rp 684 juta.

“(kelima) Honor narasumber (kegiatan Bimtek penjamah makanan Rp 812 juta), tapi mohon maaf kami masih banyak utang ke tempat lain,” tambah Arumsari.

BGN memastikan seluruh kewajiban tersebut menjadi prioritas untuk diselesaikan pada tahun ini. Namun pencairan anggaran masih menunggu pembukaan blokir serta selesainya proses reviu terhadap setiap tagihan.

“Totalnya 1,609 triliun. Tapi Insya Allah kami akan lunasi, kami akan selesaikan di tahun 2026 ini. Tunggakan yang akan kami bayarkan di tahun 2026 yang sementara ini memang alokasi anggaran masih diblokir. Tetapi beberapa hal yang memang sudah melewati proses review dan sudah sesuai dengan ketentuan memang akan segera dibayarkan oleh DJA,” katanya. []

Komentar
Share14Tweet9SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

PHK di Singapura Tertinggi Sejak Covid-19

Singapura Beri Rp 974 Juta Kepada Setiap Anak Hingga Usia 17 Tahun

ASPEK.ID, SINGAPURA - Setiap anak di Singapura mendapatkan hampir S$ 70.000 atau setara Rp 974.693.300 dalam bentuk dukungan keuangan langsung...

Bandara Sultan Hasanuddin Diguncang Dua Insiden Pesawat dalam Dua Hari

Bandara Sultan Hasanuddin Diguncang Dua Insiden Pesawat dalam Dua Hari

ASPEK.ID, MAROS - Dua pesawat mengalami insiden di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan, dalam dua hari berturut-turut. Setelah...

Cerita ASN Setahun Tinggal di IKN, Punya Lebih Banyak Waktu untuk Keluarga dan Olahraga

Cegah Karhutla dan Kekeringan, Langit IKN Ditebar 800 Kg Garam

ASPEK.ID, JAKARTA - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), TNI Angkatan Udara (TNI AU),...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In