• Latest
  • Trending
Pembangunan PLTS 100 GWp di Bali Dimulai, Target Hemat Rp 73,9 T/Tahun

Pembangunan PLTS 100 GWp di Bali Dimulai, Target Hemat Rp 73,9 T/Tahun

Pilot WNI Israel Larang Ethiopian Airlines Mendarat di Tel Aviv

Pilot WNI Israel Larang Ethiopian Airlines Mendarat di Tel Aviv

Komisi X DPR Tegaskan MBG Tak Pangkas Anggaran Pendidikan

DPR Soroti Aturan Penyetaraan Ijazah Luar Negeri yang Belum Jelas

Kasus Pengeroyokan Guru di Jambi Picu Urgensi UU Perlindungan Guru

Tunjangan Sertifikasi Guru Nunggak 3 Bulan, Kemenkeu Jawab Begini

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

KPK Periksa Eks Direktur Jasindo soal Dugaan Korupsi Asuransi Pelni

Prabowo Resmi Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri

3 Kali Mutasi dalam 12 Hari, Kapolri Suyudi Geser 450 Perwira

3 Juta Warga RI Terpapar Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik 78%

Anggota DPR Desak Karhutla Ditetapkan Jadi Bencana Nasional

Penerima Kartu Sembako Ditambah dan Diperpanjang

Survei: Harga Barang dan Lapangan Kerja Jadi PR Prabowo-Gibran

Amir Faisal: Demokrasi Harus Dijalankan dengan Kenegarawanan, Bukan Ambisi Kekuasaan

Amir Faisal: Demokrasi Harus Dijalankan dengan Kenegarawanan, Bukan Ambisi Kekuasaan

Gelar RUPS, Ini Profil 3 Calon Dirut BTN

BTN Ungkap Klaim Dana Nasabah Hilang Rp17 Miliar

RI Harus Waspadai Jebakan Gasifikasi Batu Bara

Bahlil: RI Pasok 43% Batu Bara Dunia, Namun Asing Tentukan Harga

Sejumlah Instruksi Prabowo Tentang Penanganan Karhutla Kalimantan

Prabowo Gali 200 Titik Bor Air untuk Padamkan Karhutla

Polda NTB Tangkap Kasat Narkoba Polres Bima

Sejumlah Warga AS Ditangkap di Saudi Gegara Rekam Serangan Houthi

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Oktober 13, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Pembangunan PLTS 100 GWp di Bali Dimulai, Target Hemat Rp 73,9 T/Tahun

by Muhammad Fadhil
Agustus 25, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
Pembangunan PLTS 100 GWp di Bali Dimulai, Target Hemat Rp 73,9 T/Tahun

Ilustrasi/Foto: Dok. PLN

ASPEK.ID, BALI – Presiden Prabowo Subianto melakukan launching sekaligus groundbreaking program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 Gigawatt peak (GWp) di Bali, Selasa (25/8/2026). Program tersebut ditargetkan rampung seluruhnya pada 2029.

Agenda groundbreaking digelar di Monumen Operasi Lintas Laut Jawa Bali, Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pembangunan PLTS 100 GWp merupakan bagian dari Program Kerja Prioritas Nasional Klaster Kemandirian Energi dan Air.

BacaJuga

Pilot WNI Israel Larang Ethiopian Airlines Mendarat di Tel Aviv

DPR Soroti Aturan Penyetaraan Ijazah Luar Negeri yang Belum Jelas

Tunjangan Sertifikasi Guru Nunggak 3 Bulan, Kemenkeu Jawab Begini

KPK Periksa Eks Direktur Jasindo soal Dugaan Korupsi Asuransi Pelni

3 Kali Mutasi dalam 12 Hari, Kapolri Suyudi Geser 450 Perwira

Anggota DPR Desak Karhutla Ditetapkan Jadi Bencana Nasional

Menurut Prasetyo, program tersebut diarahkan untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap energi fosil.

“Presiden Prabowo Subianto akan melakukan launching dan groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp pada Selasa, 25 Agustus 2026,” kata Prasetyo dalam keterangan tertulis, Selasa (25/8/2026).

Prabowo telah menginstruksikan agar pembangunan PLTS dengan total kapasitas 100 GWp dipercepat dan dapat diselesaikan pada 2029. Program ini diproyeksikan mampu menciptakan efisiensi biaya listrik hingga Rp 73,9 triliun per tahun.

Untuk tahap awal, pemerintah menargetkan pembangunan 30 GWp PLTS pada 2026. Bersamaan dengan itu, pemerintah juga menargetkan penghentian operasional pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) berkapasitas 13 GW.

Indonesia sendiri memiliki potensi energi surya yang sangat besar, mencapai sekitar 3.294 GWp. Namun, kapasitas PLTS yang telah terpasang hingga April 2026 baru sekitar 1,5 GWp.

Pembangunan PLTS 100 GWp akan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama memiliki kapasitas 17 GWp, kemudian tahap kedua 18 GWp, dan tahap ketiga 30 GWp.

Selain mengejar kapasitas pembangkit, pemerintah juga terus memperluas akses listrik melalui pembangunan energi baru terbarukan (EBT), khususnya di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

Sepanjang 2025, pemerintah membangun 15 pembangkit EBT yang terdiri atas 12 PLTS dan 3 Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). Total nilai pembangunan mencapai Rp 103,3 miliar dan telah melayani 1.831 kepala keluarga serta 131 fasilitas umum.

Program tersebut berlanjut pada 2026 dengan pembangunan 39 lokasi PLTS Terpadu di wilayah 3T. Pembangkit tersebut ditujukan untuk melayani 4.259 rumah tangga dengan nilai pembangunan Rp 450,2 miliar.

Selain itu, pemerintah membangun tiga lokasi PLTMH untuk melayani 464 rumah tangga dengan nilai Rp 50,4 miliar.

Sementara melalui Program Listrik Desa, pemerintah telah menjangkau 1.403 lokasi di 36 provinsi. Sebanyak 220.845 rumah tangga tidak mampu juga telah menerima manfaat Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL).

Prasetyo mengatakan pembangunan PLTS 100 GWp tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan energi. Proyek tersebut juga diharapkan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Investasi akan didorong pada sektor pembangkit, baterai, dan jaringan listrik. Selain itu, pemerintah mendorong penguatan industri solar photovoltaic (PV) dalam negeri serta penciptaan lapangan kerja hijau atau green jobs.

Dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034, pembangunan sektor ketenagalistrikan diproyeksikan menciptakan sekitar 1,7 juta lapangan pekerjaan. Dari jumlah tersebut, lebih dari 760 ribu pekerjaan berpotensi masuk kategori green jobs.

“Pemerintah memastikan pembangunan PLTS 100 GWp akan terus dikawal secara bertahap dan terukur, sejalan dengan komitmen mewujudkan Indonesia yang lebih mandiri, tangguh, dan kompetitif di bidang energi,” ujar Prasetyo. []

Komentar
Share14Tweet9SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Erick Minta PLTS Terapung Cirata Ditiru di Seluruh Sungai Indonesia

Qodari: Bangun 15 PLTS, Bisa Hemat APBN Rp4,6 Triliun/Tahun

ASPEK.ID, JAKARTA - Indonesia bisa menghemat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga Rp4,6 triliun per tahun. Penghematam ini berasal...

Prabowo Minta Gontor Tetap Netral: Jangan Ikut Politik Praktis

Prabowo Minta Gontor Tetap Netral: Jangan Ikut Politik Praktis

ASPEK.ID, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan Pondok Pesantren Darussalam Gontor tidak boleh terlibat dalam politik praktis. Menurutnya, Gontor harus...

Prabowo Sebut Penghasilan Danantara Naik 400% dalam 1,5 Tahun

Prabowo Sebut Penghasilan Danantara Naik 400% dalam 1,5 Tahun

ASPEK.ID, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengklaim Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagara Nusantara atau Danantara mencatat lonjakan penghasilan hingga...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In