• Latest
  • Trending
Prabowo Sedih Copot Dadan Cs dari BGN

Prabowo Beri Waktu 30 Hari ke BGN untuk Benahi MBG

Studi: Penyebab Utama Perceraian  Bukan Orang Ketiga

MUI  Ungkap Penyebab Tingginya Perceraian

Kemenhan-TNI Siapkan Awak Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

Kapal Induk Pertama Indonesia, Giuseppe Garibaldi Berlayar ke Ibu Pertiwi

Hera Handayani Mengundurkan Diri dari Direksi Elnusa

Hera Handayani Mengundurkan Diri dari Direksi Elnusa

Sejumlah Instruksi Prabowo Tentang Penanganan Karhutla Kalimantan

Alasan Prabowo Tak Ajak Menhut Raja Juli dan Menteri Jumhur Cek Karhutla 

NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

Korban Gempa NTT: 100 Warga Meninggal Dunia

Danantara Dipacu Jadi Penggerak Utama Ekonomi Nasional Era Prabowo

Danantara Umumkan Jajaran Komisaris dan Direksi, ada WNA

Beasiswa LPDP Tingkatkan SDM Unggul Papua & Papua Barat

Skor Baca Siswa RI Jauh di Bawah Rata-Rata OECD

3 Juta Warga RI Terpapar Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik 78%

Anggota DPR Desak Pemerintah Tetapkan Karhutla Jadi Bencana Nasional, Kerugian Rp 50 T

Sejumlah Instruksi Prabowo Tentang Penanganan Karhutla Kalimantan

Prabowo Dorong ‘Ubi Bombing’ Padamkan Karhutla

Update Gempa NTT: 25 Orang Meninggal di Manggarai dan Manggarai Timur

Update Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 100 Orang, 1.603 Luka-luka

Calon Bos OJK Beberkan Strategi Bikin Bursa Mineral RI Jadi Acuan Harga Global

Calon Bos OJK Beberkan Strategi Bikin Bursa Mineral RI Jadi Acuan Harga Global

Koreksi Desain IKN, Prabowo Fokus Ketahanan Lingkungan dan Bencana

Mensesneg Klaim Karhutla 4 Provinsi di Pulau Sumatra Sudah Terkendali

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Agustus 25, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Prabowo Beri Waktu 30 Hari ke BGN untuk Benahi MBG

by Muhammad Fadhil
Juli 17, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
Prabowo Sedih Copot Dadan Cs dari BGN

Prabowo ikut makan MBG bersama para siswa. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

ASPEK.ID, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memberikan tenggat waktu selama satu bulan atau 30 hari kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk membenahi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu fokus utama yang diminta Presiden adalah memastikan akurasi data penerima manfaat agar pelaksanaan program lebih tepat sasaran.

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan arahan tersebut disampaikan Presiden dalam rapat terbatas yang digelar pada Rabu (15/7). Menurutnya, pemerintah kini memprioritaskan validasi data penerima manfaat yang selama ini menjadi dasar pelaksanaan program.

“Bapak Presiden juga memberikan waktu sebulan kepada kami untuk mempertajam lagi, misalnya soal tadi penerima manfaat supaya indikator programnya tercapai. Itu kami diminta waktu sebulan untuk meneliti kembali 63 juta sekian itu secara data, benar apa enggak,” ujar perempuan yang akrab disapa Arumsari dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (17/7/2026).

BacaJuga

MUI  Ungkap Penyebab Tingginya Perceraian

Kapal Induk Pertama Indonesia, Giuseppe Garibaldi Berlayar ke Ibu Pertiwi

Hera Handayani Mengundurkan Diri dari Direksi Elnusa

Alasan Prabowo Tak Ajak Menhut Raja Juli dan Menteri Jumhur Cek Karhutla 

Korban Gempa NTT: 100 Warga Meninggal Dunia

Danantara Umumkan Jajaran Komisaris dan Direksi, ada WNA

Arumsari menjelaskan, evaluasi dilakukan terhadap data sekitar 63 juta penerima manfaat sesuai arahan terbaru Presiden. Meski sebelumnya pemerintah sempat menargetkan 82,9 juta penerima MBG, saat ini BGN diminta memastikan terlebih dahulu validitas data yang ada sebelum program diperluas.

“Tapi sementara memang Bapak Presiden kemarin mengatakan sudah itu dulu, yang 63 juta itu dipastikan dulu saja. Nah, itu PR-nya kepada kami,” tambah Arumsari.

Senada dengan itu, Wakil Kepala BGN Trenggono mengatakan batas waktu 30 hari mulai dihitung sejak rapat terbatas yang dipimpin Presiden pada 15 Juli lalu. Targetnya, proses pembenahan sudah menunjukkan hasil sebelum memasuki Agustus.

“Mulai kemarin pada saat ratas hari Rabu ya, tanggal 15. Sampai bulan Agustus,” ujarnya kepada wartawan usai rapat.

Untuk mempercepat proses tersebut, BGN juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan. Sebuah tim akan dibentuk guna mempercepat pembenahan tata kelola dan validasi data penerima manfaat.

“Tapi yang jelas, sudah kami juga sudah mendapat arahan dari Pak Menko Pangan, kita juga membuat tim nanti. Kalau perlu kurang dari waktu itu kita segera bergerak cepat,” tambah ia.

Fokus Beralih ke Kualitas

Sebelumnya, Kepala BGN Nanik S Deyang mengungkapkan pihaknya tidak lagi memprioritaskan pencapaian target 82 juta penerima Program MBG pada 2026. Keputusan tersebut telah disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo.

Menurut Nanik, BGN memilih memusatkan perhatian pada peningkatan kualitas pelaksanaan program agar manfaat yang diterima masyarakat lebih optimal dibanding sekadar mengejar jumlah penerima.

“Kemarin kami bertiga dipanggil Presiden dan kami sudah menyampaikan ke beliau, tahun 2026 ini, ‘mohon Bapak kami tidak mengejar kuantitas.’ Kami akan perbaiki kualitas, sehingga bisa jadi kami tidak akan mengejar ke 82 juta,” ujar Nanik dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026). []

Komentar
Share13Tweet8SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Studi: Penyebab Utama Perceraian  Bukan Orang Ketiga

MUI  Ungkap Penyebab Tingginya Perceraian

  ASPEK.ID, SEMARANG - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH M. Anwar Iskandar menyoroti tingginya dan terus meningkatnya angka perceraian...

Kemenhan-TNI Siapkan Awak Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

Kapal Induk Pertama Indonesia, Giuseppe Garibaldi Berlayar ke Ibu Pertiwi

    ASPEK.ID, JAKARTA - Giuseppe Garibaldi, kapal induk pertama Indonesia, mulai berlayar dari Italia  ke Tanah Air pada Senin...

Hera Handayani Mengundurkan Diri dari Direksi Elnusa

Hera Handayani Mengundurkan Diri dari Direksi Elnusa

  ASPEK.ID, JAKARTA - PT Elnusa Tbk (ELSA) mengumumkan pengunduran diri Hera Handayani dari jabatannya sebagai Direktur Sumber Daya Manusia...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In